JawaPos.com — Rekor gila kembali menyorot sosok Bojan Hodak di Persib Bandung. Pelatih asal Kroasia itu sudah tiga kali membawa Maung Bandung menang dan mencetak sembilan gol ke gawang Persebaya Surabaya.
Catatan luar biasa ini semakin membuat pertemuan Persib kontra Persebaya Surabaya pada pekan ke-5 Super League 2025/2026, Jumat (12/9) sore WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, dipenuhi tensi tinggi.
Laga ini diyakini bakal menjadi salah satu duel paling panas di awal musim Super league 2025/2026.
Bojan Hodak memang layak disebut sebagai momok bagi Green Force. Sejak dipercaya menangani Persib, ia punya rekor mengerikan tiap kali bersua Persebaya Surabaya.
Dalam empat pertemuan terakhir, Bojan sukses mempersembahkan tiga kemenangan. Total sembilan gol berhasil dilesakkan Persib ke gawang Persebaya Surabaya dalam periode tersebut.
Rekor pertama tercipta pada 7 Oktober 2023 di pekan ke-15 Liga 1 2023/2024. Persib tampil luar biasa dengan kemenangan 3-2 di markas Persebaya Surabaya.
Kemudian, duel pada 20 April 2024 semakin menegaskan dominasi Bojan Hodak. Persib menang 3-1 di pekan ke-32 Liga 1 2023/2024 di Bandung.
Tak berhenti di situ, pada 18 Oktober 2024 giliran Persebaya Surabaya yang menjadi bulan-bulanan di GBLA. Persib menang meyakinkan dengan skor 2-0.
Satu-satunya noda terjadi pada 1 Maret 2025 ketika Persebaya Surabaya mampu membalas. Saat itu, Persib kalah telak 1-4 di pekan ke-25 Liga 1 2024/2025 di Surabaya.
Meski begitu, tiga kemenangan dan sembilan gol tetap menunjukkan keunggulan Bojan Hodak. Catatan ini menjadi modal psikologis berharga bagi Persib untuk menghadapi laga krusial pekan ini.
Persib Bandung sendiri saat ini masih mencari konsistensi di awal musim. Dari tiga laga, Maung Bandung baru meraih empat poin hasil sekali menang, sekali imbang, dan sekali kalah.
Posisi Persib belum ideal karena tertahan di peringkat kesembilan klasemen sementara. Namun, dukungan penuh bobotoh di kandang bisa menjadi energi tambahan untuk bangkit.
Persebaya Surabaya justru datang dengan tren lebih positif. Green Force mengantongi dua kemenangan beruntun dan kini duduk di posisi kelima dengan enam poin.
Motivasi tinggi tentu dimiliki tim asuhan Eduardo Perez itu. Mereka ingin memperpanjang catatan bagus dan merusak rekor kandang Persib.
Persib Paling Tangguh di Kandang
Namun, harus diakui Persib adalah salah satu tim paling tangguh di rumah sendiri. Delapan laga kandang terakhir di Super League belum sekalipun berakhir dengan kekalahan.
Enam kemenangan dan dua hasil imbang menjadi bukti betapa sulitnya menaklukkan Maung Bandung di GBLA. Catatan itu semakin istimewa karena terakhir kali Persib kalah di kandang sudah 237 hari lalu.
Dewa United Banten FC menjadi tim terakhir yang bisa mempermalukan Persib di hadapan pendukungnya. Kekalahan 0-2 itu terjadi pada 17 Januari 2025.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga membawa modal penting di laga tandang. Green Force tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir saat melawat ke markas lawan.
Dua kemenangan dan empat hasil imbang mewarnai catatan tandang tersebut. Terakhir kali Persebaya Surabaya tumbang di luar rumah adalah saat kalah 0-2 dari Dewa United pada 21 Februari 2025.
Artinya, duel kali ini akan mempertemukan dua tim dengan rekor kandang dan tandang yang sama-sama impresif. Tensi pertandingan otomatis semakin panas.
Publik tentu menunggu apakah Bojan Hodak bisa melanjutkan rekor gilanya. Apalagi, kemenangan kali ini sangat dibutuhkan untuk mengangkat posisi Persib di klasemen.
Eduardo Perez Bermodal Tren positif
Di kubu Persebaya Surabaya, motivasi untuk mematahkan dominasi Bojan Hodak sangat besar. Mereka ingin membuktikan diri bisa menaklukkan Maung Bandung di GBLA.
Pertarungan strategi antara dua pelatih top menjadi bumbu tersendiri. Bojan Hodak dengan rekornya dan Eduardo Perez dengan tren positif timnya.
Bagi bobotoh, kemenangan tentu akan menjadi kado manis. Selain menjaga rekor kandang, Persib bisa mempertegas dominasi atas Persebaya Surabaya di era Liga 1.
Sejak 2017, Persib memang lebih sering tersenyum dalam duel kontra Persebaya Surabaya. Dari 12 pertemuan, Persib mengoleksi enam kemenangan, Persebaya Surabaya empat kali menang, dan dua sisanya berakhir imbang.
Dengan catatan tersebut, duel Persib vs Persebaya Surabaya selalu sarat gengsi. Tidak ada yang mau mengalah karena keduanya sama-sama klub besar dengan basis suporter fanatik.
Kini, semua mata tertuju pada Stadion GBLA. Akankah Bojan Hodak kembali menambah rekor kemenangan dan golnya atas Persebaya Surabaya, atau justru Green Force yang bisa menghentikan dominasinya?
Jawabannya hanya bisa ditentukan di lapangan hijau. Yang pasti, duel ini layak dinantikan karena menghadirkan sejarah, gengsi, dan rekor yang bikin bulu kuduk merinding.