← Beranda
Persib Bandung Resmi Lebaran di Puncak! Jarak 4 Poin Jadi Alarm Bahaya untuk Para Pesaing di Super League 2025/2026
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 17 Maret 2026 | 18.58 WIB
Persib Bandung kokoh di puncak klasemen Super League 20252026 usai pekan ke-25. (Persib)

JawaPos.com — Persib Bandung benar-benar menikmati momen “Lebaran” di puncak klasemen Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-25, tim Maung Bandung tampil konsisten dan kokoh dengan keunggulan yang mulai sulit dikejar rival.

Skuad asuhan Bojan Hodak itu mengoleksi 58 poin dari 25 pertandingan. Mereka unggul empat angka dari Borneo FC Samarinda yang berada di posisi kedua.

Keunggulan ini terasa krusial karena kompetisi segera memasuki masa jeda. Artinya, Persib Bandung punya waktu untuk mengatur ulang strategi sambil tetap menjaga momentum positif.

Terbaru, Persib Bandung harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Minggu (15/3/2026) malam. Meski gagal menang, hasil itu tetap menjaga jarak aman di puncak.

Baca Juga: Persebaya Surabaya dan Arema FC Terjebak! Zona Aman Belum Pasti, Ancaman Degradasi Masih Mengintai

Sementara itu, posisi ketiga dihuni Persija Jakarta yang mengoleksi 52 poin dari 25 laga. Selisih enam poin dari puncak membuat persaingan papan atas masih terbuka lebar.

Namun, peluang Persija Jakarta untuk menempel ketat justru terhambat. Mereka gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United FC di Jakarta International Stadium.

Baca Juga: Hilal Transfer Makin Terang! Striker Rp 4,78 Miliar Ini Bisa Jadi Jawaban Krisis Persebaya Surabaya

Hasil tersebut membuat Persija Jakarta kehilangan momentum penting. Jika mampu menang, jarak dengan Persib Bandung seharusnya bisa dipangkas lebih signifikan.

Di posisi keempat, Malut United FC mengoleksi 45 poin. Mereka masih berpeluang mengganggu dominasi tiga besar, meski selisih poin cukup jauh.

Persaingan papan atas kini mulai mengerucut. Empat tim teratas terlihat menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar hingga akhir musim.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya masih tertahan di posisi ketujuh dengan 39 poin. Green Force perlu meningkatkan konsistensi jika ingin menembus lima besar.

Performa yang belum stabil membuat Persebaya Surabaya tertinggal cukup jauh dari zona elite. Namun peluang belum sepenuhnya tertutup dengan sembilan laga tersisa.

Memasuki pekan ke-26, Persib Bandung dijadwalkan bertandang ke markas Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim pada Minggu (5/4) pukul 19.00 WIB.

Laga tersebut berpotensi menjadi ujian penting bagi Persib Bandung. Apalagi Semen Padang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.

Di waktu yang sama, Borneo FC akan menghadapi tantangan berat. Mereka harus melawat ke kandang Madura United FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Baca Juga: Bernardo Tavares Ogah Santai! Libur Super League Jadi Ajang Gembleng Skuad Persebaya Surabaya

Sementara itu, Persija Jakarta juga menjalani laga tandang. Mereka akan menghadapi Bhayangkara Presisi Indonesia FC di Stadion Sumpah Pemuda.

Pertandingan-pertandingan tersebut diprediksi akan sangat menentukan arah persaingan. Setiap poin kini menjadi sangat berharga di sisa musim.

Baca Juga: Bernardo Tavares Ogah Santai! Libur Super League Jadi Ajang Gembleng Skuad Persebaya Surabaya

Di papan bawah, situasi tidak kalah panas. Madura United FC, Semen Padang FC, dan PSBS Biak Numfor masih terjebak di zona degradasi.

Ketiga tim tersebut harus segera bangkit jika ingin bertahan di kasta tertinggi. Selisih poin yang tipis membuat peluang masih terbuka, namun tekanan semakin besar.

Secara keseluruhan, Super League 2025/2026 mulai memasuki fase krusial. Persib Bandung memang nyaman di puncak, tetapi ancaman dari para pesaing belum sepenuhnya hilang.

Jika mampu menjaga konsistensi, Persib Bandung berpeluang besar mengunci gelar lebih cepat. Namun jika lengah, selisih empat poin bisa dengan cepat terpangkas.

Klasemen sementara juga menunjukkan betapa ketatnya kompetisi musim ini. Selisih poin di berbagai posisi membuat setiap pertandingan terasa seperti final.

Dengan sembilan laga tersisa, semua kemungkinan masih bisa terjadi. Persib Bandung di atas angin, tetapi perjalanan menuju juara masih panjang dan penuh tekanan.

EDITOR: Banu Adikara