JawaPos.com - Pekan ketiga Pengadaian Championship 2025 akan menjadi tantangan berat bagi Kendal Tornado FC. Tim berjuluk Laskar Badai Pantura itu dijadwalkan melawat ke markas Persipura Jayapura di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (28/9).
Meski hasil di dua laga awal belum memuaskan, Tornado tetap optimis mampu bangkit. Pada pertandingan pertama, mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah Barito Putera 1-0. Sementara di pekan kedua, tim asuhan pelatih Stefen Keltjes hanya bermain imbang saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Jatidiri, Semarang.
Perbaikan dan Evaluasi
Manajemen dan jajaran pelatih menyadari banyak hal yang perlu dibenahi. Fokus utama tim saat ini adalah memperbaiki koordinasi di lini pertahanan dan memaksimalkan peluang di depan gawang.
Melalui akun Instagram @kendaltornado_update, tim mengunggah momen ketika seluruh pemain dan staf mengadakan rapat rutin.
"Sebelum lawatan ke markas Persipura esok hari, malam ini Laskar Badai Pantura mengadakan meeting secara rutin," tulis unggahan tersebut.
Sementara itu, akun resmi klub @kendaltornado_fc membagikan potret latihan terakhir di Kendal. Dalam keterangan foto, pihak klub menyebut seluruh persiapan sudah dimatangkan.
"Latihan terakhir jelang away ke Papua menjadi bukti keseriusan tim untuk memberikan penampilan terbaiknya di laga tandang," tulis admin @kendaltornado_fc.
Dukungan dari Bos Klub
Dukungan moral juga datang dari pemilik klub, Junianto atau yang akrab disapa Anto Van Java. Melalui akun Instagram pribadinya, @anto_van_java, ia memberi motivasi kepada para pemain.
"Tetap semangat le @kendaltornado_fc. Lupakan dan tatap pertandingan selanjutnya," tulisnya.
Pesan ini bukan tanpa alasan. Pada laga sebelumnya melawan Persela Lamongan (21/9), Tornado FC sempat dirugikan keputusan wasit.
Gol sundulan penyerang asing asal Brasil, Patrick Cruz pada menit ke-41, dianulir meski tidak ada pelanggaran sama sekali. Situasi itu sempat membuat pemain terlihat frustrasi. Anto berharap skuadnya bisa segera melupakan momen tersebut agar mental tidak goyah saat menghadapi Persipura.
Tantangan di Tanah Papua
Bermain di Stadion Lukas Enembe tentu bukan perkara mudah. Persipura dikenal memiliki rekor kandang yang kuat, ditambah dukungan penuh dari suporter fanatik mereka.
Namun, Kendal Tornado FC tidak ingin datang untuk kalah, tim Laskar Badai Pantura menargetkan dapat mencuri poin di tanah Papua. Pelatih Stefen Keltjes menekankan pentingnya konsentrasi sejak menit awal kepada anak asuhnya.
Faktor mental dan fisik akan sangat menentukan. Perjalanan jauh ke Papua memang menjadi tantangan tersendiri, namun manajemen sudah menyiapkan segala kebutuhan tim agar kondisi pemain tetap bugar.
Harapan Suporter
Di sisi lain, suporter Kendal Tornado FC yang tergabung dalam komunitas Tornado Mania juga terus memberikan dukungan. Mereka membanjiri kolom komentar di akun media sosial klub dengan doa dan semangat. Banyak yang berharap tim kebanggaan Kendal itu mampu mencetak sejarah dengan meraih kemenangan pertama di kompetisi ini.
Meski masih berstatus pendatang baru di Pengadaian Championship, semangat besar terlihat dari seluruh elemen tim. Lawatan ke Papua bisa menjadi momentum kebangkitan jika Kendal Tornado FC mampu tampil solid dan mencuri poin.
Kini, semua mata tertuju pada laga Minggu nanti. Mampukah Laskar Badai Pantura meredam keperkasaan Mutiara Hitam di kandang sendiri? Jawabannya akan segera terungkap di Stadion Lukas Enembe.