← Beranda
Saling Sikut Persebaya Surabaya dan Arema FC! Berebut Bintang Brasil Rp 6,08 Miliar
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 1 Januari 2026 | 15.45 WIB
Victor Luiz jadi komoditas panas di Super League 2025-2026. (PSM Makassar)

JawaPos.com — Saling sikut Persebaya Surabaya dan Arema FC kembali memanaskan bursa transfer Super League 2025/2026. Kali ini, dua rival Jawa Timur itu dikabarkan berebut tanda tangan bintang Brasil milik PSM Makassar senilai Rp 6,08 miliar.

Nama yang dimaksud adalah Victor Luiz, bek kiri asal Brasil yang tampil impresif bersama PSM Makassar. Performa konsistennya membuat Persebaya Surabaya dan Arema FC sama-sama memasang radar serius.

Isu perebutan Victor Luiz mencuat setelah sejumlah akun sepak bola nasional ramai membicarakan pendekatan klub-klub Super League. Selain Persebaya Surabaya dan Arema FC, Persik Kediri juga disebut ikut mengintip peluang.

Kabar tersebut dibongkar oleh akun Instagram sepak bola Indonesia, @ngapakfootball. Akun itu menyebut Victor Luiz masuk dalam lis bidikan beberapa klub besar Tanah Air.

“Bek kiri PSM, Victor Luiz wangsitnya sedang didekati Arema FC, Persebaya dan Persik Kediri son. Di PSM musim ini, Victor Luiz sejauh ini sudah bermain 12x dengan mencetak 1 gol dan 4 assist son. Stay di PSM atau berlabuh ke klub lain? Markili,” tulis @ngapakfootball.

Dari ketiga peminat, Persik Kediri disebut memiliki peluang paling kecil untuk mengamankan jasa sang pemain. Faktor finansial dan daya tarik klub jadi kendala utama dibanding dua rival Jawa Timur itu.

Persebaya Surabaya dan Arema FC justru dinilai punya kartu truf kuat untuk menggoda Victor Luiz. Kedua klub memiliki sosok penting yang dekat secara personal dengan sang pemain.

Di kubu Persebaya Surabaya, ada Bernardo Tavares yang dikenal berjasa besar dalam karier Victor Luiz. Pelatih asal Portugal itu merupakan figur yang membawa Victor Luiz ke PSM Makassar.

Bernardo Tavares memberi kepercayaan penuh dan ruang berkembang hingga Victor Luiz menjelma jadi bek kiri utama. Hubungan profesional yang terbangun kuat ini berpotensi jadi senjata Persebaya Surabaya.

Sementara Arema FC mengandalkan Marcos Santos sebagai magnet pendekatan personal. Pelatih Singo Edan itu tercatat pernah satu klub dengan Victor Luiz di Brasil.

Akun fanbase Arema FC, @lionssfanss, mengunggah fakta Marcos Santos dan Victor Luiz sama-sama membela Londrina Esporte pada 2018. Meski detail waktunya belum sepenuhnya sinkron, kedekatan latar belakang tetap bernilai.

Data Transfermarkt menunjukkan Marcos Santos meninggalkan Londrina-PR sebelum Victor Luiz resmi bergabung pada Juli 2018. Keduanya disinyalir pernah beririsan sebelum Marcos Santos hengkang dari tim utama.

Situasi ini membuat duel Persebaya Surabaya dan Arema FC terasa semakin panas. Adu pendekatan personal bakal sama pentingnya dengan tawaran finansial.

Nilai pasar Victor Luiz sendiri ditaksir mencapai Rp 6,08 miliar. Angka tersebut sebanding dengan kontribusinya sebagai bek kiri modern yang rajin membantu serangan.

Bersama PSM Makassar musim ini, Victor Luiz sudah tampil 12 kali dengan torehan 1 gol dan 4 assist. Catatan itu mempertegas perannya sebagai motor serangan dari sisi kiri.

Secara statistik karier, Victor Luiz mencatatkan 56 laga bersama PSM Makassar dengan 1 gol dan 15 assist. Total menit bermainnya hampir menyentuh 4.800 menit dan masih terus bertambah.

Sebelumnya, ia juga malang melintang di sejumlah klub luar negeri seperti Santa Lucia FC, Valletta, hingga HJK Helsinki. Pengalaman lintas liga membuatnya cepat beradaptasi dengan gaya bermain berbeda.

Victor Luiz lahir di Belo Horizonte pada 5 Desember 1997 dan kini berusia 27 tahun. Postur 1,77 meter dengan kaki dominan kiri menjadikannya profil ideal bek sayap modern.

Saat ini Victor Luiz terikat kontrak dengan PSM Makassar hingga 31 Mei 2026. Kontrak tersebut bahkan baru diperpanjang pada 3 Juni 2025 lalu.

Situasi ini membuat PSM Makassar berada di posisi tawar kuat. Namun, godaan menit bermain, proyek tim, dan nilai kontrak baru bisa mengubah arah masa depan sang pemain.

Tomas Trucha sebagai pelatih PSM Makassar dituntut bergerak cepat menjaga stabilitas skuad. Pendekatan personal dan jaminan peran inti jadi kunci menahan Victor Luiz.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya dan Arema FC jelas tak ingin kalah langkah. Bursa transfer kali ini bukan sekadar soal pemain, tetapi juga gengsi dan kekuatan pengaruh.

Jika benar terjadi, transfer Victor Luiz bakal jadi salah satu saga terpanas Super League musim ini. Publik kini menanti, siapa yang paling lihai memenangkan saling sikut dua raksasa Jawa Timur ini.

EDITOR: Edi Yulianto