← Beranda
Prediksi Starting Line Up Persebaya Surabaya vs Persis Solo Versi Bonek, Diego Mauricio Starter
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 2 November 2025 | 15.54 WIB
Diego Mauricio fokus latihan intensif bersama Persebaya Surabaya jelang hadapi Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya sedang berada di situasi genting. Delapan laga telah dijalani, namun kemenangan masih sulit diraih dan produktivitas gol Green Force terbilang minim di Super League 2025/2026.

Dari delapan pertandingan, Bruno Moreira dkk baru mengemas sembilan gol dan kebobolan delapan kali. Catatan tersebut membuat Persebaya Surabaya tertahan di posisi ke-10 klasemen sementara dengan selisih gol hanya satu.

Jika dibandingkan dengan tim papan tengah lainnya, produktivitas Persebaya Surabaya paling rendah. Arema FC yang berada satu tingkat di atas, sudah mencetak 14 gol dalam sembilan laga.

Persib Bandung bahkan menorehkan catatan yang lebih tajam, dengan torehan 13 gol dan hanya kebobolan enam kali.

Tiga laga terakhir tanpa kemenangan membuat tekanan meningkat di tubuh tim. Persebaya Surabaya dituntut segera bangkit saat menjamu Persis Solo pada Sabtu, 2 November 2025 mendatang.

Pelatih Eduardo Perez merespons situasi ini dengan menaikkan intensitas latihan. Arsitek asal Spanyol itu memfokuskan sesi latihan pada penyelesaian akhir dan pertahanan agar tim lebih efisien di depan gawang.

“Melalui hasil evaluasi pertandingan sebelumnya, setiap harinya kami melakukan latihan yang spesifik. Kami berusaha menjalani latihan sepanjang minggu ini dengan maksimal,” ujar Eduardo.

Ia menegaskan seluruh pemain diminta fokus pada skema permainan menghadapi Persis. “Kami berlatih finishing dan bertahan berkali-kali. (Jelang lawan Persis) latihan lebih ke skema permainan yang kami inginkan untuk pertandingan terdekat,” tambahnya.

Momen melawan Persis Solo dianggap peluang emas untuk mengakhiri tren negatif. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu juga sedang tidak dalam kondisi terbaik setelah hanya menang sekali sejak awal musim.

Kemenangan tunggal Persis terjadi pada laga pembuka Super League 2025/2026 saat menumbangkan Madura United di kandang lawan pada 9 Agustus lalu. Setelah itu, grafik permainan tim asuhan Milomir Seslija cenderung menurun.

Situasi ini menjadi momentum bagi Green Force untuk memanfaatkan kelemahan lawan. Dukungan penuh Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo diharapkan menjadi energi tambahan bagi Ernando Ari dkk untuk merebut tiga poin.

Menjelang laga tersebut, akun @onlinepersebaya Surabaya merilis prediksi starting line up versi Bonek. Komposisi sebelas pemain pilihan suporter menunjukkan adanya perubahan signifikan di lini depan.

Diego Mauricio diprediksi akan tampil sejak menit pertama menggantikan Perovic. Striker asal Brasil itu dinilai bisa menjadi solusi tumpulnya lini serang Persebaya Surabaya dalam beberapa laga terakhir.

Sementara di lini belakang, duet Rian dan Dime Dimov diyakini akan menjadi tembok utama untuk meredam serangan Persis. Arief Catur dan Dejan Tumbas akan mengisi sisi sayap pertahanan, menggantikan Tata yang harus absen.

Di sektor tengah, trio Francisco Rivera, Milos Raickovic, dan Toni Firmansyah diperkirakan menjadi motor serangan.

Kombinasi kreativitas Rivera dan disiplin Raickovic diharapkan mampu menghidupkan tempo permainan Persebaya Surabaya.

Prediksi line up Persebaya Surabaya versi Bonek:

Kiper: Ernando Ari
Bek: Arief Catur, Dime Dimov, Rachmat Irianto, Dejan Tumbas
Gelandang: Francisco Rivera, Milos Raickovic, Toni Firmansyah
Striker: Gali Freitas, Diego Mauricio, Bruno Moreira

Kembalinya Rachmat Irianto di posisi bek tengah juga disambut positif oleh para suporter. Banyak Bonek menilai posisi asli Irianto memang lebih cocok di lini belakang dibanding gelandang bertahan.

“Lebih suka lihat Rahmat Irianto jadi bek ketimbang jadi gelandang,” tulis salah satu Bonek di kolom komentar.

Ada pula yang mendukung keputusan menurunkan Diego sejak awal laga. “Bismillah Diego langsung main babak pertama,” tulis akun lainnya.

Respons positif juga mengalir dari Bonek lain yang menilai perubahan komposisi bisa membawa angin segar. “Yo iki apik starter e ben ono perkembangan gae Diego,” tulis salah satu komentar penuh optimisme.

Semangat Bonek untuk menyaksikan Diego sebagai starter terasa membara di lini komentar. Tak sedikit yang berharap perubahan ini bisa membawa keberuntungan bagi Green Force. “Jos Iki. Bismillah 3 point besok. Amin,” tulis Bonek lainnya.

Dengan dukungan penuh dari tribun, Persebaya Surabaya diharapkan bisa tampil lepas dan agresif sejak awal pertandingan.

Tiga poin menjadi harga mati untuk memperbaiki posisi di klasemen sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim.

Pertandingan melawan Persis Solo bukan sekadar laga biasa bagi Bonek. Ini adalah ujian mental dan momen pembuktian bagi para pemain untuk menunjukkan karakter sejati Green Force di depan publik sendiri.

Perubahan strategi dan komposisi starter bisa menjadi sinyal kebangkitan Persebaya Surabaya. Dengan Diego Mauricio sebagai starter, publik Surabaya berharap mesin gol Green Force kembali hidup dan puasa kemenangan segera berakhir.

EDITOR: Bayu Putra