← Beranda
Eksodus Persela Lamongan Makin Parah, Giliran Mario Londok Tinggalkan Laskar Joko Tingkir
Andre Rizal HanafiMinggu, 14 Desember 2025 | 15.57 WIB
Mario Londok dikabarkan tinggalkan Persela Lamongan. (Dok. Persela)

JawaPos.com - Kabar eksodus besar-besaran di tubuh Persela Lamongan kembali berlanjut.

Setelah sejumlah nama lebih dulu akan berpindah ke klub lain, kini giliran kiper andalan Laskar Joko Tingkir, Mario Londok, yang dikabarkan akan hengkang.

Isyarat perpisahan itu mencuat setelah Mario terlihat berpamitan bersama beberapa pemain Persela lainnya, Sabtu (13/12/2025) siang.

Belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persela maupun sang pemain terkait klub tujuan berikutnya.

Namun, kepergian Mario semakin menguatkan dugaan bahwa gelombang eksodus pemain dari Persela belum akan berhenti dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Wawan Febriyanto dan Ocvian Chanigio telah lebih dulu pindah ke PSIS Semarang. Nama-nama lain seperti Alberto “Beto” Goncalves, Dutra, dan Esteban Vizcarra juga santer dikabarkan akan menyusul ke klub yang sama.

Selain itu, winger Osvaldo Hay disebut-sebut tengah menuju Persijap Jepara.

Situasi ini membuat Persela berada dalam fase yang sangat sulit, terutama jelang menghadapi putaran kedua Championship.

Mario Londok pun menjadi salah satu aset penting yang kepergiannya tentu akan meninggalkan lubang di sektor penjaga gawang.

Hingga kini belum diketahui apakah Mario akan mengikuti “bedol deso” Fariz Julinar dengan bergabung ke PSIS Semarang atau justru memilih mencari tantangan baru di klub lain.

Yang jelas, momen pamitan pada akhir pekan lalu menjadi sinyal kuat bahwa kebersamaan Mario dengan Persela Lamongan mendekati akhir.

Mario Fabiyo Londok, nama lengkap sang kiper, lahir di Kotamobagu, Sulawesi Utara, pada 14 November 1997.

Dengan tinggi badan 1,8 meter, ia dikenal sebagai penjaga gawang yang cukup tenang dan punya refleks baik.

Musim ini, Mario tampil dalam 11 pertandingan bersama Persela dan menjadi pilihan utama di bawah mistar.

Perjalanan karier Mario terbilang panjang dan berliku. Ia memulai karier profesionalnya bersama Celebest FC pada 2016 dengan dua kali penampilan.

Setahun berselang, ia memperkuat Martapura FC dan kembali mencatat dua laga. Pada 2018, Mario tampil enam kali bersama Persidago Gorontalo, lalu memperkuat Persipura Jayapura pada periode 2019–2022 dengan total tujuh penampilan.

Pada 2023, Mario sempat bergabung dengan Persib Bandung dan Barito Putera, meski tidak mencatatkan menit bermain.

Titik balik kariernya terjadi saat dipinjamkan ke PSBS Biak pada musim 2023/2024. Di sana, ia tampil 12 kali, membawa PSBS menjuarai Liga 2, sekaligus masuk dalam Team of the Season Liga 2 musim 2023/2024.

Tahun 2025, Mario sempat membela Persiraja Banda Aceh dengan tiga penampilan sebelum akhirnya berlabuh ke Persela Lamongan. Kini, masa depannya kembali menjadi tanda tanya, seiring mundurnya CEO Persela Fariz Julinar yang membuat keadaan Laskar Joko Tingkir menjadi sulit.

EDITOR: Edi Yulianto