JawaPos.com — Pertemuan antara Borneo FC dan Persebaya Surabaya selalu menyajikan duel panas di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Menjelang pekan ke-25 Super League 2025/2026, statistik head to head menunjukkan Pesut Etam masih sedikit lebih unggul dibanding Green Force.
Borneo FC dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Segiri Samarinda pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 20.30 WIB.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama berada dalam performa kompetitif sepanjang musim.
Rekor Pertemuan
Secara statistik pertemuan, Borneo FC memang memiliki keunggulan tipis atas Persebaya Surabaya. Dari total 13 pertandingan sejak 2018, Pesut Etam mengoleksi lima kemenangan dengan torehan 20 gol.
Sementara itu Persebaya Surabaya berhasil meraih empat kemenangan dengan total 18 gol. Empat laga lainnya berakhir imbang sehingga memperlihatkan betapa seimbangnya rivalitas kedua tim dalam beberapa musim terakhir.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada putaran pertama Super League musim ini. Saat itu Persebaya Surabaya menjamu Borneo FC pada 20 Desember 2025 dan pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2.
Hasil tersebut memperpanjang tren duel ketat antara kedua tim. Bahkan dalam beberapa musim terakhir, kemenangan sering ditentukan oleh selisih satu gol saja.
Jika menilik rekor lebih jauh, Borneo FC sempat mencatat kemenangan penting di beberapa pertemuan sebelumnya. Salah satunya saat menang 2-1 di kandang Persebaya Surabaya pada musim Super League 2024/2025.
Pesut Etam juga pernah menundukkan Green Force dengan skor 3-1 pada awal musim Super League 2021/2022. Kemenangan tersebut menjadi salah satu hasil paling meyakinkan dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Namun, Persebaya Surabaya juga bukan tanpa catatan manis. Green Force pernah mempermalukan Borneo FC di Segiri dengan kemenangan 2-1 pada laga Super League 2019.
Persebaya bahkan pernah mencuri kemenangan dramatis 3-2 saat menjamu Borneo FC pada musim 2022/2023. Laga tersebut menjadi salah satu duel paling seru dalam rivalitas keduanya.
Statistik tersebut menunjukkan pertemuan Borneo FC dan Persebaya jarang berlangsung satu arah. Kedua tim memiliki peluang yang relatif seimbang setiap kali saling berhadapan.
Meski begitu, pertandingan kali ini memiliki tantangan berbeda bagi Persebaya Surabaya. Mereka harus bermain di Stadion Segiri yang dikenal sebagai salah satu kandang paling angker di kompetisi.
Sepanjang musim ini, Borneo FC menunjukkan performa kandang yang sangat kuat. Dari sepuluh pertandingan di Samarinda, mereka hanya mengalami satu kekalahan.
Rekor tersebut membuat pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengingatkan para pemainnya untuk tampil dengan kewaspadaan tinggi. Ia menyadari betapa sulitnya menghadapi Pesut Etam di markas mereka sendiri.
"Semua orang tahu bahwa bermain di Samarinda bukanlah hal yang mudah. Borneo menjalani musim yang luar biasa sejauh ini dan mereka juga berjuang untuk menjadi yang terbaik," katanya.
Pelatih asal Portugal itu juga menilai Borneo FC sebagai salah satu tim paling konsisten musim ini. Hal tersebut menjadi alasan mengapa laga di Segiri diprediksi berlangsung sangat menantang.
Meski begitu, Tavares tetap membawa optimisme setelah melihat performa timnya pada pertandingan sebelumnya. Ia menilai Persebaya Surabaya menunjukkan karakter kuat saat menghadapi Persib Bandung.
Menurutnya, semangat dan intensitas permainan yang diperlihatkan pemain menjadi modal penting. Hal tersebut harus dipertahankan jika ingin membawa pulang poin dari Samarinda.
"Jika kami ingin menampilkan permainan yang bagus di sana (Samarinda), kami harus mempertahankan hal-hal positif yang sudah kami tunjukkan saat menghadapi Persib kemarin," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi selama 90 menit pertandingan. Tanpa fokus penuh, Persebaya Surabaya berisiko kehilangan momentum saat menghadapi tekanan tuan rumah.
"Mulai dari sikap, fokus, hingga intensitas permainan, namun dengan konsistensi yang lebih baik," pungkasnya.
Laga pekan ke-25 ini dipastikan menjadi ujian besar bagi kedua tim. Borneo FC ingin mempertahankan dominasi kandang, sementara Persebaya Surabaya berambisi mematahkan rekor kuat Pesut Etam di Segiri.
Dengan sejarah pertemuan yang selalu ketat, duel ini berpotensi kembali menghadirkan drama.
Statistik head to head memang memberi keunggulan tipis bagi Borneo FC, tetapi sepak bola selalu menyimpan kejutan hingga peluit akhir berbunyi.