← Beranda
Intip Ngerinya Misi Pribadi Fuad Sule! Tembok Tangguh Persis Solo Jelang Lawan Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 31 Oktober 2025 | 15.46 WIB
Fuad Sule saat latihan bersama Persis Solo siap hadapi Persebaya Surabaya di pekan 11, Minggu (2/11/2025). (Persis Solo)

JawaPos.com — Fuad Sule kembali! Gelandang bertahan yang dikenal sebagai tembok tangguh Persis Solo ini siap turun gunung menghadapi Persebaya Surabaya di lanjutan Super League 2025/2026. Setelah menuntaskan masa skors tiga bulan, Fuad langsung tancap gas dengan latihan intens demi memulihkan performa terbaiknya.

Kembalinya Fuad menjadi kabar menggembirakan bagi Persis yang tengah mencari momentum kebangkitan.

Pemain asal Nigeria itu tampak garang di sesi latihan jelang laga tandang ke Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (2/11/2025). Energinya tak surut meski baru kembali dari masa absen panjang.

Setelah tim menyelesaikan sesi latihan utama, Fuad justru menambah porsi latihannya sendiri. Ia terlihat serius mengasah fisik dan sentuhan bola agar bisa tampil maksimal saat menghadapi Green Force.

Gairahnya mencuri perhatian pelatih dan rekan setim yang kagum melihat semangatnya kembali ke lapangan.

Dalam wawancara usai latihan Kamis (30/10/2025), Fuad tak menyembunyikan rasa bahagianya bisa kembali memperkuat Laskar Sambernyawa.

Ia mengaku merindukan atmosfer pertandingan dan suasana tim yang selama ini hanya bisa ia saksikan dari pinggir lapangan. “Saya sangat senang dan tidak sabar bermain lagi untuk tim,” ujarnya penuh semangat.

Fuad menyebut tiga bulan tanpa kompetisi menjadi masa yang sulit baginya. Sebagai pesepak bola, kehilangan ritme bermain membuatnya harus beradaptasi lagi untuk menemukan performa terbaik.

Ia sadar dibutuhkan kerja ekstra agar kembali pada level yang diharapkan oleh pelatih dan suporter.

“Dan mungkin sudah lama sekitar tiga bulan, jadi akan sulit bagi pemain bola ketika biasanya tumbuh dari permainan setiap hari, bermain setiap pertandingan di tiap pekan namun tidak bisa bermain,” tutur Fuad.

Karena itu, ia terus menambah intensitas latihan untuk menutup kekurangan yang ada sebelum kembali beraksi.

“Jadi saya akan terus berlatih untuk menjadi kuat dan berusaha menutup kekurangan. Dan ketika bermain, saya akan menampilkan yang terbaik untuk tim di pertandingan ke depan.”

Motivasinya kini membuncah. Ia ingin menebus waktu yang terlewat dengan memberikan performa maksimal saat Persis bertarung di Surabaya. Fuad bertekad tampil total demi mengangkat posisi tim di klasemen sementara.

Pertandingan kontra Persebaya Surabaya bagi Fuad bukan sekadar laga comeback. Ia menganggap duel ini sebagai momentum penting bagi Persis untuk bangkit setelah serangkaian hasil kurang memuaskan.

Dengan tekad baja, pemain 28 tahun itu ingin menghadirkan energi baru di lini tengah Persis.

“Laga besok sangat penting bagi saya dan tim,” kata Fuad dengan nada serius. Ia berharap kehadirannya bisa mengembalikan semangat bertarung Persis yang sempat menurun di beberapa pekan terakhir.

Fuad mengingat momen indah ketika debutnya bersama Persis berakhir dengan kemenangan atas Madura United. Ia ingin mengulang kisah manis itu di Surabaya dan mempersembahkan tiga poin untuk suporter.

Bagi Fuad, kemenangan bukan hanya soal hasil, tapi juga soal harga diri tim yang harus terus dijaga.

“Sebagai pemain, melihat tim kalah atau seri membuat perasaan saya tidak baik,” ucapnya. Karena itu, ia ingin membawa kembali spirit juang agar tim tampil lebih kuat di setiap pertandingan.

Meski begitu, Fuad tak lupa merefleksikan situasi yang ia alami. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada klub, rekan setim, dan para suporter atas masa sulit yang sempat terjadi.

Baginya, momen ini menjadi pelajaran penting untuk lebih dewasa dan bertanggung jawab.

“Tidak bagus berada di situasi seperti ini bagi siapapun, termasuk saya, klub, dan fans,” ungkapnya dengan nada rendah hati. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan dan dukungan suporter dalam kondisi apapun.

Bagi Fuad, kekuatan utama Persis bukan hanya dari skill individu, tapi dari solidaritas tim dan dukungan fanatik Sambernyawa.

Ia yakin, dengan semangat kolektif, Persis bisa bangkit dari tren negatif dan kembali menebar ancaman di papan atas liga.

“Kami harus selalu bersama apapun yang terjadi, meskipun situasi tidak baik,” tegasnya. “Kami membutuhkan dukungan suporter dan akan berusaha keras meraih tiga poin di Minggu ini,” tambahnya penuh keyakinan.

Kini semua mata tertuju pada performa Fuad Sule yang siap jadi motor baru Persis Solo di lini tengah. Fisik prima, semangat membara, dan hasrat membalas kepercayaan klub membuatnya kian berbahaya di laga nanti.

Lawatan ke Surabaya akan menjadi ujian nyata seberapa kuat tembok pertahanan Persis setelah kehadiran kembali sang jenderal lapangan tengah.

Jika performanya seperti saat latihan terjaga di pertandingan, bukan tak mungkin Fuad akan menjadi sosok pembeda di laga kontra Persebaya Surabaya. Energi positifnya bisa menular ke seluruh tim dan mengubah wajah permainan Persis.

Para pendukung pun tentu menantikan aksi ngeri sang gelandang tangguh yang siap membentengi kebangkitan Laskar Sambernyawa.

EDITOR: Banu Adikara