JawaPos.com — Persija Jakarta kembali menghadapi Dewa United pada laga tunda pekan ke-21 Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium, Minggu (15/3/2026). Duel ini terasa spesial karena catatan pertemuan kedua tim selama era Super League cukup menarik untuk dibedah.
Pertandingan Persija Jakarta vs Dewa United dijadwalkan berlangsung pukul 20.30 WIB. Laga tersebut tidak disiarkan televisi nasional dan hanya dapat disaksikan melalui layanan streaming Vidio.
Bagi Persija Jakarta, pertandingan ini menjadi momentum penting untuk menjaga peluang tetap bersaing di papan atas klasemen. Apalagi, performa Macan Kemayoran dalam beberapa laga terakhir menunjukkan tren positif.
Dalam empat pertandingan terakhir, Persija Jakarta meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Produktivitas gol tim ibu kota juga cukup menjanjikan dengan catatan delapan gol dalam periode tersebut.
Baca Juga: Prediksi Skor Persija Jakarta vs Dewa United: Haram Hukumnya Macan Kemayoran Ompong di JIS!
Performa tersebut semakin membuat para suporter optimistis. Bermain di Jakarta International Stadium, Persija Jakarta dikenal cukup tangguh dan jarang kehilangan poin.
Dalam lima laga kandang terakhir di Super League, Persija Jakarta hanya sekali menelan kekalahan. Satu-satunya kekalahan itu terjadi saat menghadapi Arema FC.
Selain itu, rekor pertemuan dengan Dewa United juga memberikan suntikan kepercayaan diri tambahan. Dari tujuh pertemuan di era Super League, Persija Jakarta lebih dominan.
Persija Jakarta mampu meraih empat kemenangan dari tujuh duel tersebut. Sementara Dewa United hanya mencatat dua kemenangan dan satu laga berakhir imbang.
Catatan gol kedua tim juga memperlihatkan keunggulan Persija Jakarta. Macan Kemayoran sudah mencetak 13 gol ke gawang Dewa United, sedangkan lawannya baru membalas delapan gol.
Salah satu kemenangan paling meyakinkan terjadi pada pertemuan pertama musim ini. Saat itu Persija Jakarta menang 3-1 di markas Dewa United pada Agustus 2025.
Meski unggul dalam statistik, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menegaskan timnya tidak ingin terlalu percaya diri. Fokus utama tetap meraih tiga poin demi menjaga peluang di klasemen.
Souza juga menilai kondisi Dewa United yang baru tersingkir dari AFC Challenge League tidak akan memengaruhi pendekatan timnya. Ia menegaskan motivasi Persija Jakarta datang dari target mereka sendiri di kompetisi domestik.
“Yang memotivasi kami adalah tujuan kami di kompetisi ini,” kata Souza dalam jumpa pers di Jakarta International Stadium. Ia menambahkan setiap tim selalu memiliki motivasi ekstra ketika menghadapi Persija Jakarta.
Baca Juga: Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Duga Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Berniat Membunuh
Souza juga mengingatkan para pemainnya agar tidak terlalu memikirkan hasil pertandingan tim lain. Menurutnya, Persija Jakarta hanya perlu fokus menjalankan tugas sendiri di lapangan.
“Kami tahu bahwa menjadi juara tidak hanya bergantung pada kami. Masih banyak pertandingan tersisa dan semua tim akan menghadapi laga yang sulit,” ujarnya.
Pelatih asal Brasil itu menilai kemenangan menjadi target utama pada laga ini. Ia menegaskan tidak ada gunanya berharap hasil tim lain jika Persija Jakarta gagal meraih tiga poin.
Baca Juga: Kapolri Ingatkan Pengemudi Bus Utamakan Keselamatan Penumpang saat Antarkan Mudik
“Tidak ada gunanya berharap pada hasil A atau B jika kami tidak melakukan bagian kami. Kami harus bermain baik dan mendapatkan tiga poin,” kata Souza.
Di sisi lain, Dewa United datang dengan situasi yang kurang ideal. Tim berjuluk Banten Warriors tersebut gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir.
Dua laga berakhir dengan kekalahan, sementara satu lainnya berakhir imbang. Selain itu, mereka juga baru tersingkir dari AFC Challenge League setelah kalah agregat 2-3 dari Manila Digger.
Meski demikian, pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink mencoba melihat situasi tersebut dari sudut pandang positif. Ia menilai setiap tim pasti menghadapi kekecewaan dalam perjalanan kompetisi.
“Kami harus mengatasi kekecewaan akibat tersingkir di pertandingan pekan lalu,” kata Jan. Ia menilai pertandingan melawan Persija Jakarta tetap menjadi laga yang menarik untuk dimainkan.
Menurut pelatih asal Belanda tersebut, mental tim harus dibangun secara bertahap. Ia menilai proses pembentukan karakter tim jauh lebih penting daripada sekadar hasil satu pertandingan.
“Di olahraga, Anda akan selalu berurusan dengan kekecewaan,” ujarnya. Jan menegaskan fondasi timnya cukup kuat untuk menghadapi laga berikutnya.
Baca Juga: Amankan Penerimaan Negara, DJP Kemenkeu Komitmen Berantas Tindak Pidana Perpajakan
Jan juga menilai Persija Jakarta memiliki skuad yang cukup dalam meski beberapa pemain absen. Ia melihat masih ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh timnya.
“Menurut saya Persija memiliki lebih dari dua pemain kunci yang absen, maka mereka akan menggantinya,” ucap Jan. Ia menilai Persija Jakarta merupakan tim yang dinamis dengan beberapa kelemahan.
Pelatih Dewa United tersebut menegaskan satu hal yang paling penting dalam sepak bola. Timnya harus mampu mencetak gol lebih banyak jika ingin membawa pulang poin dari Jakarta.
Baca Juga: Dishub Surabaya Lakukan Ramp Check Jelang Mudik Lebaran, Angkutan Tak Layak Tak Bisa Beroperasi
“Tentunya kami harus mencetak gol lebih banyak daripada mereka,” katanya.
Jika melihat performa kedua tim, Persija Jakarta memang lebih diunggulkan. Stabilitas permainan serta dukungan penuh suporter di Jakarta International Stadium menjadi keuntungan besar bagi Macan Kemayoran.
Sementara itu, Dewa United masih mencari konsistensi permainan. Lini pertahanan yang belum stabil bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Persija Jakarta.
Melihat kondisi tersebut, duel ini diprediksi berlangsung cukup terbuka. Persija Jakarta berpotensi memanfaatkan momentum positif untuk kembali menambah kemenangan atas Dewa United.
Prediksi skor: Persija Jakarta 3-0 Dewa United.