← Beranda
Dari Belanda U-16 ke Timnas Indonesia! Reuni 13 Tahun Ezra Walian dan Calvin Verdonk di Era John Herdman
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 10 Maret 2026 | 22.40 WIB
Ezra Walian dan Calvin Verdonk kembali satu tim di Timnas Indonesia setelah pernah bermain bersama di timnas Belanda U-16. (Ajax, rijnmond.nl)

JawaPos.com — Ezra Walian dan Calvin Verdonk kembali berada dalam satu tim setelah belasan tahun berlalu. Keduanya dipanggil memperkuat Timnas Indonesia untuk agenda FIFA Series 2026 yang digelar akhir Maret mendatang.

Pelatih John Herdman memasukkan dua nama tersebut dalam daftar 41 pemain yang dipanggil ke skuad sementara. Daftar itu menjadi fondasi awal untuk mempersiapkan dua pertandingan internasional dalam FIFA Series.

Pemanggilan Ezra Walian dan Calvin Verdonk langsung menarik perhatian publik sepak bola nasional. Bukan sekadar karena kualitas mereka, tetapi juga karena kisah lama yang pernah menyatukan keduanya.

Keduanya ternyata memiliki sejarah panjang saat masih berstatus pemain muda di Eropa. Ezra Walian dan Calvin Verdonk pernah bermain bersama ketika memperkuat timnas Belanda U-16.

Pada masa itu, keduanya sama-sama menjadi bagian dari generasi muda yang diproyeksikan bersinar di sepak bola Belanda. Mereka tampil dalam beberapa pertandingan bersama dengan mengenakan seragam oranye.

Karier Ezra Walian saat itu berkembang di akademi Ajax Amsterdam. Klub raksasa Belanda itu dikenal memiliki sistem pembinaan pemain muda terbaik di Eropa.

Baca Juga: 18 Pemain Terancam Dicoret John Herdman! Kiper Persebaya Surabaya Masuk Daftar Prediksi, Suporter Timnas Indonesia Waswas

Di akademi tersebut, Ezra Walian diproyeksikan sebagai penyerang masa depan. Kemampuannya mencetak gol membuat namanya cukup diperhitungkan di level kelompok umur.

Sementara itu, Calvin Verdonk mengasah kemampuan sepak bolanya bersama Feyenoord. Klub besar asal Rotterdam itu juga dikenal sebagai tempat lahirnya banyak pemain berkualitas.

Verdonk berkembang sebagai pemain bertahan modern dengan kemampuan bermain di beberapa posisi. Ia bisa beroperasi sebagai bek kiri sekaligus gelandang bertahan.

Perjalanan keduanya kemudian berjalan berbeda setelah melewati masa junior di Belanda. Ezra Walian memilih jalur naturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia sejak usia muda.

Keputusan itu membuatnya meninggalkan peluang melanjutkan karier bersama tim nasional Belanda. Namun langkah tersebut justru membuka jalan bagi Ezra Walian untuk menjadi bagian penting dari sepak bola Indonesia.

Sementara Calvin Verdonk sempat melanjutkan kariernya bersama berbagai tim kelompok umur Belanda. Ia pernah memperkuat timnas Belanda U-17, U-19, hingga U-21.

Perjalanan panjang di level internasional membuat pengalaman Calvin Verdonk semakin matang. Kemampuan bertahannya juga terus berkembang seiring waktu.

Baca Juga: Kans Arema FC Selamatkan Persebaya Surabaya! Singo Edan Berpeluang Tahan Laju Bhayangkara FC

Kini, takdir kembali mempertemukan Ezra Walian dan Calvin Verdonk setelah 13 tahun berlalu. Bedanya, kali ini mereka tidak lagi mengenakan jersey timnas Belanda.

Keduanya akan bermain bersama di Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman. Reuni ini menjadi cerita menarik di tengah proses pembangunan skuad Garuda.

Pemanggilan Ezra Walian sendiri tidak lepas dari performa apiknya di kompetisi domestik. Penyerang berusia 28 tahun itu tampil konsisten bersama Persik Kediri musim ini.

Bersama klub berjuluk Macan Putih tersebut, Ezra Walian menjelma sebagai pemain penting di lini serang. Kontribusinya terlihat dari statistik yang cukup impresif.

Sejauh musim ini berjalan, Ezra Walian telah tampil dalam 23 pertandingan. Dari jumlah tersebut ia mencetak enam gol dan menyumbang sembilan assist.

Catatan itu menunjukkan perannya tidak hanya sebagai pencetak gol. Ezra Walian juga mampu menjadi kreator serangan bagi rekan-rekannya di lapangan.

Performa stabil itu membuat namanya kembali dilirik untuk memperkuat Timnas Indonesia. John Herdman tampaknya ingin memaksimalkan pengalaman serta kontribusinya di lini depan.

Sementara itu, posisi Calvin Verdonk di Timnas Indonesia terbilang sangat penting. Ia sudah menjadi bagian penting skuad Garuda sejak beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Misi Paul Munster Kudeta Persebaya Surabaya! Bhayangkara FC Wajib Jungkalkan Arema FC di Sumpah Pemuda

Verdonk dikenal sebagai pemain yang memiliki fleksibilitas posisi. Ia mampu bermain sebagai bek kiri sekaligus gelandang bertahan dengan sama baiknya.

Kemampuan tersebut membuatnya sering menjadi pilihan utama dalam berbagai pertandingan internasional. Perannya juga sulit digeser oleh pemain lain.

Pengalaman bermain di kompetisi Eropa turut memberikan nilai tambah bagi Calvin Verdonk. Ia memiliki pemahaman taktik dan disiplin permainan yang sangat baik.

Kehadiran Verdonk memberi keseimbangan di lini pertahanan Timnas Indonesia. Selain kuat bertahan, ia juga mampu membantu proses pembangunan serangan dari belakang.

Reuni Ezra Walian dan Calvin Verdonk menjadi salah satu cerita menarik dalam persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA Series 2026.

Baca Juga: Jay Idzes Pecahkan Rekor Lagi! Jadi Pemain Termahal Timnas Indonesia dan Bikin Media Belanda Geleng Kepala

Kisah mereka menunjukkan perjalanan panjang dua pemain yang pernah berbagi mimpi di Belanda.

Dari lapangan-lapangan akademi Eropa hingga kini mengenakan jersey merah putih, perjalanan keduanya penuh warna. Kini publik sepak bola Indonesia menantikan bagaimana kolaborasi mereka di era kepelatihan John Herdman.

Jika keduanya tampil dalam laga FIFA Series nanti, momen itu akan menjadi reuni spesial setelah 13 tahun. Dari tim muda Belanda, kini mereka bersatu untuk memperjuangkan nama Timnas Indonesia di panggung internasional.

EDITOR: Banu Adikara