← Beranda
Hitung-hitungan Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Meski Kalah dari Arab Saudi
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 10 Oktober 2025 | 23.43 WIB
Timnas Indonesia masih punya kans lolos jika lumat Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram @erickthohir)
 

JawaPos.com — Timnas Indonesia masih menyimpan asa ke Piala Dunia 2026 meski kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi pada laga perdana Grup B babak keempat Kualifikasi Zona Asia. Kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi belum menutup sepenuhnya peluang skuad Garuda untuk melangkah lebih jauh.

Saat ini posisi Indonesia masih tertahan di dasar klasemen sementara dengan nol poin dan selisih gol minus satu.

Arab Saudi memimpin dengan tiga poin setelah kemenangan dramatis atas Indonesia, sementara Irak belum meraih poin dengan selisih gol nol.

Kondisi klasemen yang masih ketat membuat peluang Indonesia tetap terbuka asalkan mampu memaksimalkan dua laga tersisa.

Kunci utamanya adalah menang besar atas Irak di laga kedua yang akan digelar Minggu (12/10/2025) dini hari.

Indonesia wajib meraih kemenangan dengan selisih lebih dari satu gol agar posisi di klasemen berpotensi melesat ke atas Arab Saudi.

Skor idealnya adalah 2-0, yang bisa membuat Indonesia memiliki selisih gol sama dengan Arab Saudi dan membuka skenario lolos yang realistis.

Jika Garuda mampu menang dengan skor 2-0, klasemen akan menjadi seimbang antara Indonesia dan Arab Saudi, masing-masing dengan tiga poin dan selisih gol +1.

Dalam situasi ini, Irak terpuruk di dasar klasemen dengan nol poin dan selisih gol minus dua.

Namun perjuangan belum berhenti di situ karena nasib Indonesia masih sangat ditentukan hasil laga terakhir antara Arab Saudi dan Irak pada Rabu (15/10/2025).

Pertandingan itu akan menjadi penentu apakah Indonesia bisa langsung mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 atau tidak.

Skenario terbaik bagi Indonesia adalah Irak menang atas Arab Saudi dengan selisih satu gol, misalnya 2-1.

Jika hasil ini terjadi, maka ketiga tim akan sama-sama mengoleksi tiga poin, tetapi Indonesia unggul dalam selisih gol dan berhak finis di puncak klasemen.

Dalam simulasi tersebut, Indonesia berada di posisi pertama dengan selisih gol +1, Arab Saudi di urutan kedua dengan nol, dan Irak di posisi buncit dengan -1.

Hasil ini otomatis membuat Indonesia menjadi wakil Grup B yang lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

Namun jika Irak menang dengan selisih dua gol atau lebih, maka posisi Indonesia terancam karena selisih gol akan berpihak ke Irak.

Sebaliknya, jika Arab Saudi menang lagi di laga pamungkas, Indonesia harus puas bersaing di jalur play-off.

Artinya, kemenangan atas Irak menjadi harga mati untuk menjaga asa ke putaran berikutnya.

Tiga poin dari pertandingan tersebut bisa menjadi bekal penting agar peluang tetap hidup, baik untuk lolos langsung maupun melaju ke ronde kelima kualifikasi.

Andai Arab Saudi menang atas Irak di laga terakhir, Indonesia bisa finis sebagai runner-up Grup B dan melangkah ke ronde lima. Di fase itu, Indonesia akan menghadapi runner-up Grup A dalam format dua leg home-away.

Pertandingan penentuan itu dijadwalkan berlangsung pada 13 dan 18 November 2025.

Pemenangnya akan melaju ke babak play-off interkontinental, memperebutkan satu tiket menuju Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Peluang memang tidak mudah, tetapi bukan berarti mustahil. Asalkan mampu tampil solid dan efektif melawan Irak, Indonesia bisa menekan hingga detik terakhir untuk menjaga peluang tetap terbuka.

Irak sendiri bukan lawan baru bagi Indonesia karena kedua tim sudah saling bentrok di babak kedua kualifikasi.

Dalam dua pertemuan sebelumnya, Indonesia harus mengakui keunggulan Irak setelah kalah 1-5 di Basra dan 0-2 di Jakarta.

Kali ini, situasinya berbeda karena Indonesia tampil dengan kepercayaan diri tinggi setelah lolos ke babak keempat untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Dengan dukungan penuh suporter, kemenangan atas Irak menjadi target realistis sekaligus penentu nasib.

Pelatih dan pemain tentu paham laga melawan Irak adalah momen hidup-mati bagi tim Garuda. Hasil imbang tidak cukup, apalagi kalah, karena akan memupus peluang menuju Piala Dunia 2026.

Andai berhasil mengamankan tiga poin, Indonesia minimal mengamankan tiket untuk tampil di babak kelima. Jalur ini memang lebih panjang, tapi menjadi satu-satunya harapan jika skenario lolos langsung tak berpihak.

Satu hal yang pasti, mental juang dan semangat pantang menyerah akan jadi faktor kunci.

Tim Garuda sudah membuktikan mampu tampil militan di hadapan lawan-lawan besar, dan laga kontra Irak akan menjadi ujian terakhir untuk menjaga mimpi tetap hidup.

Meskipun kalah dari Arab Saudi, peluang Indonesia belum tertutup rapat.

Jalan menuju Piala Dunia 2026 masih terbuka, asalkan Jay Idzes dan kawan-kawan mampu memetik kemenangan penting di laga berikutnya dan berharap hasil lain berpihak pada Garuda.

Hitung-hitungan ini memang penuh kemungkinan, tetapi semangat dan determinasi bisa mengubah semuanya.

Indonesia masih punya kans, dan seluruh rakyat tentu berharap bendera Merah Putih tetap berkibar di panggung sepak bola terbesar dunia.

EDITOR: Edi Yulianto