← Beranda
Kaleidoskop 2025: Rizky Ridho, Puskas Award, dan Golnya yang Bikin Indonesia Mendunia
Dimas Ramadhan Wicaksana• Rabu, 24 Desember 2025 | 16.00 WIB
Rizky Ridho selangkah lagi bisa jadi pemenang Puskas Award 2025. (Persija Jakarta)
 

JawaPos.com - Rizky Ridho Ramadhani menghebohkan jagat sepak bola nasional dan internasional setelah golnya masuk dalam nominasi Puskas Award 2025. Kapten Persija Jakarta itu pun membuat nama Indonesia kembali dunia.

Rizky Ridho mendadak ramai dibicarakan menjelang akhir tahun. Tepatnya pada 14 November 2025, di mana namanya masuk dalam salah satu nominasi Puskas Award 2025 yang diumumkan oleh FIFA.

Gol bek Timnas Indonesia itu tercipta saat dia memperkuat Persija Jakarta di Liga 1 Indonesia 2024/2025, tepatnya pada 9 Maret di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Ridho menjadi satu-satunya pencetak gol Persija ketika kalah 1-3 dari Arema FC.

Rizky Ridho kaget bukan main. Dia sempat tak percaya karena menerima kabar itu dari keluarga, bukan klub maupun agennya. Waktunya pun tidak diduga-duga karena saat itu masih pagi buta.

“Jujur awalnya (menerima kabar) itu subuh. Saya bangun buat ibadah, terus dikirim pesan dari orang tua. Ada satu berita tentang saya masuk nomine Puskas. Saya kira awalnya hoaks atau apapun itu,” kata Ridho dalam wawancara dengan FIFA sambil tertawa kecil.

Malah, Ridho sempat membantahnya dan kembali tidur. Namun, saat dirinya bangun, dunia sudah riuh dan pada saat itu lah dia sadar bahwa apa yang diterimanya saat subuh benar-benar terjadi.

“Ternyata itu benar. Beritanya sudah ramai di mana-mana. Saya kaget dan bersyukur. Saya tidak menyangka kalau gol saya (dampaknya) bakal sejauh ini (mendunia),” tambah Ridho.

Rasa syukur dan bahagia pun tak lupa diucapkan Ridho. Dia juga mengatakan bahwa keluarga adalah bagian penting dalam kariernya. Di matanya, kekuatan keluarga adalah fondasi mental pemain.

“Keluarga sangat senang dan selalu mendoakan yang terbaik. Teman-teman dan pelatih juga memberi selamat, memotivasi saya. Semua berharap saya bisa menang, tapi saya sendiri hanya bersyukur bisa ada di nomine ini," jelas dia.

Proses gol Rizky Ridho itu memang luar biasa. Awalnya dia melakukan overlapping dan menerima umpan dari Ryo Matsumura di sayap kiri. Dengan pemikiran cepatnya, ia kemudian langsung melepaskan tembakan dari tengah lapangan.

Sepakan jarak jauh Rizky Ridho sangat tak diduga-duga. Termasuk oleh penjaga gawang Arema FC, Lucas Frigeri, yang berdiri terlalu jauh dari mulut gawang. Bola tendangan Ridho pun melewati dirinya dan masuk ke gawang Arema FC.

Gol itu kemudian terasa lebih emosional karena keadaan Persija saat itu sangat tertekan. Macan Kemayoran bermain dengan 9 pemain akibat ada dua kartu merah yang diterima di pertandingan.

“Saat itu saya melakukan intersep dan berniat maju ke depan karena kami kalah jumlah,” ujarnya menceritakan proses gol mendunia tersebut.

“Sebenarnya saya ingin menggiring lebih jauh, tetapi saya kurang percaya diri. Jadi ketika melihat kiper maju, saya memosisikan badan agar tendangan saya bisa tepat. Saya tidak tahu itu gol atau bukan sampai teman-teman di bangku cadangan berteriak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rizky Ridho mengaku senang golnya bisa masuk nominasi Puskas Award 2025. Apalagi dia bersaing dengan sepuluh pemain lain yang juga masuk nominasi, termasuk Lamine Yamal (Barcelona) dan Declan Rice (Arsenal).

Selain itu, ada juga Alerrandro Souza (Vitoria vs Cruizeiro), Alessandro Deiola (Cagliari vs Venezia), Pedro De La Vega (Cruz Azul vs Seatle Sounders), dan Santiago Montiel (Independiente vs Independiente Rivadevia). Kemudian Amr Nasser (Al Ahly vs Pharco), Carlos Orrantia (Queretaro vs Atlas), Lucas Ribeiro (Mamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund), serta Kevin Rodrigues (Kasimpasa vs Rizespor).

“Saya sangat bersyukur bisa berada di antara pemain-pemain top dunia. Sulit untuk diungkapkan. Saya sangat senang. Saya sering melihat [aksi] pemain-pemain top Eropa untuk menambah ilmu agar ke depannya saya bisa menjadi lebih baik,” katanya.

Proses pemilihan Puskas Award 2025 pun dilakukan dengan dua cara. Yakni voting oleh masyarakat dunia melalui laman resmi FIFA dan juga penilaian oleh para dewan juri.

Pemberian dukungan dibuka selama kurang lebih satu bulan. Pengumuman pun dilakukan oleh FIFA dalam malam penghargaan The Best FIFA Football Award 2025, Rabu (17/12) dini hari WIB.

Hasilnya, pesepak bola Argentina, Santiago Montiel resmi menjadi pemenang Puskas Award 2025. Ia jadi orang Argentina kedua berturut-turut yang meraih penghargaan gol terbaik tahunan tersebut.

Sebelumnya ada Alejandro Garnacho yang memenangkan Puskas Award 2024. Gol Montiel ditetapkan sebagai yang terbaik karena dia melakukannya lewat salto spektakuler untuk Independiente saat menghadapi Independiente Rivadavia pada 11 Mei 2025.

Gol salto itu dilakukan oleh Montiel dengan kaki kiri dari luar kotak penalti dan laga Liga Profesional de Fútbol Argentina. Dia pun dapat total nilai 21 poin hasil 8 poin dari voting fans dan 13 poin dari panel FIFA.

Perolehan Montiel lebih baik dari Lamine Yamal dan Rice yang sama-sama punya 17 poin. Sementara Rizky Ridho gagal jadi pemenang. Tak diketahui besaran skor yang diterima oleh bek Persija Jakarta selama pengumpulan suara.

Terlepas dari itu, Rizky Ridho sudah menerimanya dengan lapang dada. Golnya pun sebenarnya sudah membuat Indonesia mendunia dari cara yang luar biasa dan bahkan jadi sejarah baru sepak bola nasional.

EDITOR: Edi Yulianto