← Beranda
Wasit Asal Bandung Pimpin Laga Persebaya vs Malut United! Ini Rekam Jejak Naufal Adya Fairuski
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 10 Januari 2026 | 14.31 WIB
Naufal Adya Fairuski (kanan) siap pimpin laga Persebaya Surabaya vs Malut United. (PSSI Jawa Barat)

JawaPos.com — Wasit asal Bandung kembali menjadi sorotan menjelang laga panas Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya menghadapi Malut United. Sosok yang dipercaya memimpin pertandingan tersebut adalah Naufal Adya Fairuski, wasit muda berlisensi FIFA yang namanya tengah naik daun di kancah sepak bola nasional.

Laga Persebaya Surabaya kontra Malut United akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1/2026), pada pekan ke-17 Super League 2025/2026.

Penunjukan Naufal sebagai wasit utama menambah daya tarik pertandingan karena reputasinya yang terus berkembang pesat.

Naufal Adya Fairuski dikenal sebagai wasit berlisensi FIFA termuda Indonesia saat ini. Prestasinya bahkan membuat Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengaku kagum dengan kualitas dan potensi yang dimilikinya.

Jajaran wasit Indonesia semakin harum di mata dunia setelah Naufal resmi masuk daftar wasit berlisensi FIFA. Ia mendapatkan lisensi FIFA untuk musim kompetisi 2025, sebuah pencapaian besar di usia yang masih sangat muda.

Wasit asal Jawa Barat ini mengikuti jejak para seniornya seperti Thoriq Alkatiri, Ryan Nanda Saputra, dan Yudi Nurcahya. Nama-nama tersebut lebih dulu dikenal sebagai wasit Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.

Karier Naufal sudah bersinar sejak usia belia saat bertugas di Elite Pro Academy. Pada 2018, ia terpilih sebagai wasit terbaik EPA ketika usianya baru menginjak 19 tahun.

Prestasi tersebut menjadi titik awal perjalanan kariernya di level profesional. Konsistensi dan keberanian mengambil keputusan membuatnya terus mendapatkan kepercayaan dari otoritas sepak bola nasional.

Naufal kemudian mencatat debut sebagai wasit Liga 1 pada musim 2022/2023. Saat itu, usianya baru 23 tahun dan langsung menyandang status sebagai wasit termuda yang memimpin pertandingan Liga 1.

Catatan tersebut menunjukkan percepatan karier yang jarang terjadi di dunia perwasitan. Hanya dalam dua musim sejak debut di Liga 1, Naufal berhasil mengantongi lisensi FIFA.

Langkahnya ke level internasional juga berlangsung mulus. Naufal menjalani debut internasional dengan memimpin laga Piala AFF U-23 2025.

Pertandingan pertama yang ia pimpin adalah duel Myanmar melawan Timor Leste di fase grup. Laga tersebut berakhir dramatis dengan skor imbang 4-4.

Baca Juga: Perburuan Belum Usai! Striker Lokal Tertarik Merapat, Persebaya Surabaya Masih Buka Opsi di Era Bernardo Tavares?

Tak berhenti di situ, Naufal kembali dipercaya memimpin laga perebutan juara ketiga Piala AFF U-23. Pertandingan antara Thailand melawan Filipina itu berakhir dengan kemenangan Thailand 3-1.

Kepercayaan tersebut menegaskan kualitas Naufal di mata federasi regional. Yoshimi Ogawa pun memberikan penilaian positif terhadap kinerja wasit muda tersebut.

"Dia adalah wasit yang bagus, dia adalah lulusan AFC Academy, dan dia adalah wasit dengan penampilan terbaik. Tentu dengan usianya yang baru 26 tahun dia punya masa depan bagus," kata Yoshimi Ogawa.

Ogawa berharap kesuksesan Naufal bisa menjadi inspirasi bagi wasit muda lainnya di Indonesia. Ia menilai Indonesia memiliki banyak potensi wasit muda yang layak menembus level FIFA.

"Bukan hanya Naufal, kita juga punya banyak wasit muda yang juga bisa menjadi sepertinya," katanya. Pernyataan tersebut mempertegas komitmen PSSI dalam regenerasi wasit nasional.

Pada laga Persebaya Surabaya melawan Malut United hari ini, Naufal akan didukung perangkat pertandingan berpengalaman. Zaenuddin bertugas sebagai Pengawas Pertandingan.

Samsul Bahuri dan Ruslan Waly dipercaya menjadi Asisten Wasit 1 dan Asisten Wasit 2. Sementara itu, posisi VAR diisi Choirudin dengan Sriyanto sebagai AVAR.

Muhammad Iqballuddin ditunjuk sebagai Cadangan Wasit dalam laga tersebut. Susunan ini diharapkan mampu mendukung jalannya pertandingan secara fair dan profesional.

Musim ini, Naufal telah memimpin sejumlah laga penting Super League. Catatan pertamanya terjadi pada 9 Agustus 2025 saat Dewa United Banten FC menghadapi Malut United FC.

Pada laga tersebut, Dewa United kalah 1-3 dengan total 20 pelanggaran, lima kartu kuning, dan tanpa kartu merah. Statistik tersebut mencerminkan kontrol pertandingan yang cukup tegas.

Pada 21 September 2025, Naufal memimpin duel Persijap Jepara melawan Persita. Pertandingan berakhir dengan skor 1-2 dan diwarnai 28 pelanggaran serta satu kartu merah.

Ia juga memimpin laga Borneo FC Samarinda kontra Persik Kediri pada 18 Oktober 2025. Laga itu berlangsung relatif kondusif dengan 13 pelanggaran dan tanpa kartu merah.

Menariknya, Naufal pernah memimpin laga Persebaya Surabaya melawan Persis Solo pada 2 November 2025. Persebaya Surabaya menang 2-1 dengan hanya satu kartu kuning yang dikeluarkan.

Baca Juga: Total Penonton Tembus 130 Ribu! Bernardo Tavares Minta Bonek All Out Dukung Persebaya Surabaya Lawan Malut United

Terakhir, ia bertugas pada laga PSM Makassar kontra Persebaya Surabaya pada 6 Desember 2025. Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1 dengan enam kartu kuning dan satu kartu merah.

Dengan rekam jejak tersebut, penunjukan Naufal memimpin laga Persebaya Surabaya vs Malut United dinilai tepat. Publik pun menantikan kepemimpinan wasit asal Bandung ini dalam laga krusial Super League.

 
EDITOR: Hendra