← Beranda
BREAKING NEWS! Kadek Raditya Dikabarkan Hengkang dari Persebaya Surabaya Menuju Persis Solo!
Moch. Rizky Pratama Putra• Rabu, 21 Januari 2026 | 03.17 WIB
Kadek Raditya dikabarkan didekati Persis Solo tak masuk skema Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Kadek Raditya dikabarkan hengkang dari Persebaya Surabaya dan segera menuju Persis Solo pada bursa transfer putaran kedua Super League 2025/2026.

Perpisahan ini menandai akhir perjalanan bek tengah asal Bali tersebut bersama Green Force setelah dua setengah musim membela Panji Surabaya.

Kabar hengkangnya Kadek Raditya mulai mencuat pada Sabtu (17/1/2026) dan langsung memantik reaksi luas di kalangan suporter Persebaya Surabaya.

Sang pemain disebut tidak masuk skema pelatih Bernardo Tavares untuk putaran kedua kompetisi musim ini.

Akun media fanbase Persebaya Surabaya , @emosijiwakucom, mengunggah pesan perpisahan yang cukup emosional atas kepergian sang bek.

“58 penampilan di liga bersama Persebaya, 4.444 menit bermain, satu gol ???? (via @transfermarkt.co.id) Terima kasih banyak bli @radityamaheswara,” tulis akun tersebut.

Kadek Raditya Maheswara merupakan bek tengah kelahiran Denpasar, 13 Juni 1999, yang kini berusia 26 tahun.

Dengan tinggi badan 1,78 meter dan kaki dominan kanan, Kadek dikenal sebagai pemain bertahan yang tenang dan disiplin membaca permainan.

Pemain berstatus Warga Negara Indonesia ini bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 1 Juli 2023 dan terakhir memperpanjang kontrak pada 11 Juni 2024.

Hingga kini, status kontraknya memang belum diumumkan berakhir secara resmi oleh klub.

Dalam catatan performa, Kadek Raditya sempat menjadi pilihan utama di lini belakang Persebaya Surabaya dalam dua musim awalnya.

Total 58 penampilan liga dengan durasi 4.444 menit dan satu gol menjadi bukti kontribusinya selama berseragam hijau.

Namun situasi berubah pada musim Super League 2025/2026, terutama di putaran pertama kompetisi.

Kadek hanya tampil dalam tiga pertandingan dengan total 88 menit bermain, sebuah penurunan drastis dibanding musim-musim sebelumnya.

Meski menit bermain terbatas, statistik individu Kadek tetap menunjukkan kualitasnya sebagai bek tengah. Akurasi umpan mencapai 90 persen, melakukan lima intersep, dua sapuan, tiga pemulihan bola, dan hanya satu pelanggaran.

Minimnya kesempatan bermain memperkuat indikasi Kadek tidak masuk dalam rencana utama Bernardo Tavares.

Keputusan ini membuat masa depannya bersama Persebaya Surabaya semakin abu-abu hingga akhirnya isu hengkang menguat.

Nilai pasar Kadek Raditya saat ini berada di angka Rp 2,61 miliar, angka yang cukup tinggi untuk pemain bertahan lokal.

Nilai tersebut mencerminkan pengalaman, usia produktif, dan konsistensi performanya di level tertinggi sepak bola nasional.

Dalam update terbaru, Kadek Raditya dikabarkan merapat ke Persis Solo pada Selasa (20/1/2026). Informasi ini pertama kali beredar luas melalui akun-akun pemantau transfer Liga Indonesia.

“Kadek Raditya Sedang Dikaitkan Dengan Persis Solo,” tulis akun @transferindonesialeague dalam unggahannya.

Isu tersebut langsung diperkuat oleh respons fanbase Persis Solo yang menyambut positif rumor kedatangan sang bek.

Akun @serdadumerahputih_1945 menuliskan optimisme terhadap langkah transfer ini.

“Persis Solo terus tambah kekuatan, setelah resmikan Yabes Roni kali ini akan datangkan Kadek Raditya eks Persebaya Surabaya. Sakjose,” tulis akun tersebut.

Persis Solo memang tengah bergerak aktif di bursa transfer untuk menyelamatkan musim mereka. Laskar Sambernyawa saat ini berada di zona degradasi dengan raihan 10 poin dari 17 pertandingan.

Dari total laga tersebut, Persis Solo hanya mencatat dua kemenangan, empat hasil imbang, dan 11 kekalahan. Mereka mencetak 20 gol dan sudah kebobolan 38 gol, catatan yang menegaskan rapuhnya lini pertahanan.

Kehadiran Kadek Raditya diharapkan mampu menambah stabilitas dan pengalaman di jantung pertahanan Persis Solo.

Dengan jam terbang tinggi bersama Persebaya Surabaya , Kadek dinilai bisa menjadi solusi instan untuk memperbaiki performa tim.

Bagi Kadek Raditya sendiri, kepindahan ini membuka peluang untuk kembali mendapatkan menit bermain reguler. Persis Solo bisa menjadi panggung pembuktian sekaligus titik balik kariernya di sisa musim kompetisi.

Jika transfer ini terealisasi, Persebaya Surabaya resmi kehilangan salah satu aset bertahannya di tengah musim. Sementara Persis Solo mendapatkan tambahan amunisi penting dalam perjuangan keluar dari zona merah.

Saga transfer Kadek Raditya menjadi salah satu cerita paling menarik di bursa Super League 2025/2026. Perpindahan ini bukan sekadar soal klub baru, tetapi juga tentang peluang, kepercayaan, dan harapan untuk bangkit.

EDITOR: Banu Adikara