← Beranda
Hemat Budget tapi Berkelas! Bernardo Tavares Buka-bukaan Soal Transfer Bruno Paraiba dan Jefferson Silva ke Persebaya
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 9 Januari 2026 | 17.07 WIB
Dua pemain baru Persebaya Surabaya pilihan Bernardo Tavares datang karena kecocokan budget dan kondisi pemain. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Bernardo Tavares Bocorkan alasan rekrut Bruno Paraíba dan Jefferson Silva karena sesuai budget tim menjadi topik hangat di kalangan Bonek dalam beberapa hari terakhir. Kehadiran dua pemain asing anyar ini memunculkan rasa penasaran, terutama soal kesiapan bermain dan alasan manajemen memilih keduanya.

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares akhirnya angkat bicara soal rekrutan terbarunya itu di hadapan publik.

Ia menegaskan keputusan mendatangkan Bruno Paraíba dan Jefferson Silva bukan tanpa perhitungan matang, baik dari sisi teknis maupun finansial klub.

Dalam waktu dekat, dua pemain asal Brasil tersebut dipastikan belum akan langsung merumput bersama Green Force.

Tavares menyebut kondisi fisik dan adaptasi menjadi alasan utama mengapa keduanya masih harus menunggu kesempatan debut.

"Mereka baru tiba kemarin. Mereka masih jet lag dan belum bisa bermain di pertandingan ini. Kedua pemain ini belum pernah bermain di Indonesia sebelumnya, bahkan salah satu dari mereka belum pernah bermain di luar Brasil," ujar Tavares.

Kondisi tersebut membuat tim pelatih memilih bersikap realistis demi menjaga performa tim. Persebaya Surabaya tak ingin mengambil risiko dengan menurunkan pemain yang belum sepenuhnya siap secara fisik maupun mental.

Tavares juga menekankan pentingnya proses adaptasi terhadap gaya bermain Persebaya Surabaya yang menuntut intensitas tinggi.

Menurutnya, memahami ritme permainan dan membangun chemistry menjadi kunci agar kontribusi keduanya bisa maksimal.

Menurut pelatih asal Portugal itu, manajemen dan tim pelatih sepakat memberi waktu bagi Bruno dan Jefferson. Adaptasi tak hanya soal lapangan, tetapi juga kehidupan sehari-hari di Surabaya yang dinilai berpengaruh besar.

Selain aspek teknis, pengenalan lingkungan kota menjadi perhatian khusus tim. Persebaya Surabaya ingin kedua pemain merasa nyaman agar proses adaptasi berjalan lebih cepat dan alami.

Di balik perekrutan ini, Tavares secara terbuka membeberkan alasan utama yang melatarbelakangi pilihan klub. Faktor ketersediaan pemain di bursa transfer dan kesesuaian dengan anggaran menjadi penentu utama.

"Mereka datang karena berstatus bebas transfer atau bisa dilepas oleh klub sebelumnya,” ujarnya.

Selain itu, ini menyesuaikan dengan anggaran yang kita miliki. Persebaya sangat profesional dalam pengelolaan klub, terutama dalam ketepatan membayar gaji.”

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Persebaya Surabaya dalam menjaga stabilitas finansial. Klub tetap selektif dalam belanja pemain tanpa mengorbankan profesionalisme dan kesehatan keuangan.

Meski datang dengan label sesuai budget, kualitas Bruno Paraíba tak bisa dipandang sebelah mata. Gelandang tengah berusia 31 tahun itu memiliki pengalaman panjang di level profesional.

Bruno Paraíba memiliki nama lengkap Bruno Pereira de Albuquerque dan lahir di João Pessoa, Brasil. Dengan tinggi badan 1,89 meter, ia dikenal sebagai gelandang dengan postur ideal dan kemampuan duel yang kuat.

Sepanjang karier profesionalnya, Bruno mencatatkan 195 pertandingan di berbagai kompetisi. Ia juga mengoleksi 40 gol dan 12 assist, angka yang terbilang impresif untuk seorang gelandang tengah.

Total menit bermainnya mencapai 10.901 menit dengan catatan 36 kartu kuning dan dua kartu merah. Statistik tersebut menunjukkan peran vitalnya di lini tengah sekaligus karakter permainan yang agresif.

Bruno juga memiliki fleksibilitas posisi dengan kemampuan bermain sebagai penyerang tengah.

Nilai pasar pemain yang kini tercatat sekitar Rp3,04 miliar menegaskan statusnya sebagai pemain berpengalaman dengan harga terjangkau.

Sementara itu, Jefferson Silva hadir untuk memperkuat sektor kiri pertahanan Persebaya Surabaya. Bek kiri berusia 29 tahun itu memiliki rekam jejak konsisten sepanjang kariernya.

Jefferson Junio Antonio da Silva lahir di Jaraguá, Brasil, dan dikenal memiliki kaki kiri dominan. Postur setinggi 1,76 meter membuatnya lincah dalam bertahan maupun membantu serangan.

Catatan karier Jefferson mencakup 267 pertandingan profesional. Ia mengoleksi lima gol dan delapan assist dengan total menit bermain mencapai 19.462 menit.

Dalam hal disiplin, Jefferson mencatatkan 45 kartu kuning dan satu kartu merah. Statistik ini mencerminkan gaya bermain bertahan yang tegas namun relatif terkontrol.

Nilai pasar Jefferson saat ini berada di kisaran Rp4,35 miliar. Angka tersebut masih dianggap rasional dan sejalan dengan kebijakan anggaran Persebaya Surabaya.

Kehadiran Bruno Paraíba dan Jefferson Silva menegaskan strategi Persebaya Surabaya di musim ini. Klub memilih pemain berpengalaman yang siap memberi dampak tanpa membebani keuangan.

Dengan proses adaptasi yang terus berjalan, publik Surabaya kini menanti kontribusi nyata dua pemain Brasil tersebut.

Persebaya Surabaya berharap pilihan sesuai budget ini justru menjadi kunci kejutan positif di kompetisi mendatang.

EDITOR: Banu Adikara