JawaPos.com — Profil Adre Arido kembali mencuri perhatian publik sepak bola nasional di tengah dinamika bursa transfer paruh musim. Kiper muda binaan Persija Jakarta itu kini berada di persimpangan menarik karena diapit dua raksasa Liga Indonesia, Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya.
Nama Adre Arido mencuat setelah performanya bersama Persibo Bojonegoro di Liga 3 2025/2026 dinilai stabil dan menjanjikan.
Di usia yang masih sangat muda, ia sudah mendapat sorotan klub besar yang sedang mencari kedalaman skuad di posisi penjaga gawang.
Kabar terbaru menyebut Persebaya Surabaya tengah berburu kiper untuk melengkapi komposisi tim. Pencarian itu dilakukan setelah Rendy Sroyer, kiper lapis ketiga mereka, resmi bergabung dengan Semen Padang.
Persebaya Surabaya tidak membidik kiper senior dengan jam terbang tinggi. Tim berjuluk Green Force justru mengarahkan radar ke talenta muda, salah satunya Adre Arido yang saat ini berada di bawah naungan Persija Jakarta.
Status Adre memang sedang dipinjamkan ke Persibo Bojonegoro untuk mengarungi kompetisi Liga 3. Meski bermain di kasta bawah, konsistensi performanya membuat namanya tetap bergema hingga Super League.
Rumor ketertarikan Persebaya Surabaya ini turut diunggah oleh akun seputar sepak bola nasional, @transferligina, pada Kamis (29/1/2026). Unggahan tersebut langsung memantik diskusi di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.
“Persebaya surabaya dikabarkan meminta satu kiper untuk melengkapi mistar gawang setelah melepas Rendy Oscario ke posisi Semen Padang FC,” tulis akun @transferligina.
“Satu nama yang disebutkan adalah Adre Arido penjaga gawang eks Persija Jakarta. Tim Green Force mencari kiper pelengkap untuk bisa memback-up Ernando ari dan Andhika Ramadhani.”
Minat Persebaya Surabaya tidak lepas dari kinerja impresif Adre bersama Persibo Bojonegoro. Ia tampil reguler dan menjadi salah satu pilar penting di bawah mistar tim asal Jawa Timur tersebut.
Pada kompetisi Liga 3 2025/2026, Adre sudah bermain selama 955 menit dalam 11 pertandingan. Dari jumlah itu, ia mencatatkan tiga clean sheet dan hanya kebobolan 11 gol.
Catatan tersebut tergolong solid untuk kiper seusianya. Apalagi Persibo bukan tim dengan dominasi mutlak, sehingga Adre kerap diuji dalam tekanan.
Peluang Adre Arido bergabung ke Persebaya Surabaya dinilai cukup terbuka. Situasi kontrak dan kebutuhan tim menjadi faktor yang saling mendukung.
Adre masih terikat kontrak bersama Persibo Bojonegoro hingga 30 Juni 2026. Dengan kondisi itu, opsi peminjaman kembali bisa menjadi solusi paling realistis.
Persebaya Surabaya disebut hanya perlu mengganti biaya peminjaman yang sebelumnya dikeluarkan Persibo kepada Persija Jakarta. Skema ini memungkinkan semua pihak tetap diuntungkan.
Persija Jakarta sendiri diyakini tidak akan keberatan melepas Adre sementara waktu. Di tim utama, Persija masih mengandalkan Carlos Eduardo sebagai kiper utama dan Andritany Ardhiyasa sebagai pelapis.
Minimnya menit bermain di level Super League membuat opsi pinjaman dinilai penting bagi perkembangan Adre. Langkah itu juga sejalan dengan upaya menjaga kualitas kiper muda berusia 21 tahun tersebut.
Adre Arido pernah merasakan atmosfer pemusatan latihan Timnas Indonesia. Pengalaman itu menjadi modal mental penting jika ia harus bersaing di klub sebesar Persebaya Surabaya.
Jika benar bergabung, Adre berpeluang menggeser Andhika Ramadhani sebagai kiper kedua. Posisi kiper utama Persebaya Surabaya masih sulit digoyahkan dari tangan Ernando Ari.
Kesempatan bermain tetap terbuka saat Ernando absen karena panggilan timnas. Skenario ini membuat Persebaya Surabaya membutuhkan kiper pelapis yang siap tampil kapan saja.
Adre Arido Giovani lahir di Yogyakarta pada 13 Agustus 2004. Dengan tinggi badan 1,87 meter, ia memiliki postur ideal sebagai penjaga gawang modern.
Karier sepak bolanya dimulai dari akademi lokal seperti SSB Urakan, Jakarta Football School, dan SSB Bina Taruna. Ia juga terbiasa tampil di kompetisi usia muda seperti Liga Kompas Gramedia U14 dan Liga Topskor U16.
Pada periode 2020 hingga 2022, Adre mengikuti program Garuda Select angkatan ketiga dan keempat. Di sana, ia berlatih dan bertanding melawan akademi elite Inggris seperti Leeds United U-18 dan Manchester City U-18.
Kemampuannya mendapat pujian dari pelatih Inggris, terutama dalam hal refleks dan distribusi bola. Pengalaman internasional itu membentuk karakter bermainnya sejak usia remaja.
Adre resmi bergabung dengan Persija Jakarta pada Juni 2022. Ia mengawali perjalanan dari tim muda sebelum akhirnya masuk skuad utama.
Baca Juga: Jadwal Pekan 19 Super League 2025/2026! Persebaya Surabaya Tantang Dewa United di Gelora Bung Tomo
Meski belum mencatat debut reguler di Super League, Adre aktif bermain di Elite Pro Academy U-20. Ia juga mendapat banyak motivasi dari Andritany Ardhiyasa.
Pada September 2025, Adre dipinjamkan ke Persibo Bojonegoro untuk musim Liga Nusantara 2025/2026. Sejak itu, grafik permainannya terus menanjak.
Kini, profil Adre Arido semakin menarik karena berada di antara dua raksasa Liga Indonesia. Persija Jakarta sebagai klub asal dan Persebaya Surabaya sebagai peminat serius.
Masa depan kiper muda ini tinggal menunggu keputusan resmi. Apakah tetap menimba pengalaman atau naik level bersama tim besar Super League.