← Beranda
Menguak Proyek Jangka Panjang Persebaya Surabaya! Bernardo Tavares Jadi Harapan Juara Sebelum 100 Tahun
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 24 Desember 2025 | 23.10 WIB
TERBAIK: Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares diangkat ramai-ramai oleh pemain dan ofisial setelah PSM Makassar memastikan gelar juara di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (31/3).

JawaPos.com — Menguak proyek jangka panjang Persebaya Surabaya bersama Bernardo Tavares yang kini jadi harapan meraih gelar juara sebelum 100 tahun menjadi penanda babak baru Green Force menatap masa depan. Penunjukan pelatih asal Portugal ini menegaskan arah serius Persebaya Surabaya menuju prestasi berkelanjutan, bukan sekadar sukses sesaat.

Persebaya Surabaya resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala untuk Super League 2025/2026.

Keputusan ini mengakhiri masa transisi pasca kepergian Eduardo Pérez sekaligus menata ulang fondasi tim secara lebih terencana.

Pergantian pelatih kali ini bukan hanya soal nama baru di pinggir lapangan. Manajemen ingin membangun kesinambungan proyek jangka panjang yang selaras dengan karakter dan sejarah klub kebanggaan Kota Pahlawan.

Bernardo Tavares dipilih karena pendekatan sepak bola modern yang ia bawa sepanjang kariernya. Disiplin taktik, organisasi permainan, serta manajemen ruang ganti menjadi ciri kuat yang dibutuhkan Persebaya Surabaya saat ini.

Pelatih berusia 45 tahun tersebut juga memiliki rekam jejak kuat di sepak bola Indonesia. Bersama PSM Makassar, Bernardo membuktikan filosofi kolektif mampu melahirkan tim solid tanpa ketergantungan pada gemerlap bintang.

Pengalaman itu dinilai relevan dengan kondisi Persebaya Surabaya yang tengah mencari identitas permainan konsisten. Klub ingin stabil secara performa sebelum melangkah lebih jauh ke target juara.

Kepastian bergabungnya Bernardo Tavares diumumkan melalui akun media sosial resmi klub.

Persebaya Surabaya juga menegaskan sang pelatih datang bersama seorang asisten, sambil tetap mempertahankan struktur kepelatihan yang ada.

“Coach Bernardo Tavares is Green. Dia akan tiba di Surabaya dengan membawa seorang asisten. Seluruh tim kepelatihan yang ada saat ini juga akan terus men-support Coach Tavares di Persebaya,” tulis akun @officialpersebaya, Selasa (23/12/2025) dini hari.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal pilihan jalur kesinambungan ketimbang revolusi mendadak. Kolaborasi antarelemen tim dipandang sebagai kunci sukses transisi menuju era baru.

Persebaya Surabaya juga merilis video perkenalan Bernardo Tavares kepada publik. Dalam video tersebut, pelatih asal Portugal itu menyampaikan pesan langsung dengan nada antusias.

Baca Juga: KOI Tepis Intimidasi Atlet Kickboxing Indonesia di SEA Games 2025, Beberkan Kronologi saat di Thailand

“Halo Indonesia. Surabaya, saya datang. Terima kasih atas profesionalisme manajemen Persebaya. Terima kasih atas kesabaran dan respek terhadap kondisi dan situasi saya. Sekarang saya bisa memastikan bahwa saya akan segera berada di Surabaya,” ujar Bernardo.

Ucapan itu menggambarkan keseriusan Bernardo memulai proyek barunya di Surabaya. Ia melihat Persebaya Surabaya sebagai tantangan jangka panjang, bukan sekadar tempat singgah.

Bagi Bonek dan Bonita, kehadiran Bernardo Tavares memunculkan harapan segar. Persebaya Surabaya dikenal memiliki tekanan publik besar yang menuntut pelatih bermental kuat.

Bernardo dinilai memiliki bekal menghadapi atmosfer tersebut. Pengalamannya bekerja di lingkungan kompetitif Indonesia menjadi modal penting mengelola ekspektasi publik Surabaya.

Secara statistik, kontribusi Bernardo Tavares di Liga Indonesia terbilang solid. Bersama PSM Makassar, ia mencatat 129 pertandingan dengan 55 kemenangan, 44 imbang, dan 30 kekalahan.

Tim asuhannya mencetak 191 gol dan kebobolan 136 gol. Total 209 poin berhasil diraih dengan rata-rata 1,62 poin per pertandingan.

Manajemen Persebaya Surabaya menegaskan Super League 2025/2026 menjadi fase awal proyek jangka panjang. Fokus utama diarahkan pada pembentukan identitas permainan dan penguatan mental bertanding.

Pendekatan bertahap dipilih agar tim tumbuh secara natural. Konsistensi performa dianggap fondasi utama sebelum berbicara soal gelar juara.

Proyek ini juga terhubung dengan janji besar menuju usia satu abad Persebaya Surabaya. Presiden Klub Azrul Ananda pernah menyampaikan ambisi meraih gelar juara Liga Indonesia sebelum usia 100 tahun.

Janji tersebut diucapkan saat ulang tahun ke-94 Persebaya Surabaya pada Juni 2021. Di tengah pandemi, manajemen memilih jalur realistis sambil menyiapkan rencana jangka panjang.

Azrul menekankan pentingnya membangun klub modern, profesional, dan mandiri. “Saya ingin klub ini jadi entitas yang mandiri secara finansial dan profesional,” tegasnya kala itu.

Meski menyinggung IPO dan kemandirian finansial, ambisi utama tetap gelar juara. “Saya sangat optimistis Persebaya bisa juara sebelum usia 100 tahun,” ujar Azrul sambil menyinggung faktor X penentu.

Kini, harapan itu kembali menyala bersama Bernardo Tavares. Persebaya Surabaya menatap masa depan dengan optimisme baru, menunggu pembuktian nyata di atas lapangan hijau.

Baca Juga: KOI Tepis Intimidasi Atlet Kickboxing Indonesia di SEA Games 2025, Beberkan Kronologi saat di Thailand

EDITOR: Hendra