Jawapos.com – Persija Jakarta menjadi salah satu kandidat juara Super League musim 2025/2026 mengingat kedalaman skuadnya, meski di laga terakhir putaran pertama kandas di tangan Persib Bandung (0-1) di Stadion GBLA, Minggu (11/1) sore.
Persija menyerah dari rival abadinya itu setelah Beckham Putra Nugraha mencetak satu-satunya gol di laga klasik tersebut. Kekalahan itu membuat Persija masih tertahan di peringkat ketiga dengan 35 poin, sementara Persib keluar sebagai juara paruh musim (38 poin).
Walau begitu, klub asal Jakarta itu masih memiliki kesempatan besar menjadi juara di akhir musim nanti. Macan Kemayoran setidaknya dihuni 31 pemain untuk mengarungi kompetisi musim 2025/2026 dengan juru taktik Mauricio Souza.
Mauricio Souza sendiri sebelumnya pernah berjasa membawa Madura United ke babak 4 besar Liga 1 musim 2023/2024.
Didukung dengan manajemen profesional yang mengedepankan performa tim, Macan Kemayoran hingga pekan ke-17 berhasil mempertahankan posisi 3 besar di klasemen sementara.
Hal ini menjadi momentum besar Rizky Ridho dkk mengingat terakhir kali juara adalah tahun 2018 ketika masih dibela oleh Marko Simic, Renan Silva, hingga Rohit Chand.
Rekap Performa Skuad
Hingga pekan ke-17 Super League musim 2025/2026, skuad asuhan Mauricio Souza setidaknya berhasil mengumpulkan 35 poin dari 11 kali menang, 2 imbang, dan 4 kekalahan.
Meski gagal mencuri poin di Bandung, Jordi Amat dkk tetap di posisi 3 besar, terpaut 3 poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Posisi ini juga yang membuat Macan Kemayoran setidaknya masih berstatus sebagai kandidat juara Super League bersama Borneo FC Samarinda, Persib Bandung, hingga Malut United.
Rekap Lini Depan
Lini depan Persija Jakarta sejatinya dihuni pemain tajam seperti Maxwell Souza, Allano, Bruno Tubarao, Ryo Matsumura, Witan Sulaeman, hingga Gustavo Almedia.
Hingga pertengahan musim 2025/2026, klub kebanggan The Jakmania itu setidaknya telah membobol gawang lawan sebanyak 32 kali.
Jika dibanding dengan klub-klub lain, Macan Kemayoran menempati posisi kedua sementara sebagai tim paling produktif di lini depan.
Hal ini dinilai merupakan hasil keberhasilan beberapa rekrutan anyar Persija di lini depan seperti Maxwell Souza, Allano, hingga Bruno Tubarao.
Rekap Lini Belakang
Lini belakang yang dihuni oleh Alan Cardoso dkk ini juga menjadi salah satu yang menarik untuk diulas dari Persija Jakarta.
Pasalnya, klub asal Jakarta itu tercatat hanya berhasil dibobol lawan sebanyak 14 kali hingga pekan ke-17 Super League musim 2025/2026.
Angka kebobolan ini yang membuat Rio Fahmi dkk menempati posisi ketiga sementara sebagai klub dengan jumlah kebobolan paling sedikit di musim 2025/2026, setara dengan Bhayangkara dan Persita.
Jika manajemen Persija berhasil mengevaluasi dan menambah pemain belakang berkualitas, bukan tidak mungkin tim lawan semakin sulit menembus pertahanan Rizky RIdho dkk.
Target Juara Masih Realistis
Mengingat kompetisi Super League masih berjalan satu putaran, secara matematis Macan Kemayoran masih dalam perebutan gelar juara.
Bukan tidak mungkin, jika Maxwell Souza dkk mampu mempertahankan performa maksimal, Persija mungkin bisa menjadi juara di musim 2025/2026.
Misi selanjutnya, Persija sendiri akan menghadapi Madura United di pekan ke-18 yang menjadi laga pembuka putaran kedua bagi kubu skuad asuhan Mauricio Souza.