JawaPos.com–Kabar penting datang dari Persib Bandung jelang laga krusial Super League 2025/2026. Bek andalan mereka Frans Putros dipastikan absen saat menghadapi Semen Padang pada pekan ke-26.
Absennya Frans Putros bukan tanpa alasan. Bek tangguh itu harus menepi karena akumulasi kartu kuning yang sudah mencapai batas maksimal.
Tambahan satu kartu kuning saat menghadapi Borneo FC dalam laga tunda pekan ke-21 menjadi penyebab utama. Kini, dia telah mengoleksi total tujuh kartu kuning sepanjang musim ini.
Baca Juga: Bobotoh Murka! Blunder Uilliam Barros Picu Desakan Besar, Masa Depannya di Persib Bandung Terancam?
Situasi ini membuat Persib Bandung harus memutar otak untuk mencari pengganti sepadan di lini belakang. Apalagi, laga melawan Semen Padang dijadwalkan berlangsung pada 5 April 2026.
Di sisi lain, absennya Frans Putros justru membawa berkah tersendiri bagi sang pemain. Dia memiliki waktu lebih panjang untuk fokus membela Timnas Irak dalam agenda internasional penting.
Frans Putros resmi mendapat panggilan memperkuat Timnas Irak pada jeda kompetisi. Dia masuk dalam daftar 23 pemain pilihan pelatih Graham Arnold untuk menghadapi play off antar konfederasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Persita Jaga Konsistensi Jelang Hadapi Persebaya
Dikutip dari unggahan Instagram Timnas Irak, Selasa (17/3), pelatih Graham Arnold telah mengumumkan pemanggilan 23 pemain terbaiknya, termasuk Frans Putros. Kesempatan ini menjadi momentum besar bagi Frans Putros di level internasional. Dia berpeluang membantu Irak mengamankan tiket menuju panggung sepak bola terbesar dunia.
Timnas Irak sendiri masih menunggu calon lawan di babak play off. Mereka akan menghadapi pemenang antara Kaledonia Baru melawan Jamaika yang dijadwalkan bertanding pada 26 Maret 2026.
Setelah mengetahui lawan, Timnas Irak akan melakoni pertandingan penentuan pada 31 Maret 2026. Laga ini akan menjadi penentu langkah mereka menuju Piala Dunia 2026.
Jika mampu meraih kemenangan, Timnas Irak dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026. Ini tentu menjadi target utama yang sedang dikejar seluruh skuad.
Selain Frans Putros, Timnas Irak juga diperkuat sejumlah pemain berkualitas tinggi. Beberapa di antaranya bahkan memiliki nilai pasar yang cukup fantastis.
Nama Zidane Iqbal menjadi salah satu sorotan utama dalam skuad Irak. Gelandang yang kini bermain untuk FC Utrecht itu memiliki nilai pasar mencapai Rp 26,07 miliar.
Baca Juga: PB Akuatik Indonesia Gelar Kejuaraan Renang Perairan Terbuka di Bali Dukung Sport Tourism
Zidane Iqbal juga sempat satu tim dengan winger Timnas Indonesia, Miliano Jonathans. Hal ini membuat namanya cukup familiar di kalangan pencinta sepak bola Asia.
Selain itu, ada Marko Farji yang saat ini bermain di Venezia, klub Serie B Italia. Pemain ini memiliki market value sebesar Rp 31,29 miliar.
Tak kalah menarik, Ali Al Hamadi yang bermain di Luton Town juga masuk dalam daftar pemain termahal. Nilai pasar striker tersebut mencapai Rp 34,76 miliar.
Baca Juga: Jadwal Liga Champions Leg 2: Liverpool, Tottenham, dan Newcastle Berjuang untuk Tiket Perempat Final
Kehadiran para pemain ini membuat Timnas Irak memiliki kekuatan yang cukup merata di semua lini. Kombinasi pemain muda dan berpengalaman menjadi modal penting mereka.
Di sektor penjaga gawang, Irak mengandalkan nama seperti Fahad Talib, Ahmed Basil, dan Kumel Saadi. Ketiganya siap bersaing untuk mengamankan posisi utama.
Untuk lini pertahanan, selain Frans Putros, terdapat sejumlah nama seperti Hussein Ali, Rebin Sulaka, hingga Merchas Doski. Mereka menjadi tembok kokoh yang diandalkan tim.
Baca Juga: Khvicha Kvaratskhelia Bongkar Kunci Kemenangan Telak PSG atas Chelsea
Di lini tengah, Irak memiliki banyak opsi kreatif seperti Zidane Iqbal, Aimar Sher, hingga Amir Al Ammari. Kehadiran mereka memberikan keseimbangan permainan.
Sementara di lini depan, nama-nama seperti Aymen Hussein, Mohanad Ali, hingga Ali Al Hamadi siap menjadi mesin gol. Mereka diharapkan mampu memaksimalkan setiap peluang yang ada.
Bagi Persib Bandung, absennya Frans Putros tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun, kondisi ini juga membuka peluang bagi pemain lain untuk unjuk kemampuan.
Di sisi lain, fokus Frans Putros bersama Timnas Irak bisa menjadi keuntungan jangka panjang. Pengalaman di level internasional dapat meningkatkan kualitasnya saat kembali ke klub.
Baca Juga: Gelar Juara Piala Afrika 2026 Dicabut, Federasi Sepak Bola Senegal Siap Gugat CAF
Kini, perhatian tertuju pada bagaimana performa Frans Putros bersama Irak. Mampukah dia membawa negaranya lolos ke Piala Dunia 2026?
Satu hal yang pasti, perjalanan Frans Putros dalam waktu dekat akan menjadi sorotan. Baik bersama Persib Bandung maupun Timnas Irak, perannya tetap krusial.