JawaPos.com - Badai masalah sedang dihadapi Persis Solo. Diawali dari tidak bisa dimainkannya pemain asing baru, Fuad Sule, karena sanksi dari FIFA, Laskar Sambernyawa juga tengah berada dalam tren buruk.
Dalam tiga pertandingan terakhir, Persis belum pernah menang. Sekali imbang dan dua kali tumbang.
Masalah makin pelik karena krisis finansial menerpa. Gaji Sho Yamamoto dkk telat dibayarkan oleh manajemen.
Situasi ini akan kian sulit jika malam nanti, dalam lanjutan Super League 2025-2026, Persis kembali meraih hasil negatif. Apalagi mereka bermain di kandang sendiri, Stadion Manahan, Solo.
Laga bertajuk derbi Jawa Tengah kontra Persijap Jepara itu akan jadi ujian berat. Persis wajib menang bila ingin bangkit.
Pelatih Persis Peter de Roo menuturkan sudah meminta anak asuhnya tetap fokus pada pertandingan malam nanti. Tidak memi-kirkan hal lain di luar laga.
Peter juga sudah melakukan evaluasi total. Khususnya pasca kekalahan terakhir dari Bhayangkara FC (29/8). "Banyak hal yang harus diperbaiki, seperti umpan yang ceroboh dan permainan yang cukup lambat ketika mengalirkan bola," ujarnya.
Pelatih asal Belanda itu menyatakan, kekalahan dari Bhayangkara FC adalah permainan terburuk timnya sejauh ini. Seluruh taktikal tidak berjalan dengan baik.
"Ini tidak sesuai dengan game plan saya," ucapnya.
Materi Pemain dan Kualitas Mumpuni
Malam nanti, hal tersebut tidak boleh terulang. Sebab, Persijap bukan tim semba-rangan. Dari empat laga Super League musim ini
Persijap hanya sekali kalah. Sisanya sekali menang dan dua kali imbang.
Kemenangan Laskar Kalinyamat bahkan diraih atas juara bertahan Persib Bandung.
Itu membuktikan Persijap memiliki materi pemain dan kualitas permainan yang mumpuni. "Saya yakin bisa memberikan yang terbaik pada pertandingandi Solo," ungkap striker asing Persijap, Rosalvo.
Pelatih Persijap Mario Lemos menuturkan, dalam pertandingan terakhir me-lawan Arema FC, timnya sebenarnya sudah tampil sangat baik. Meski hanya imbang tanpa gol, Dicky Kurniawan dkk mampu me-ciptakan banyak peluang.
"Tapi yang terpenting, kami juga tidak kebobolan. Ini akan diperbaiki untuk menemukan keseimbangan dengan banyak menciptakan peluang, men-ciptakan gol, dan tidak kebobolan," tuturnya.