← Beranda
Yance Sayuri Dukung Penuh Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya! Bonek Rayu Bergabung Bintang Malut United
Moch. Rizky Pratama Putra• Selasa, 23 Desember 2025 | 20.22 WIB
Pemain Persebaya Surabaya, Alfan Suaib (kiri) melewati hadangan pemain Malut United, Yance Sayuri, pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta (16/8)

JawaPos.com — Yance Sayuri mendadak menjadi pusat perhatian usai memberi dukungan terbuka kepada Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya. Dukungan sederhana itu justru memantik harapan besar dari Bonek agar sang pemain ikut merapat ke Surabaya.

Komentar bintang Malut United itu muncul di unggahan resmi Persebaya Surabaya saat memperkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih anyar. Ia menulis singkat namun penuh makna, “Sukses di club barunya coach.”

Kalimat pendek dari pemain Timnas Indonesia itu langsung disambut riuh warganet. Banyak Bonek menilai dukungan tersebut sebagai sinyal kedekatan emosional antara Yance dan sang pelatih.

Permintaan agar Yance Sayuri ikut bergabung pun mengalir deras di kolom komentar. “datanglah ke persebaya musim depan,” tulis salah satu Bonek.

Akun lain tak kalah antusias mengajak sang winger hijrah ke Kota Pahlawan. “Kaka gak mau ikutan juga ke Surabaya ? Yuuuk bisa yuk kak,” tulis salah satu Bonek.

Ajakan serupa datang dari salah satu akun Bonek yang menulis, “Ayo idola gabung persebaya.” Antusiasme itu menunjukkan besarnya ekspektasi publik terhadap potensi duet Tavares dan Yance.

Nama Bernardo Tavares sendiri resmi diumumkan Persebaya Surabaya pada Selasa (23/12/2025) dini hari. Pengumuman dilakukan melalui akun Instagram resmi klub dengan konsep yang cukup dramatis.

Persebaya Surabaya menyebut Bernardo Tavares sebagai sosok yang dinanti setelah berpisah dari PSM Makassar. Ia datang membawa reputasi kuat dari pengalamannya di level domestik dan Asia Tenggara.

Dalam pernyataannya, Bernardo Tavares menyampaikan rasa terima kasih kepada manajemen dan suporter Persebaya Surabaya. Ia juga memastikan segera bertolak menuju Surabaya.

“Surabaya, aku datang,” tulis Bernardo membuka pesannya dengan penuh optimisme. Ia melanjutkan, “Terima kasih atas profesionalisme manajemen Persebaya.”

Ucapan itu disusul apresiasi atas kesabaran yang diberikan selama proses negosiasi berlangsung. “Terima kasih atas kesabaran dan respek terhadap kondisi dan situasiku,” lanjutnya.

Bernardo kemudian memastikan komitmennya untuk segera memulai petualangan baru. “Tapi sekarang aku bisa memastikan bahwa aku akan segera berada di Surabaya,” tulisnya.

Baca Juga: Super League Naik Kelas, PSSI Bakal Sering Tugaskan Wasit Asing

Persebaya Surabaya juga menegaskan status resmi sang pelatih dalam unggahan tersebut. “Coach Bernardo Tavares is Green,” tulis akun resmi klub.

Ia akan datang bersama seorang asisten kepercayaannya. Seluruh tim kepelatihan yang sudah ada tetap mendampingi dan mensupport Coach Tavares di Persebaya Surabaya.

Reaksi Bonek dan Bonita pun beragam setelah pengumuman itu. Sebagian besar menyambut optimistis, sebagian lain mengkritisi cara perkenalan yang dinilai penuh gimmick.

“Pilihan bagus @officialpersebaya , sukses coach @bernardotavares80,” tulis salah satu Bonek. Komentar itu mewakili kelompok suporter yang percaya pada kapasitas Bernardo.

Ada pula yang memuji strategi komunikasi manajemen klub. “Management ok dan strategi admin akun official juga oke dengan gimmick2 nya,” tulis salah satu Bonek.

Nada optimistis juga datang dari komentar lain. “Congrats rek oleh pelatih apik,” tulis akun suporter tim lain.

Sebagian Bonek memilih bersikap santai dan berharap proses berjalan mulus. “Wong yo kari ngumumno ngene ae atek drama nngunu sek. Bismmilah,” tulis salah satu suporter tim lain.

Optimisme tinggi terlihat dari komentar yang menargetkan papan atas klasemen. “Ngeri joll , keatas lagi kita acak acak klasemen atas,” kata salah satu Bonek.

Di tengah euforia itu, nama Yance Sayuri ikut terseret sebagai figur yang diharapkan hadir. Hubungan profesionalnya dengan Bernardo di PSM Makassar menjadi alasan utama.

Selama di PSM Makassar, Yance Sayuri berkembang pesat di bawah asuhan Bernardo Tavares. Keduanya dikenal memiliki chemistry kuat di lapangan.

Bonek membayangkan kolaborasi itu terulang bersama Persebaya Surabaya. Harapan tersebut muncul meski belum ada sinyal resmi dari manajemen klub.

Kedatangan Bernardo ke Persebaya Surabaya sebenarnya sudah tercium sejak November 2025. Isu itu mencuat setelah Edu Perez dipecat dari kursi pelatih.

Nama Bernardo Tavares langsung menguat sebagai kandidat utama. Rekam jejaknya bersama PSM menjadi pertimbangan penting Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Bernardo Tavares Kembali! Isyarat Portugal Menguat, Persebaya Surabaya Siap Umumkan Pelatih Baru

Sebelum menerima pinangan Persebaya Surabaya, Bernardo lebih dulu berpisah dengan PSM Makassar. Perpisahan itu dipicu persoalan gaji yang terus berulang.

Masalah finansial membuat Bernardo memilih tak melanjutkan kontrak. Keputusan itu mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Juku Eja.

Selama menangani PSM Makassar, Bernardo mencatatkan prestasi gemilang. Ia membawa klub menjadi finalis AFC Cup Zona ASEAN 2022/2023.

Tak berhenti di situ, PSM juga melaju hingga semifinal ASEAN Cup 2024/2025. Capaian itu mengukuhkan reputasi Bernardo di level regional.

Secara keseluruhan, Bernardo Tavares memimpin PSM Makassar dalam 129 pertandingan. Angka tersebut mencerminkan konsistensi dan kepercayaan klub kepadanya.

Kini, tantangan baru menanti di Persebaya Surabaya. Ekspektasi tinggi langsung melekat sejak hari pertama pengumuman.

Dukungan Yance Sayuri memberi warna tersendiri dalam cerita kedatangan Bernardo. Bagi Bonek, dukungan itu terasa seperti undangan tak langsung.

Apakah Yance Sayuri akan benar-benar menyusul ke Surabaya masih menjadi tanda tanya. Namun satu hal pasti, euforia hijau kembali menyala di Kota Pahlawan.

EDITOR: Hendra