← Beranda
Diserbu Netizen, Mauricio Souza Tetap Tenang: Persija Jakarta Dibilang Lebih Baik Meski Gagal Menang!
Moch. Rizky Pratama Putra• Selasa, 17 Maret 2026 | 18.38 WIB
Mauricio Souza memilih fokus evaluasi tim Persija Jakarta meski diterpa kritik usai hasil imbang kontra Dewa United. (Instagram/@mauricio___souza_)

 

JawaPos.com — Mauricio Souza tak menutup telinga dari kritik deras di media sosial. Namun, pelatih Persija Jakarta itu memilih tetap fokus membenahi timnya demi hasil maksimal di sisa laga Super League 2025/2026.

Hasil imbang 1-1 saat menghadapi Dewa United di Jakarta International Stadium, Minggu (15/3/2026), memang meninggalkan rasa pahit. Bukan hanya bagi suporter, tetapi juga seluruh elemen tim termasuk sang pelatih.

Mauricio Souza mengaku merasakan kekecewaan yang sama dengan Jakmania. Baginya, hasil tersebut bukan cerminan dari kerja keras yang sudah ditunjukkan para pemain di lapangan.

Baca Juga: Emaxwell Souza Nyalakan Api Jakmania: Penalti Gagal, Tapi Mimpi Persija Jakarta Belum Tamat!

Satu gol Emaxwell Souza pada injury time babak pertama sempat membawa Persija Jakarta di atas angin. Namun, keunggulan itu tak bertahan setelah Alexis Messidoro mencetak gol penyeimbang di babak kedua.

Situasi tersebut membuat pertandingan berakhir tanpa pemenang. Persija Jakarta pun harus puas berbagi poin di kandang sendiri.

“Tentu saja para suporter berhak untuk kecewa. Apa yang mereka rasakan, kami juga merasakannya. Namun saya tidak melihat kurangnya usaha di lapangan. Tidak ada tim yang datang bermain melawan kami yang benar-benar lebih baik dari kami. Hari ini kami lebih baik dari Dewa United,” ucap Mauricio.

Baca Juga: Jan Olde Puas Kebangkitan Dewa United setelah Imbang Lawan Persija

Ia juga tak menampik kualitas pertandingan yang dinilai jauh dari kata menarik. Kondisi lapangan menjadi salah satu faktor yang disebut memengaruhi jalannya permainan kedua tim.

“Pertandingan ini memang tidak indah. Semua orang tahu itu, dan saya juga setuju. Tetapi di lapangan yang buruk, permainan juga menjadi buruk,” katanya menambahkan.

Di tengah hasil yang kurang memuaskan, kritik dari media sosial pun bermunculan. Tidak sedikit suporter yang mulai meragukan konsistensi performa Persija Jakarta dalam beberapa laga terakhir.

Namun, Mauricio Souza menegaskan dirinya tidak ingin terjebak dalam opini publik yang berkembang di dunia maya. Ia lebih memilih fokus pada aspek teknis yang bisa dikontrol dan diperbaiki.

“Jangan hanya mempertimbangkan apa yang dikatakan di media sosial, karena saya fokus pada hal-hal yang bisa saya kendalikan. Saya menganalisis performa, bukan hanya hasil,” ujarnya.

Sikap tersebut menunjukkan ketegasan Mauricio dalam menjaga stabilitas tim. Ia sadar, tekanan dari luar justru bisa menjadi bumerang jika tidak disikapi dengan bijak.

Baca Juga: Souza Yakin Persija Tetap Kompetitif meski Hasil Kurang Memuaskan

Pelatih asal Brasil itu juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras demi mengangkat performa Persija Jakarta. Bahkan, ia mengaku kerap memikirkan strategi hingga larut malam demi menemukan solusi terbaik.

“Kami merasakan kekecewaan para suporter, dan itu juga menjadi kekecewaan kami. Kami bekerja setiap hari, di bawah terik matahari maupun hujan. Saya pulang pukul 01.00 pagi demi memikirkan bagaimana memberikan kegembiraan untuk kita semua. Kami akan berjuang sampai akhir,” tuturnya.

Tekad tersebut menjadi sinyal Persija Jakarta belum menyerah dalam perburuan hasil maksimal musim ini. Masih ada peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen jika konsistensi mampu dijaga.

Baca Juga: Mauricio Souza Salahkan Kondisi Lapangan JIS usai Persija Ditahan Imbang Dewa

Pada pekan ke-26 Super League 2025/2026, Persija Jakarta dijadwalkan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Laga itu akan menjadi momentum penting untuk membuktikan respons tim terhadap kritik yang ada.

Mauricio Souza bahkan optimistis timnya bisa tampil di level terbaik pada pertandingan tersebut. Ia percaya kerja keras selama ini akan segera membuahkan hasil positif.

Secara statistik, performa Mauricio Souza bersama Persija Jakarta musim ini sebenarnya cukup solid. Dari 24 pertandingan yang telah dijalani, Macan Kemayoran mampu meraih 15 kemenangan.

Selain itu, Persija Jakarta mencatatkan 4 hasil imbang dan hanya 5 kekalahan. Total 49 poin yang dikumpulkan membuat mereka tetap kompetitif di papan atas klasemen.

Rata-rata poin sebesar 2,04 per pertandingan menjadi bukti konsistensi tim sepanjang musim. Angka tersebut menunjukkan Persija Jakarta masih layak diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan utama.

Meski begitu, hasil imbang seperti saat melawan Dewa United tetap menjadi catatan penting. Evaluasi menyeluruh dibutuhkan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga: Update Klasemen Super League! Persib Bawa Pulang Poin Lawan Borneo, Persija Imbang Lawan Dewa United

Kini, fokus utama Mauricio Souza adalah memastikan timnya bangkit di laga berikutnya. Ia ingin menjawab kritik bukan dengan kata-kata, melainkan lewat performa di lapangan.

Persija Jakarta pun dituntut tampil lebih tajam dan efektif. Sebab, setiap poin di sisa musim akan sangat menentukan posisi akhir mereka.

Di tengah tekanan dan ekspektasi tinggi, Mauricio Souza memilih tetap tenang. Baginya, proses dan kerja keras adalah kunci utama untuk mengembalikan kepercayaan suporter.

EDITOR: Edi Yulianto