← Beranda
4 Faktor Utama Gagalnya Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Risma Azzah Fatin• Kamis, 11 September 2025 | 19.29 WIB
Skuad Timnas Indonesia U-23 (Instagram @jensraven9)

JawaPos.com – Timnas Indonesia U-23 harus mengakhiri langkahnya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan.

Kekalahan ini membuat Garuda Muda gagal melangkah ke putaran final. Ada 4 faktor utama yang memengaruhi kegagalan Timnas U-23 dalam kompetisi ini, seperti dilansir dari laman resmi Kita Garuda pada Rabu (10/9).

1. Start Buruk di Awal Laga

Gol cepat Korea Selatan pada menit keenam langsung mengubah arah permainan. Timnas U-23 kehilangan konsentrasi sejak awal, sehingga lawan mampu memanfaatkan celah.

Sepakan Hwang Doyun yang mengenai mistar sebelum masuk gawang menjadi pukulan mental. Meski berusaha bangkit, Garuda Muda tetap kesulitan mengontrol tempo permainan. Start buruk ini menjadi titik awal kegagalan di laga penentuan.

Baca Juga: Gol Penalti Miguel Terceros Bawa Bolivia Tekuk Brasil 1-0 dan Amankan Tiket Playoff di Kualifikasi Piala Dunia 2026

2. Penyelesaian Akhir yang Tumpul

Meski menciptakan sejumlah peluang, Timnas U-23 tidak mampu menuntaskannya menjadi gol. Hokky Caraka gagal memanfaatkan dua kesempatan emas yang ia peroleh di babak pertama.

Upaya Dion Markx, Arkhan Fikri, hingga sundulan Kadek Arel dan Rahmat Arjuna juga tidak menemui sasaran. Kerapatan pertahanan Korea makin memperburuk situasi. Ketidakmampuan memaksimalkan peluang jelas menjadi faktor besar gagalnya Garuda Muda.

3. Pergantian Pemain Kurang Memberikan Dampak

Pelatih Gerald Vanenburg mencoba mengubah situasi dengan sejumlah pergantian pemain di babak kedua. Masuknya Kakang Rudianto, Robi Darwis, Jens Raven, hingga Frengky Missa tidak banyak memberi perbedaan.

Indonesia memang lebih menekan, tetapi kualitas serangan tetap buntu di lini akhir. Kreativitas permainan juga belum terlihat meski tenaga segar sudah dimasukkan. Strategi rotasi ini tidak mampu memecah kebuntuan hingga laga usai.

4. Konsistensi Performa di Grup J

Sepanjang penyisihan Grup J, Timnas U-23 tampil inkonsisten. Mereka hanya mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan, hasil satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.

Catatan tersebut tidak cukup untuk bersaing dengan tim kuat seperti Korea Selatan. Kurangnya konsistensi performa di setiap laga membuat posisi Garuda Muda sulit. Hasil akhir ini mengakhiri mimpi melangkah ke putaran final Piala Asia U-23 2026.

Baca Juga: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya: Adu Gengsi Talenta Amerika Latin Lawan Serdadu Balkan di GBLA!

EDITOR: Candra Mega Sari