← Beranda
Persib Bandung Rajanya Penalti Super League! Persebaya Surabaya Hanya 5 Kali, Ini Daftar Lengkapnya!
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 11 Maret 2026 | 17.41 WIB
Pemain Persib Bandung Andrew Jung merayakan gol dari titik penalti saat laga Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. (Persib)

 

JawaPos.com — Persib Bandung benar-benar jadi “langganan” hadiah penalti di Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-25, klub asal Kota Kembang itu tercatat sebagai tim dengan jumlah penalti terbanyak sepanjang musim ini.

Data terbaru menunjukkan Persib Bandung sudah mendapatkan 10 penalti sepanjang kompetisi berjalan. Angka itu membuat mereka unggul cukup jauh dibanding klub-klub lain di papan atas.

Tambahan dua penalti terbaru didapat saat Persib Bandung menundukkan Persik Kediri dengan skor telak 3-0. Pertandingan pekan ke-25 itu berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (9/3/2026).

Dua penalti tersebut sukses dikonversi menjadi gol oleh Thom Haye dan Andrew Jung. Gol dari titik putih itu semakin mengokohkan dominasi Persib Bandung dalam laga tersebut.

Sepanjang musim ini, Andrew Jung menjadi pemain yang paling sering dipercaya sebagai algojo penalti Persib Bandung. Striker tersebut sudah empat kali mengambil tendangan penalti untuk timnya.

Dari empat kesempatan itu, Andrew Jung berhasil mencetak tiga gol. Satu kesempatan lainnya gagal berbuah gol sehingga membuat statistiknya tidak sepenuhnya sempurna.

Menariknya, meskipun menjadi tim dengan penalti terbanyak, Persib Bandung juga memegang rekor lain yang cukup unik. Klub tersebut tercatat sebagai tim dengan jumlah penalti gagal terbanyak di Super League musim ini.

Dari total 10 penalti yang didapat, empat di antaranya gagal dikonversi menjadi gol. Statistik ini menunjukkan efektivitas eksekusi penalti Persib Bandung belum benar-benar maksimal.

Baca Juga: Terbongkar Alasan 3 Pilar Persib Bandung Dipanggil Timnas Indonesia! Marc Klok, Eliano Reijnders, dan Beckham Putra Unjuk Gigi di FIFA Series

Empat penalti yang gagal itu berasal dari beberapa pemain berbeda. Nama-nama seperti Andrew Jung, Luciano Guaycochea, Marc Klok, dan Uilliam Barros pernah mengalami kegagalan dari titik putih.

Meski begitu, jumlah penalti yang besar tetap memberi keuntungan bagi Persib Bandung dalam banyak pertandingan. Situasi bola mati dari titik putih sering menjadi peluang emas untuk menambah gol.

Di bawah Persib Bandung, ada Madura United yang menempati posisi kedua dalam daftar tim dengan penalti terbanyak. Klub asal Pulau Garam itu tercatat sudah mendapatkan tujuh penalti hingga pekan ke-25.

Namun catatan Madura United juga tidak sepenuhnya sempurna. Dari tujuh penalti yang didapat, tiga di antaranya gagal dikonversi menjadi gol.

Persita Tangerang menempati posisi berikutnya dengan enam penalti sepanjang musim ini. Klub berjuluk Pendekar Cisadane itu hanya mengalami satu kegagalan dari total kesempatan yang mereka dapatkan.

Sementara itu, ada cukup banyak klub yang sama-sama mengoleksi lima penalti. Jumlah tersebut menjadi angka yang cukup umum di papan tengah statistik penalti Super League musim ini.

Persijap Jepara termasuk dalam kelompok tersebut dengan lima penalti. Namun tim ini juga mencatat dua kegagalan dari kesempatan yang didapat.

Malut United juga mengoleksi lima penalti sepanjang kompetisi berjalan. Dari jumlah itu, hanya satu eksekusi yang gagal menjadi gol.

Bali United turut berada dalam daftar klub dengan lima penalti. Tim asal Pulau Dewata itu juga mengalami satu kegagalan dari titik putih.

Baca Juga: Drama 9 Pemain Arema FC! Bhayangkara FC Menang Comeback, Marcos Santos Ngomel Soal Wasit

Arema FC juga sudah mendapatkan lima penalti musim ini. Menariknya, semua penalti tersebut berhasil dikonversi menjadi gol tanpa satu pun kegagalan.

Persija Jakarta menunjukkan catatan yang sama dengan Arema FC. Lima penalti yang mereka dapatkan semuanya sukses menjadi gol.

PSIM Yogyakarta juga memiliki statistik identik. Lima penalti yang didapat semuanya berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh para eksekutor mereka.

Persebaya Surabaya juga masuk dalam kelompok klub dengan lima penalti. Menariknya, Green Force mencatat tingkat keberhasilan sempurna tanpa kegagalan dari titik putih.

Bhayangkara FC juga menunjukkan statistik yang sama. Lima penalti yang mereka dapatkan seluruhnya berhasil dikonversi menjadi gol.

Di bawah kelompok tersebut, Semen Padang mengoleksi empat penalti sepanjang musim. Dari jumlah itu, dua eksekusi gagal berbuah gol.

Beberapa tim lain berada di level tiga penalti sepanjang kompetisi. Persis Solo termasuk dalam kelompok ini dengan dua kegagalan dari tiga kesempatan.

Persik Kediri juga mencatat tiga penalti sepanjang musim berjalan. Satu eksekusi dari titik putih gagal menjadi gol.

Sementara itu, beberapa tim memiliki tingkat keberhasilan sempurna dari tiga penalti yang didapat. Klub-klub tersebut adalah Dewa United, Borneo FC, PSM Makassar, dan PSBS Biak.

Baca Juga: 18 Pemain Terancam Dicoret John Herdman! Kiper Persebaya Surabaya Masuk Daftar Prediksi, Suporter Timnas Indonesia Waswas

Statistik ini menunjukkan distribusi penalti di Super League musim ini cukup merata. Namun Persib Bandung tetap menjadi tim yang paling sering mendapatkan hadiah dari titik putih.

Jumlah penalti yang tinggi bisa mencerminkan gaya bermain menyerang sebuah tim. Semakin sering tim berada di area kotak penalti lawan, peluang mendapat pelanggaran juga semakin besar.

Namun efektivitas eksekusi tetap menjadi faktor penting. Tanpa penyelesaian yang baik, peluang emas dari titik putih bisa saja terbuang percuma.

Hingga pekan ke-25, Persib Bandung memang memimpin dalam jumlah penalti. Tetapi tingkat keberhasilan yang belum maksimal masih menjadi catatan tersendiri bagi tim tersebut.

Sementara itu, beberapa klub lain seperti Persebaya Surabaya justru menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi. Meski jumlah penalti lebih sedikit, keberhasilan eksekusi mereka tetap sempurna.

EDITOR: Banu Adikara