JawaPos.com — Kiper utama Persebaya Surabaya, Ernando Ari, kembali mencuri perhatian publik sepak bola nasional lewat performa impresif sepanjang musim 2025/2026. Penjaga gawang berusia 24 tahun itu menjadi salah satu tembok kokoh Green Force di tengah persaingan ketat kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Performa konsisten Ernando Ari membuat namanya masuk daftar lima besar kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di kompetisi Super League Indonesia musim ini.
Statistik tersebut menegaskan peran vitalnya dalam menjaga stabilitas lini belakang Green Force sepanjang musim.
Dalam 23 pertandingan yang sudah dijalani, Ernando mencatat 82 penyelamatan penting bagi timnya. Angka itu menempatkannya di posisi keempat dalam daftar penjaga gawang dengan penyelamatan terbanyak musim ini.
Posisi teratas ditempati kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, dengan 94 penyelamatan.
Di bawahnya ada Kadu Manuel dari PSBS Biak serta Nadeo Argawinata milik Borneo FC Samarinda yang sama-sama mencatat 91 penyelamatan.
Sementara itu, posisi kelima ditempati kiper Igor Carreira dari Persita Tangerang dengan 76 penyelamatan. Persaingan ketat ini menunjukkan betapa beratnya tugas penjaga gawang di kompetisi musim ini.
Meski berada di peringkat keempat, kontribusi Ernando Ari untuk Persebaya Surabaya tetap sangat signifikan. Ia kerap menjadi penyelamat tim saat lini belakang mendapat tekanan bertubi-tubi dari lawan.
Statistik lengkapnya musim ini menunjukkan konsistensi luar biasa di bawah mistar. Dari 23 penampilan, ia mencatat 82 penyelamatan, dua intersepsi, serta tujuh sapuan penting sepanjang pertandingan.
Selain piawai menghalau bola, distribusi permainan Ernando juga cukup baik. Ia mencatat 343 umpan sukses dari total 522 percobaan sepanjang musim.
Baca Juga: Resmi Kudeta Persebaya Surabaya! Bhayangkara FC Comeback Dramatis Bungkam Arema FC 2-1
Menariknya, disiplin Ernando Ari juga menjadi sorotan positif. Sepanjang musim berjalan, ia belum menerima satu pun kartu kuning maupun kartu merah.
Ketenangan dan kepemimpinannya di lini belakang membuatnya menjadi sosok penting di ruang ganti tim. Tidak heran jika banyak suporter Green Force menilai Ernando sebagai simbol ketangguhan klub kebanggaan Kota Pahlawan.
Dalam sebuah wawancara sebelumnya, Ernando menegaskan komitmennya untuk terus memberikan yang terbaik bagi tim. Ia percaya kekompakan dan semangat keluarga menjadi kunci kekuatan sebuah tim.
“Kalau tim kita jadi satu, kompak, dan kita mungkin bisa jadi keluarga di pertandingan, prinsip kuat itu akan tercapai,” kata Ernando.
“Kita akan memberikan segalanya.”
Ucapan tersebut menjadi sinyal kuat Ernando tetap fokus membantu Persebaya Surabaya hingga akhir musim. Meski masa depannya di klub sedang menjadi bahan spekulasi, komitmennya di lapangan tidak pernah berkurang.
Situasi kontrak sang kiper memang menjadi perhatian besar dalam beberapa bulan terakhir. Kontrak Ernando Ari bersama Persebaya Surabaya diketahui akan berakhir pada 31 Mei 2026.
Jika tidak segera diperpanjang, Green Force berisiko kehilangan salah satu aset paling berharga di dalam skuad. Apalagi performa konsisten Ernando membuatnya berpotensi dilirik klub lain.
Situasi ini semakin menarik karena posisi penjaga gawang merupakan sektor vital dalam sebuah tim. Kehilangan kiper utama tentu bisa berdampak besar terhadap stabilitas permainan tim musim depan.
Bukan hanya Ernando, posisi kiper Persebaya Surabaya juga terancam kehilangan kedalaman skuad. Kiper kedua tim, Andhika Ramadhani, juga akan habis kontrak pada 30 Juni 2026.
Jika kedua pemain tersebut tidak diperpanjang, maka Green Force harus bekerja keras membangun ulang sektor penjaga gawang. Kondisi itu tentu menjadi tantangan besar bagi manajemen klub.
Di tengah ketidakpastian kontrak, Ernando justru mendapatkan kabar menggembirakan dari level internasional. Ia kembali dipanggil memperkuat Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026.
Turnamen tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia dijadwalkan menghadapi beberapa tim undangan dari berbagai konfederasi.
Dalam ajang ini, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan St. Kitts and Nevis national football team, Bulgaria national football team, serta Solomon Islands national football team.
Turnamen tersebut menjadi bagian dari agenda internasional FIFA yang memberi kesempatan tim nasional menguji kekuatan.
Namun, jalan Ernando untuk menjadi pilihan utama di tim nasional tidak akan mudah. Ia harus bersaing dengan beberapa kiper yang berkarier di luar negeri.
Di antaranya adalah Emil Audero yang saat ini memperkuat US Cremonese serta Maarten Paes dari AFC Ajax. Kedua nama tersebut dikenal memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa.
Meski begitu, pengalaman Ernando Ari bersama Timnas Indonesia membuat peluangnya tetap terbuka. Ia sudah beberapa kali dipercaya tampil di berbagai turnamen internasional.
Pemanggilan ini menjadi bukti performanya di Super League Indonesia tetap mendapat perhatian di level internasional.
Bagi Persebaya Surabaya, situasi ini menjadi kebanggaan tersendiri karena memiliki pemain yang terus mendapat kepercayaan tim nasional.
Di sisi lain, para suporter tentu berharap manajemen segera mengambil keputusan soal masa depan sang kiper. Kehadiran Ernando Ari masih sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas tim dalam beberapa musim ke depan.
Dengan kontrak yang akan segera berakhir, sisa pertandingan musim ini bisa menjadi momen penting bagi Ernando. Ia bertekad menutup musim dengan memberikan segalanya bagi Persebaya Surabaya dan para pendukung setianya.