JawaPos.com–Tidak ada pemain Persebaya Surabaya di Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 pada 27 Maret. Hal tersebut dipastikan setelah Ernando Ari tidak masuk skuad final Timnas Indonesia untuk ajang tersebut.
Timnas Indonesia sudah menetapkan 24 pemain yang bakal bermain di FIFA Series. John Herdman juga telah memilih empat kiper yaitu Cahya Supriyadi, Emil Audero, Maarten Paes, dan Nadeo Argawinata.
Bersama Timnas Indonesia, Ernando Ari telah menciptakan 13 caps dan sempat menjadi kiper utama di era Shin Tae-yong. Kiper 24 tahun tersebut sudah lama tidak bermain sebagai kiper Timnas Indonesia. Melansir Transfermarkt, dia terakhir kali dimainkan saat menang melawan Filipina pada Juni 2024.
Baca Juga: Salah Satunya Arief Catur! Berikut 5 Pemain Persebaya Surabaya yang Masih Koleksi Satu Gol
Di era John Herdman, untuk pertama kalinya tidak ada pemain Persebaya yang membela Timnas Indonesia. Padahal, saat dilatih Shin Tae- yong dan Patrick Kluivert selalu ada pemain Persebaya yang dipanggil.
Nah, berikut ini ada tiga hal yang perlu ditingkatkan Persebaya agar pemainnya bisa mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia lagi. Apa saja hal tersebut? Baca terus artikel ini.
1. Persebaya perlu punya lagi bek tengah lokal
Persebaya terakhir kali punya bek tengah lokal berkualitas ada dalam diri Rizky Ridho. Pemain hasil kompetisi internal Persebaya tersebut bergabung sejak musim 2019/2020 dan debut bersama Timnas Indonesia pada tahun 2021.
Baca Juga: AFC Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia 2031 dan 2035
Setelah itu, dia konsisten mendapatkan panggilan Timnas Indonesia hingga mengoleksi 47 caps. Setelah Rizky Ridho hengkang, ada Kadek Raditya yang menjadi andalan sebagai bek tengah lokal di musim 2023/2024 dan 2024/2025, meski tidak dipanggil Timnas Indonesia.
Untuk musim ini, Persebaya lebih mengandalkan duet bek asing yang kerap memainkan Leo Lelis dan Risto Mitrevski.
Di skuad musim ini, ada Rachmat Irianto yang seharusnya bisa menjadi bek tengah lokal andalan Persebaya dan punya pengalaman bersama Timnas Indonesia. Jika bisa tampil konsisten, pemain 26 tahun itu bisa berpeluang kembali dipanggil Timnas Indonesia.
2. Persebaya perlu ciptakan pemain gelandang kreatif
Gelandang lokal kreatif sepertinya perlu kembali diciptakan Persebaya karena Timnas Indonesia masih membutuhkannya. Green Force sebenarnya pernah memiliki gelandang kreatif yaitu Marselino Ferdinan dan Ricky Kambuaya.
Persebaya mendatangkan Ricky Kambuaya pada musim 2019/2020 dan merupakan seorang gelandang kreatif. Berkat penampilannya, gelandang 29 tahun tersebut mendapatkan panggilan pertamanya ke Timnas Indonesia pada tahun 2021 hingga menciptakan 43 caps.
Sementara itu, Marselino Ferdinan yang bergabung sejak musim 2020/2021 juga merupakan gelandang kreatif yang pernah dimiliki Persebaya. Pada 2022, pemain 21 tahun tersebut mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia yang hingga kini mengoleksi 37 caps.
Baca Juga: Persib Bandung Dekati Hattrick Juara, Adam Alis Minta Tim Tetap Fokus
Setelah mereka hengkang, Persebaya nyaris tidak memiliki gelandang lokal kreatif yang bisa mengatur serangan. Di posisi tersebut, Persebaya sering mengandalkan Francisco Rivera dalam dua musim terakhir.
Namun, harapan muncul dengan kehadiran gelandang muda seperti Toni Firmansyah, Sadida Nugraha, hingga Ichsas Baihaqi yang di masa depan bisa memperkuat Timnas Indonesia.
3. Persebaya perlu miliki penyerang lokal tajam
Malik Risaldi seharusnya memiliki peluang untuk menjadi penyerang tajam, meski posisi naturalnya adalah pemain sayap kanan. Sayang, pemain 29 tahun tersebut masih belum menemukan ketajamannya sebagai pencetak gol.
Jika bisa kembali tampil tajam di lini depan, Malik bisa saja dipanggil ke Timnas Indonesia seperti pada 2024. Bahkan di tahun tersebut, dia bermain di laga melawan Bahrain dan Tiongkok.
Tiga hal itu perlu ditingkatkan Persebaya agar pemainnya bisa kembali mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia. Jika para pemain lokalnya bisa menunjukkan kualitas yang apik di sisa musim ini, maka kesempatan dipanggil Timnas Indonesia untuk ajang Piala AFF, FIFA ASEAN Cup atau FIFA Matchday bakal terbuka kembali.
Baca Juga: Persija Rehat Sejenak, Mauricio Souza Targetkan Performa Maksimal usai Idul Fitri