← Beranda
Status Dime Dimov Tanpa Klub! Perombakan Skuad Persebaya Surabaya di Era Bernardo Tavares Makin Nyata
Moch. Rizky Pratama Putra• Sabtu, 17 Januari 2026 | 19.51 WIB
Dime Dimov hengkang dari Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Era baru Persebaya Surabaya di bawah komando Bernardo Tavares menunjukkan keputusan tegas soal perombakan skuad. Sejumlah pemain dilepas demi membentuk komposisi tim yang lebih sesuai kebutuhan pelatih.

Kabar dilepasnya beberapa pemain Persebaya Surabaya ramai diperbincangkan setelah diungkap akun fanbase @onlinepersebaya pada Kamis (15/1/2026).

Empat nama mencuat ke publik, terdiri dari pemain lokal hingga asing yang tak lagi masuk rencana Green Force.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Persebaya Lengkapi 11 Pemain Asing, 2 Legiun Jadi Tumbal di Era Bernardo Tavares

Dime Dimov

Nama Dime Dimov menjadi sorotan utama karena statusnya kini benar-benar tanpa klub. Bek asal Makedonia Utara itu resmi berpisah dan bahkan tercatat free agent di Transfermarkt sejak Jumat (16/1/2026).

“TERIMA KASIH. Dime Dimov resmi tak lagi berseragam Persebaya Surabaya untuk putaran kedua Super League 2025/26,” tulis @onlinepersebaya.

Unggahan itu juga menyertakan kalimat, “Datang diparuh musim, pergi juga diparuh musim.”

Dime Dimov didatangkan Persebaya Surabaya pada 5 Januari 2025 dengan nilai pasar mencapai Rp 6,08 miliar. Selama musim 2025/2026, ia mencatat 12 penampilan, mengoleksi satu kartu kuning, dan bermain selama 972 menit.

Kepergian Dimov diperkuat oleh pesan singkat sang pemain di media sosial. “Terimakasih untuk semuanya Persebaya,” tulis Dime Dimov sebagai penanda akhir kebersamaannya dengan Green Force.

Diego Mauricio

Selain Dimov, Persebaya Surabaya juga melepas striker asing Diego Mauricio. Penyerang asal Brasil itu disebut akan kembali melanjutkan karier di Liga India.

“TERIMA KASIH. Diego Mauricio hengkang dari Persebaya Surabaya dan dikabarkan akan kembali berkarir di Liga India. Obrigado, Diego,” tulis @onlinepersebaya. Kabar ini menutup kiprah singkat Diego di Surabaya.

Diego Mauricio bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 22 Agustus 2025. Striker berusia 34 tahun tersebut minim kontribusi karena hanya tampil tujuh kali dengan total 255 menit tanpa mencetak gol.

Sebelum berseragam Persebaya Surabaya, Diego Mauricio cukup lama bermain di Liga India sejak 2020. Ia sempat membela Odisha FC dan Mumbay City, sehingga rumor kembali ke India dinilai masuk akal.

Rizky Dwi

Dari sektor pemain lokal, Rizky Dwi Pangestu menjadi nama pertama yang resmi dilepas. Striker asal Banyuwangi itu kini melanjutkan karier bersama klub Liga 2 Championship, Garudayaksa FC.

Kepindahan Rizky Dwi Pangestu diumumkan langsung oleh klub barunya. “WELCOME RIZKY DWI, Striker asal Banyuwangi, Rizky Dwi Pangestu resmi bergabung dengan Garudayaksa FC pada musim ini,” tulis @garudayaksafc.official.

Garudayaksa FC menilai kehadiran Rizky menambah kedalaman lini depan mereka. “Kehadiran Rizky menambah opsi lini depan dan siap bersaing bersama skuad,” lanjut pernyataan resmi klub.

Rendy Oscario

Satu lagi pemain lokal yang hengkang dari Persebaya Surabaya adalah kiper Rendy Oscario. Penjaga gawang berusia 27 tahun itu disebut akan bergabung dengan Semen Padang.

“Welcome Back @rendysroyer at SPFC ????????⚫️,” tulis Semen Padang. Unggahan tersebut disambut dengan doa terbaik untuk karier Rendy Oscario.

Rendy Oscario bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 15 Juli 2025. Selama membela Green Force, ia belum sekalipun mendapatkan kesempatan tampil di pertandingan resmi.

Sebelum datang ke Surabaya, Rendy Oscario memiliki pengalaman membela beberapa klub Liga Indonesia. Ia pernah memperkuat Semen Padang, Madura United, dan Persita Tangerang.

Keputusan melepas Rendy Oscario mendapat respons positif dari suporter. Banyak yang berharap sang kiper mendapat menit bermain lebih banyak di klub barunya.

Serangkaian kepergian ini menegaskan arah baru Persebaya Surabaya di bawah Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal tersebut tampak tak ragu melakukan evaluasi menyeluruh demi menjaga daya saing tim.

Perombakan skuad ini juga membuka ruang bagi kedatangan pemain baru pada putaran kedua. Manajemen Persebaya Surabaya diyakini menyiapkan pengganti yang lebih sesuai dengan filosofi permainan Bernardo Tavares.

Status Dime Dimov tanpa klub menjadi penutup paling simbolis dari fase transisi Persebaya Surabaya.

Bursa transfer kali ini tak sekadar soal keluar-masuk pemain, tetapi cerminan keseriusan Green Force membangun ulang kekuatan tim.

EDITOR: Banu Adikara