← Beranda
Kalahkan PSM Makassar, Mauricio Souza Kecewa Persija Jakarta Dirugikan Kualitas Lapangan Jakarta International Stadium
Ardha Ihsan Asy'AriSabtu, 21 Februari 2026 | 17.36 WIB
Selebrasi pemain Persija Jakarta Maxwell usai membobol gawang PSM Makasar pada pertandingan Super Laegue di Jakarta Internasional Stadion, Jakarta, Jumat (20/2/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Persija Jakarta kembali berkandang di Jakarta International Stadium (JIS) saat menghadapi PSM Makassar kemarin (20/2). Hasilnya, mereka sukses meraih kemenangan 2-1 atas Tim Juku Eja.

Sayangnya, skuad Persija dikecewakan oleh kualitas lapangan JIS. Sang pelatih, Mauricio Souza, terang-terangan mengkritik kondisi lapangan, dan menilai skuad asuhannya beruntung bisa beradaptasi dengan itu.

Hal itu karena Souza menerapkan gaya bermain yang mengandalkan kecepatan, baik dari segi speed pemain hingga aliran bola. Ketika kondisi lapangan buruk, maka permainan Macan Kemayoran tak bisa maksimal.

Baca Juga: Mauricio Souza Murka Bahas Pilar Anyar Persija Jarang Dimainkan, Tegaskan Pemilihan Berdasarkan Performa

 

Souza menilai kemenangan 2-1 atas PSM Makassar dipengaruhi kemampuan timnya beradaptasi dengan kondisi lapangan yang kurang ideal.

“Kondisi lapangan memang tidak menawarkan kualitas yang baik dan itu biasanya merugikan tim kami yang bermain cepat. Tapi hari ini juga merugikan lawan,” ujar Souza seperti dikutip dari Antara.

Souza memberi contoh dampak buruk dari kondisi lapangan JIS, yaitu saat kiper PSM, Reza Arya, membuat kesalahan saat membuang bola yang langsung dimanfaatkan dengan baik oleh penyerang Persija, Maxwell Souza, melalui sundulan jitu.

Hal lain yang bikin pelatih asal Brasil itu meradang adalah tidakdigunakannya teknologi VAR karena gangguan teknis. Padahal, di era sepak bola modern, VAR bisa membantu memberi keputusan yang lebih akurat.

“Saya pikir sangat disayangkan tidak ada VAR. Dalam situasi yang meragukan, VAR bisa membantu mengklarifikasi,” tuturnya lagi.

Meski demikian, Souza mengakui timnya telah diberi informasi sebelumnya bahwa pertandingan tidak akan menggunakan VAR sehingga ia dan seluruh skuad mau tidak mau menerima keputusan tersebut.

Pelatih PSM, Thomas Trucha, juga turut menyayangkan gangguan teknis VAR yang tidak bisa digunakan hingga laga usai.

“Kami diinformasikan saat pemanasan bahwa VAR tidak aktif dan sedang diperbaiki. Kami menunggu hingga pertandingan berjalan, bahkan sampai jeda babak pertama, tetapi tidak ada kepastian,” kata Thomas.

Baca Juga: Prediksi Skor Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya! Mario Lemos Optimis, Bernardo Tavares Tegaskan Tim Jangan Lengah

Menurut dia, ketidakaktifan VAR cukup berpengaruh dalam sebuah pertandingan saat ini karena bisa membuat sejumlah momen yang bisa dianggap pelanggaran menjadi terlewat.

Ia berharap jika memang VAR sudah digunakan, jangan sampai tidak digunakan meski hanya satu pertandingan dengan alasan apapun, termasuk gangguan teknis. Hal itu merupakan sebuah bentuk konsistensi dari operator liga.

“Jika VAR sudah digunakan di liga, maka seharusnya semua pertandingan setiap pekan menggunakan VAR. Ini penting untuk fair play,” ujarnya.

Dengan kemenangan tersebut, mantan pelatih Madura United itu menilai Persija masih punya peluang untuk meraih juara liga, apalagi jumlah poin di posisi tiga besar cukup ketat.

​​​​​​​“Kami tidak mengontrol tim lain. Kami fokus pada Persija. Kami percaya dengan tim ini, kami masih hidup di kompetisi dan masih banyak pertandingan tersisa. Semua bisa terjadi,” pungkas Souza.

 

EDITOR: Hendra