← Beranda
Masih Dilatih Uston Nawawi! Persebaya Siapkan Misi Tutup Tahun dengan Tumbangkan Persijap Jepara
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 26 Desember 2025 | 20.52 WIB
Uston Nawawi akan memimpin Persebaya Surabaya saat menjalani dua laga sisa kontra Borneo FC dan Bali United. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Masih dilatih Uston Nawawi, Persebaya Surabaya mengusung misi penting menutup tahun dengan kemenangan saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo. Duel lanjutan Super League 2025/2026 pada Minggu (28/12/2025) itu menjadi momentum krusial bagi Green Force untuk kembali menegaskan ambisi mereka di papan tengah klasemen.

Dalam proses menunggu datangnya pelatih kepala Bernardo Tavares tahun depan, Persebaya Surabaya tetap konsisten memanaskan mesin jelang laga kandang tersebut dengan intensitas latihan yang terus ditingkatkan di bawah komando asisten pelatih Uston Nawawi.

Meski berstatus lebih diunggulkan, Uston Nawawi menegaskan fokus dan kewaspadaan penuh tetap menjadi kunci utama yang harus dijaga seluruh pemain.

“Kondisi pemain semakin baik. Kami kembali bersiap menghadapi Persijap Jepara. Tidak ada alasan untuk lengah,” ujar Uston, Jumat (27/12/2025).

Baca Juga: Menguak Nasib Shin Sang-gyu di Persebaya Surabaya! Masih Jadi Bagian Penting Bernardo Tavares?

Pernyataan itu menegaskan sikap realistis sang pelatih caretaker yang tak ingin timnya terlena oleh situasi klasemen.

Uston menilai posisi di papan klasemen hanya gambaran sementara yang tidak bisa dijadikan patokan mutlak dalam pertandingan.

Ia mengingatkan hasil di atas lapangan sering kali berbicara berbeda, terutama saat menghadapi tim yang sedang berjuang keluar dari tekanan.

“Kami tidak akan meremehkan siapa pun. Sepak bola ditentukan di atas lapangan, bukan di atas kertas,” tegas mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut.

Kalimat itu menjadi pesan kuat bagi skuad Green Force agar tetap bermain disiplin sejak menit awal.

Baca Juga: Peluang Victor Luiz ke Persebaya Surabaya, Transfer Jawa Timur Makin Membara

Super League musim ini juga memberi banyak pelajaran penting terkait kejutan yang kerap terjadi di setiap pekannya.

Uston menyoroti bagaimana tim-tim papan bawah beberapa kali mampu menjungkalkan lawan yang secara materi dan peringkat lebih unggul.

“Momentum bermain di kandang harus benar-benar kami manfaatkan. Dalam beberapa pertandingan terakhir, kami belum meraih kemenangan maksimal. Ini kesempatan penting untuk bangkit,” tambahnya.

Dukungan penuh suporter diharapkan bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain.

Persebaya Surabaya saat ini menempati peringkat kedelapan klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan raihan 19 poin.

Posisi tersebut membuat setiap laga memiliki arti penting untuk menjaga peluang merangsek ke papan atas.

Sementara itu, Persijap Jepara datang ke Surabaya dengan status tim zona degradasi yang kini berada di peringkat ke-17.

Dengan koleksi 9 poin, tim tamu dipastikan tampil tanpa beban dan berusaha mencuri angka demi menjaga asa bertahan.

Situasi itulah yang membuat laga ini tak bisa dipandang sebelah mata oleh Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya dan Arema FC Saling Sikut! Berebut Anak Emas Bernardo Tavares Senilai Rp 6,08 Miliar!

Tim papan bawah sering kali tampil lebih berani karena tidak memiliki tekanan besar, sebuah kondisi yang bisa berbahaya jika lawan lengah.

Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo memberi keuntungan tersendiri bagi Persebaya Surabaya.

Atmosfer stadion yang selalu bergemuruh oleh dukungan Bonek kerap menjadi faktor pembeda dalam pertandingan-pertandingan penting.

Uston Nawawi berharap para pemain mampu memaksimalkan energi positif dari tribun untuk tampil agresif namun tetap terkontrol.

Konsistensi permainan sejak awal hingga akhir laga menjadi perhatian utama agar target tiga poin bisa tercapai.

Baca Juga: Nggak Jadi ke Persebaya Surabaya! Rodrigo Bassani Malah Ditawarkan Main di Tim K League 1

Menutup tahun dengan kemenangan juga memiliki makna psikologis besar bagi tim. Hasil positif akan menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan diri sekaligus memperkuat fondasi menuju paruh musim berikutnya.

Bagi Persebaya Surabaya, laga kontra Persijap bukan sekadar soal tiga poin, melainkan pembuktian karakter dan mental bertanding.

Di bawah arahan Uston Nawawi, Green Force bertekad menuntaskan tahun dengan senyum kemenangan di hadapan pendukung setianya.

EDITOR: Edi Yulianto