← Beranda
Komplet! Profil Tim Pelatih Timnas Indonesia: Dari John Herdman, Legenda Persebaya Surabaya, hingga Eks Pelatih Sunderland
Antonius Oskarianto Adur• Kamis, 26 Maret 2026 | 05.38 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memimpin sesi latihan terbuka di Stadion Madya Kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - PSSI telah merilis tim kepelatihan yang bakal membantu performa pemain Timnas Indonesia. Tim kepelatihan tersebut berisikan 11 orang termasuk pelatih kepala, John Herdman.

Tim kepelatihan tersebut sudah mulai bekerja saat Timnas Indonesia bersiap menghadapi ajang FIFA Series 2026 pada 27 Maret nanti. Siapa sajakah mereka dan apa saja pengalamannya? Baca terus artikel ini.

1. John Herdman

Seperti yang sudah diketahui, John Herdman menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia. Dia sudah terikat kontrak hingga tahun 2028.

John Herdman punya karir melatih yang cukup mentereng. Pelatih asal Inggris tersebut sempat sukses bersama timnas wanita Kanada dengan berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade 2012 dan 2016. Selain itu, dia juga pernah meloloskan timnas wanita Kanada ke perempat final Piala Dunia Wanita 2015.

Melansir Transfermarkt, John Herdman juga sukses bersama timnas Kanada. Pelatih 50 tahun tersebut membawa timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Toronto FC menjadi tim terakhir yang dilatihnya sebelum menerima tawaran dari Timnas Indonesia.

2. Elliott Dickman

Timnas Indonesia akan memiliki pelatih khusus untuk urusan menyerang. Dia adalah Elliott Dickman yang berasal dari Inggris.

Pria berusia 47 tahun tersebut punya banyak pengalaman di berbagai klub Liga Inggris. Elliott Dickman pernah menjadi asisten pelatih di Sunderland U-18 dan Sunderland U-23 serta pelatih Newcastle United U-23.

Selain menjadi pelatih Newcastle United U-23, Elliott pernah melatih klub South Shields FC, tim divisi enam Liga Inggris. Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, dia menjadi asisten pelatih di Hartlepool United, tim divisi lima Liga Inggris.

3. Steven Vitoria

Sebagai bek tengah, Steven Vitoria akan menjadi asisten pelatih bertahan. Menjadi asisten pelatih adalah pengalaman pertamanya di dunia kepelatihan setelah pensiun sebagai pemain bola di tahun ini.

Steven Vitoria punya pengalaman mentereng sebagai pemain. Dia pernah membela beberapa klub seperti Benfica, Lechia Gdansk, hingga Philadelphia Union. Pemain 39 tahun tersebut merupakan bek tengah andalan John Herdman sewaktu menjadi pelatih timnas Kanada.

4. Nova Arianto

Legenda Persebaya Surabaya ini kembali masuk dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia setelah era Shin Tae-yong. Nova Arianto akan berperan sebagai technical support di tim kepelatihan John Herdman.

Beberapa prestasi gemilang pernah diraih Nova Arianto sebagai asisten pelatih. Pria 47 tahun tersebut pernah membantu Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2024, ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, dan semifinal Piala Asia U-23 2024.

Nova Arianto juga memiliki pengalaman melatih yang cukup apik. Dia berhasil membawa Timnas Indonesia U-17 lolos perempat final Piala Asia U-17 2025 dan lolos Piala Dunia U-17 di tahun yang sama.

5. Simon Grayson

Salah satu nama yang punya pengalaman mentereng sebagai pelatih juga berhasil diboyong John Herdman. Dia adalah Simon Grayson yang juga memiliki tugas sebagai technical support.

Simon Greyson pernah melatih beberapa klub yang cukup populer. Pria 56 tahun tersebut sempat menjadi pelatih Blackpool, Leeds United, Huddersfield Town, Preston North End, Sunderland, dan Bradford. Sebelum bergabung ke Timnas Indonesia, dia menjadi konsultan untuk klub divisi dua Liga Irlandia, Cork City FC.

6. Andrej Kostolansky

Untuk pelatih penjaga gawang dan set piece, Timnas Indonesia menunjuk Andrej Kostolansky. Beberapa tim nasional pernah dilatihnya sebagai seorang pelatih kiper. Pria asal Slovakia tersebut pernah melatih kiper di timnas Yaman, Bahrain, dan Irak U-23. Sebelum gabung Timnas Indonesia, Andrej Kostolansky melatih kiper di tim Kompong Dewa FC yang bermain di Liga Kamboja.

Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengikuti latihan terbuka di Stadion Madya Kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengikuti latihan terbuka di Stadion Madya Kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

7. Damian Van Rensburg

Damian Van Rensburg menjadi salah satu asisten pelatih dari era Patrick Kluivert yang dipertahankan John Herdman. Dia akan menjadi asisten dari Andrej Kostolansky sebagai pelatih kiper.

Selain pernah menjadi asisten pelatih Patrick Kluivert, Darmian van Rensburg juga menjadi pelatih kiper dari Gerald Vanenburg di Timnas Indonesia U-23. Pelatih kiper berusia 31 tahun tersebut, sebelumnya pernah menjadi pelatih kiper Dewa United.

8. Dzikry Lazuardi

John Herdman memiliki Dzikry Lazuardi sebagai technical perfomance analyst di Timnas Indonesia. Sebelumnya, dia merupakan video analis di Persija Jakarta sejak era Carlos Pena dan Mauricio Souza. Video analis asal Bandung tersebut juga pernah bergabung bersama Persis Solo, Persipura Jayapura, dan Sulut United untuk peran yang sama.

9. Cesar Meylan

Cesar Meylan akan berperan sebagai head of performance di Timnas Indonesia. Pria asal Kanada tersebut sudah bekerja sama dengan John Herdman di timnas wanita Kanada, timnas Kanada, hingga di Toronto.

10. Valdano Wiriawanputra

Valdano Wiriawanputra akan berperan sebagai sports scientist di Timnas Indonesia. Melansir laman LinkedIn pribadinya, dia sudah pernah bergabung saat Timnas Indonesia U-19 menjadi juara di Piala AFF U-19 2024 hingga Piala Asia U-20 tahun 2025. Dia juga pernah magang bersama Norwich City pada tahun 2021 hingga 2022.

11. Emilia Achmadi

Timnas Indonesia menunjuk Emilia Achmadi sebagai sport dietician. Dia memiliki banyak pengalaman sebagai sports nutritionist yang kini menjadi Co-Founder Mesa Academy di Mesa Race.

Nah, itu tadi profil dan pengalaman dari tim kepelatihan Timnas Indonesia. Menarik dinantikan permainan Timnas Indonesia bersama tim kepelatihan yang baru tersebut.

EDITOR: Hendra