Widodo menambahkan, hari ini pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan aparat keamanan terkait laga Persik melawan Persebaya. Rakor tersebut digelar untuk memastikan pertandingan berjalan lancar dan aman.
“Kami juga berkomitmen menjaga semuanya dengan baik sebagai pihak yang meminjam Stadion Gelora Joko Samudro,” tuturnya.
Upaya menjaga kondusivitas itu dilakukan agar Persik tetap mendapat izin menggunakan Stadion Gejos sebagai homebase sementara. Sebab, meski lampu penerangan di Stadion Brawijaya, Kediri, sudah rampung diperbaiki kemarin, pihak keamanan masih meminta adanya renovasi kecil.
“(Kemungkinan) musafir terus, karena polisi meminta pagar tribun diganti,” ucapnya.
Terusir dari kandang sendiri tentu menjadi kerugian bagi Persik Kediri. Ezra Walian dkk tidak akan mendapatkan dukungan maksimal dari pendukung setianya, Persikmania.
Apalagi skuad Macan Putih sedang berjuang agar tergelincir ke papan bawah klasemen. Sementara ini, Persik terdampar di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan poin 11 hasil dari 3 kali menang, 2 kali seri, dan 5 kali kalah.
Sementara bagi Persebaya, digelarnya pertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, bisa menjadi keuntungan tersendiri.
Selain itu, tuan rumah tidak akan mendapatkan dukungan optimal dari pendukungnya, persiapan bertanding Bruno Moreira dkk juga lebih “santai” karera dekatnya jarak Surabaya menuju Gresik.