JawaPos.com — Persib Bandung kembali menegaskan statusnya sebagai tim dengan pertahanan terbaik di Super League 2025/2026. Meski baru saja ditahan imbang Persebaya Surabaya, Maung Bandung tetap memimpin daftar tim dengan lini belakang paling kokoh musim ini.
Status tersebut menjadi modal penting bagi Persib Bandung menjelang laga krusial menghadapi Persik Kediri. Pertandingan itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Senin, 9 Maret 2026.
Pertahanan solid menjadi salah satu faktor utama Persib mampu bersaing di papan atas klasemen musim ini. Hingga pekan ke-24, tim asuhan Bojan Hodak itu hanya kebobolan 13 gol dari 23 pertandingan.
Catatan tersebut membuat Persib mencatat rata-rata kebobolan hanya 0,57 gol per pertandingan. Angka itu menjadi yang terendah di antara seluruh peserta Super League musim ini.
Kokohnya lini pertahanan Persib juga terlihat dari konsistensi permainan sepanjang musim. Beberapa kali mereka mampu menjaga keunggulan tipis berkat koordinasi lini belakang yang disiplin.
Meski begitu, hasil imbang 2-2 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo tetap meninggalkan rasa kecewa bagi para pemain. Persib sempat unggul sebelum akhirnya gagal mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
Gelandang Persib, Marc Klok, mengakui timnya merasa kehilangan dua poin dalam pertandingan tersebut. Ia menilai Persib sebenarnya tampil cukup baik dan layak membawa pulang kemenangan dari Surabaya.
"Saya pikir kami kehilangan dua poin. Sangat tidak beruntung, tidak senang. Semua pemain tidak senang. Seharusnya menang," kata Klok.
Persib sempat tertinggal lebih dulu setelah Persebaya Surabaya mendapat hadiah penalti yang sukses dieksekusi Bruno Moreira pada babak pertama.
Namun Maung Bandung mampu membalikkan keadaan lewat gol Luciano Guaycochea dan Andrew Jung.
Sayangnya keunggulan itu tidak bertahan hingga akhir pertandingan. Persebaya Surabaya mampu mencetak gol penyeimbang sehingga laga berakhir dengan skor 2-2.
Klok pun langsung mengajak seluruh pemain untuk segera melupakan hasil tersebut. Ia ingin timnya fokus penuh menghadapi pertandingan selanjutnya yang tak kalah penting.
Menurut pemain bernomor punggung 23 itu, pertandingan melawan Persik Kediri akan sangat menentukan dalam persaingan menuju fase akhir kompetisi. Persib membutuhkan kemenangan untuk menjaga jarak dari para pesaing.
Selain itu, laga tersebut juga menjadi kesempatan bagi Persib untuk kembali menunjukkan kekuatan lini pertahanannya. Bermain di kandang sendiri tentu memberi keuntungan tersendiri bagi Pangeran Biru.
Klok berharap dukungan Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dapat memberikan energi tambahan bagi seluruh pemain.
Atmosfer kandang diyakini bisa meningkatkan motivasi tim setelah menjalani laga tandang yang menguras tenaga.
"Fokus pertandingan selanjutnya," tegas Klok.
Menariknya, dominasi Persib dalam urusan pertahanan bukan sekadar kebetulan. Statistik Super League musim ini menunjukkan mereka benar-benar menjadi tim dengan lini belakang paling solid.
Dalam daftar lima tim dengan pertahanan terbaik, Persib berada di posisi teratas dengan rata-rata kebobolan hanya 0,57 gol per laga. Catatan itu membuat mereka unggul cukup jauh dari para pesaingnya.
Di posisi kedua ada Persija Jakarta yang telah memainkan 24 pertandingan dengan total kebobolan 21 gol. Rata-rata kebobolan Macan Kemayoran tercatat 0,88 gol per pertandingan.
Sementara itu Persita Tangerang menempati posisi ketiga dengan 23 kali kebobolan dari 24 pertandingan. Rata-rata kebobolan tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut berada di angka 0,96 per laga.
Borneo FC Samarinda berada di posisi keempat dengan jumlah kebobolan yang sama seperti Persita, yakni 23 gol. Namun rata-rata kebobolan mereka sedikit lebih tinggi karena baru memainkan 23 pertandingan.
Di posisi kelima ada Persebaya Surabaya yang telah kebobolan 25 gol dari 24 laga. Rata-rata kebobolan Green Force tercatat 1,04 gol per pertandingan.
Perbedaan statistik tersebut menunjukkan betapa konsistennya Persib dalam menjaga pertahanan sepanjang musim. Lini belakang mereka mampu bekerja efektif dalam berbagai situasi pertandingan.
Disiplin taktik serta koordinasi antar pemain menjadi kunci utama kokohnya pertahanan Persib. Faktor ini juga yang membuat mereka sulit ditembus oleh lawan.
Dengan kompetisi yang semakin memasuki fase krusial, solidnya pertahanan tentu menjadi aset berharga bagi Persib. Konsistensi lini belakang bisa menjadi pembeda dalam perebutan gelar juara.
Laga melawan Persik Kediri nanti akan menjadi ujian berikutnya bagi kekuatan pertahanan Maung Bandung.
Jika kembali tampil solid, bukan tidak mungkin Persib semakin mengukuhkan diri sebagai raja pertahanan Super League musim ini.