← Beranda
Mantan Asisten Shin Tae-yong Aman di Persebaya Surabaya! Sulap Stamina Green Force Tahan Banting
Moch. Rizky Pratama Putra• Minggu, 23 November 2025 | 21.18 WIB
Shin Sang-gyu jadi salah satu staf pelatih Persebaya Surabaya yang aman dari kritik Bonek. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com—Mantan asisten Shin Tae-yong, Shin Sang-gyu, menjadi sosok paling aman di tengah tekanan yang melanda Persebaya Surabaya. Dia justru banjir pujian setelah dinilai mampu menyulap stamina para pemain Green Force menjadi lebih tahan banting.

Kontras ini mencuat ketika performa Persebaya Surabaya tengah disorot tajam karena inkonsisten di Super League 2025/2026. Eduardo Perez menerima kritik beruntun karena rentetan hasil yang jauh dari ekspektasi Bonek yang akhirnya dipecat dari kursi pelatih.

Persebaya Surabaya hanya meraih satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir. Kekalahan paling mencolok terjadi di SUGBT saat Green Force tumbang 1-3 dari Persija Jakarta.

Hasil itu membuat Persebaya Surabaya tertinggal 15 poin dari Borneo FC yang memimpin klasemen sementara. Suporter pun makin lantang menuntut perbaikan, baik dari segi permainan maupun keputusan pelatih.

Eduardo Perez mendapat sorotan tambahan karena jarang memberi kesempatan bermain bagi Diego Mauricio. Banyak pendukung mempertanyakan alasan sang pelatih kepala tak kunjung memberi menit yang cukup bagi striker asal Brasil tersebut.

Di tengah kritik ke Eduardo, nama Shin Sang-gyu justru naik ke permukaan sebagai sosok yang paling diapresiasi. Respons positif itu tampak jelas dari komentar-komentar di unggahan fans base @emosijiwakucom.

Baca Juga: Bali United Waspadai Manuver Persis Solo

“Yaopo ceritane iki pelatih fisik+pelatih kiper gacor tapi malah pelatih kepala awur-awuran,” tulis salah satu suporter.

Kalimat tersebut mewakili kekecewaan publik sekaligus sanjungan untuk dua staf yang dianggap bekerja paling rapi.

“Sing harus bertahan pelatih fisik ambek kiper tok liyane wes out kabeh ae,” komentar salah satu suporter.

Sentimen ini menunjukkan kuatnya kepercayaan Bonek terhadap kualitas latihan fisik yang diterapkan. Tak sedikit pula yang menilai reputasi Shin Sang-gyu sudah terbukti sejak membantu Shin Tae-yong di Timnas U-23.

“Aset mahal iki... terbukti nggarai fisike pemain timnas giras pas mungsuh Korea nang perempat final Piala Asia U23,” tulis suporter lainnya.

Pujiannya tak berhenti di situ karena beberapa pendukung menilai tim tetap tampil konsisten secara intensitas.

“Klo ini patut dipertahankan.. ping piro kartu merah pemain e.. maen e masih konsisten,” tulis salah satu suporter.

Pelatih kiper Felipe juga ikut mendapat apresiasi dari para pendukung.

“Pelatih fisik sudah oke dan pelatih kiper @felipegkcoach sudah oke saya patut apresiasi,” tulis suporter lainnya.

Namun ada pula komentar yang menyoroti ketimpangan antara fisik dan strategi permainan.

“Emane fisik oke, strategi goder,” tulis salah satu suporter.

“Fisik gacor tapi tidak diimbangi taktik/strategi ya percuma,” ujar suporter lainnya.

Dukungan terhadap Shin Sang-gyu bahkan berubah menjadi desakan agar Persebaya Surabaya mempertahankannya dalam jangka panjang.

“Pelatih fisik pelatih kiper wajib perpanjang jangka panjang,” tulis salah satu suporter.

Apresiasi setinggi ini membuat posisi Shin Sang-gyu jauh lebih aman dibanding pelatih kepala. Banyak yang menilai dia bekerja efektif menjaga kondisi fisik skuad tetap solid di tengah tren hasil yang tidak stabil.

Shin Sang-gyu memang memiliki rekam jejak prestisius sebagai pelatih fisik. Dia merupakan lulusan Seoul National University dan Loughborough University yang dikenal sebagai kampus olahraga terbaik dunia.

Sertifikasinya pun mentereng dengan lisensi konselor psikologi olahraga, kelulusan kursus physical performance FA Inggris, serta sertifikasi resmi pelatih fisik profesional FIFA.

Kualifikasi tersebut menjadi modal kuat dalam membangun program latihan yang terstruktur dan modern. Metode latihan yang diterapkan terlihat dari daya tahan pemain Persebaya Surabaya yang jarang kedodoran sepanjang laga. Intensitas fisik tetap terjaga meski performa tim secara taktik masih naik turun.

Bagi sebagian Bonek, inilah fondasi yang harus dipertahankan agar Persebaya Surabaya lebih mudah bangkit. Energi positif dari sektor fisik dianggap bisa menjadi pondasi yang menopang perbaikan strategi permainan.

Pujian terhadap Shin Sang-gyu pada akhirnya menjadi bentuk kepercayaan publik Persebaya Surabaya masih memiliki unsur kuat untuk diperjuangkan. Ketika kritik mengarah ke berbagai lini, dia justru menjadi figur yang dianggap bekerja paling konkret.

Perjalanan Persebaya Surabaya di sisa putaran pertama pun ditunggu sebagai momen pembuktian berikutnya. Para pendukung berharap peningkatan fisik ini dapat bersinergi dengan perbaikan performa taktik di lapangan.

Dengan stamina yang semakin tahan banting, para pemain Green Force dinilai memiliki modal besar untuk bangkit. Konsistensi fisik menjadi kunci agar Persebaya Surabaya tidak semakin tertinggal dari papan atas.

Di tengah tekanan besar, kontribusi pelatih fisik sering kali menjadi pembeda ritme performa tim. Dan peran itulah yang kini membuat Shin Sang-gyu menjadi salah satu sosok paling aman di tubuh Persebaya Surabaya.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah