← Beranda
Persebaya Surabaya Kalah! Disikat Persija Jakarta 1-3 di Gelora Bung Tomo
Moch. Rizky Pratama Putra• Minggu, 19 Oktober 2025 | 04.27 WIB
Persebaya Surabaya kalah 1-3 dari Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit di kandang sendiri. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu malam (18/10/2025), Green Force dipaksa tunduk 1-3 dari tamunya Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-9 Super League 2025/2026.

Dukungan ribuan Bonek yang memadati tribun tak cukup membantu tim kebanggaan Kota Pahlawan itu. Persija tampil lebih tajam dan disiplin sepanjang laga hingga mampu mencuri tiga poin penuh di Surabaya.

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Persija langsung tampil agresif lewat duet lini depan mereka, Gustavo Almeida dan Allano Brendon, yang membuat pertahanan Persebaya Surabaya kelimpungan sejak menit awal.

Peluang pertama didapat Persija pada menit ke-6 lewat tendangan Gustavo Almeida dos Santos. Namun, bola masih bisa diblok oleh bek Persebaya Surabaya yang tampil cukup sigap menutup ruang tembak.

Persebaya Surabaya mencoba keluar dari tekanan lewat serangan balik cepat. Namun, alih-alih membalas, tim asuhan Eduardo Perez justru mendapat kartu kuning pertama lewat Bruno Moreira di menit ke-19 akibat pelanggaran keras.

Hanya semenit berselang, gawang Ernando Ari akhirnya jebol.

Dony Tri Pamungkas menjadi pembuka keunggulan Persija pada menit ke-20 setelah menerima umpan matang dari Fabio da Silva Calonego yang membuat publik GBT terdiam.

Gol cepat itu membuat Persija semakin percaya diri. Dony kembali mendapat peluang dua menit kemudian, namun kali ini tendangannya berhasil diamankan dengan baik oleh Ernando Ari.

Persebaya Surabaya sempat membalas lewat Mihailo Perovic di menit ke-33 yang melepaskan tendangan tepat sasaran.

Tapi, peluang itu belum cukup menembus pertahanan solid Macan Kemayoran yang dikomandoi Jordi Amat di lini belakang.

Persija tak berhenti menekan. Menit ke-39, Emaxwell Souza hampir menambah keunggulan lewat sepakan kerasnya, namun bola berhasil ditepis Ernando. Permainan Persija terlihat lebih matang dan rapi dalam membangun serangan.

Menjelang akhir babak pertama, situasi semakin sulit bagi Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Resmi! Starting Line Up Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta, Leo Lelis Starter

Jordi Amat berhasil mencetak gol kedua di menit ke-45+3 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang, membuat Persija unggul 2-0 hingga turun minum.

Babak kedua dimulai dengan semangat baru dari Persebaya Surabaya. Eduardo Perez langsung melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Paulo Gali menggantikan Malik Risaldi untuk menambah daya serang.

Hasilnya langsung terlihat. Pada menit ke-45, Mihailo Perovic sempat mencetak gol yang membuat stadion bergemuruh, namun sayang, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR karena offside.

Kegagalan itu tampaknya memengaruhi mental pemain tuan rumah. Persija kembali mengambil alih permainan dengan penguasaan bola yang lebih tenang dan efektif.

Menit ke-72, petaka datang bagi Persebaya Surabaya. Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak terlarang, dan Allano Brendon dengan tenang mengeksekusi penalti untuk membawa Persija unggul 3-0.

Gol tersebut membuat Persija semakin nyaman mengontrol tempo pertandingan. Dukungan dari lini tengah yang digerakkan Fabio Calonego membuat serangan Macan Kemayoran terus mengalir rapi.

Namun, Persebaya Surabaya tak menyerah begitu saja.

Menit ke-77, Leonardo Silva Lelis berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 setelah menerima umpan matang dari Francisco Rivera dan memaksa kiper Carlos Eduardo memungut bola dari gawangnya.

Gol tersebut sempat membangkitkan semangat para pemain Green Force. Mereka menggempur pertahanan Persija melalui kombinasi serangan dari Rivera dan Bruno Moreira, tapi peluang demi peluang gagal membuahkan hasil.

Persija merespons dengan pergantian pemain untuk menjaga ritme permainan. Mauricio Souza memasukkan Hanif Sjahbandi dan Alan Cardoso agar lini tengah tetap solid menghadapi tekanan Persebaya Surabaya.

Di menit-menit akhir, Persija kembali punya beberapa peluang lewat Eksel Runtukahu dan Hanif Sjahbandi. Tapi kali ini, Ernando Ari tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting untuk mencegah kebobolan lebih banyak.

Meskipun begitu, upaya Ernando tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan. Peluit panjang berbunyi dengan skor akhir 1-3 untuk kemenangan Persija Jakarta di markas kebanggaan Persebaya Surabaya.

Hasil ini menjadi pukulan berat bagi Green Force yang gagal mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang musim ini.

Sementara Persija Jakarta pulang dari Surabaya dengan kepala tegak dan tiga poin berharga untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen.

Eduardo Perez harus segera mengevaluasi lini belakang timnya yang terlihat rapuh menghadapi pressing cepat Persija.

Sementara Mauricio Souza patut mendapat pujian atas strategi efektifnya yang sukses meredam agresivitas tuan rumah sejak awal laga.

Laga ini juga menjadi bukti ketajaman lini depan Persija yang semakin padu. Kombinasi Gustavo Almeida, Allano, dan Dony Tri Pamungkas terbukti mematikan dan bisa jadi ancaman serius bagi lawan di pertandingan berikutnya.

Sementara di kubu Persebaya Surabaya, dukungan Bonek tetap mengalir meski hasil tidak berpihak.

Ribuan suporter tetap memberi tepuk tangan usai laga sebagai bentuk dukungan agar tim kebanggaan mereka segera bangkit di pekan berikutnya.

Dengan kekalahan ini, Persebaya Surabaya harus menatap laga selanjutnya dengan semangat baru. Sebaliknya, Persija Jakarta semakin percaya diri untuk melanjutkan tren positif mereka di Super League 2025/2026.

EDITOR: Hendra