JawaPos.com — Prediksi starting XI Persijap Jepara vs Arema FC jadi sorotan jelang duel panas pekan ke-4 Super League 2025/2026. Laskar Kalinyamat wajib waspada dengan potensi ledakan permainan Singo Edan yang sedang dalam tren impresif.
Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu 30 Agustus 2025 mulai pukul 15.30 WIB. Laga juga bisa disaksikan secara langsung di Indosiar dan live streaming Vidio.
Persijap datang ke pertandingan ini setelah menelan kekalahan pahit dari Borneo FC dengan skor 1-3.
Hasil tersebut membuat lini pertahanan mereka disorot karena untuk pertama kalinya gawang Rodrigo Moura kebobolan tiga gol musim ini.
Meski begitu, Persijap tetap punya catatan positif karena selalu mencetak gol dalam tiga laga awal musim. Mario Lemos menekankan kolektivitas tim agar kembali tampil solid di kandang.
Di sisi lain, Arema FC sedang menikmati start gemilang dengan tujuh poin dari tiga laga. Mereka menang atas Bhayangkara FC dan PSBS Biak, serta menahan imbang PSIM Yogyakarta.
Singo Edan dipuji karena mampu bermain konsisten meski baru saja merombak beberapa sektor skuad. Gaya menyerang cepat Arema FC jadi ancaman besar bagi tuan rumah.
Duel ini juga menghadirkan memori lama ketika Arema FC terakhir kali menghadapi Persijap pada 2014. Saat itu, Singo Edan menang telak 8-0 dengan Johan Farizi sebagai satu-satunya pemain yang masih bertahan hingga musim ini.
Bagi Persijap, laga ini adalah kesempatan untuk membalas luka lama sekaligus menjaga kehormatan di depan publik Jepara. Dukungan penuh suporter dipastikan akan membuat atmosfer Stadion Gelora Bumi Kartini membara.
Arema FC harus kehilangan striker utama Dalberto Luan yang absen karena mendampingi istrinya melahirkan. Padahal Dalberto sudah mencetak enam gol di awal musim dan menjadi mesin gol utama tim.
Absennya Dalberto membuat beban Arema dialihkan ke Dedik Setiawan sebagai ujung tombak. Dedik diharapkan mampu menutup celah absennya bomber asal Brasil tersebut.
Jika melihat komposisi pemain, Persijap diperkirakan turun dengan formasi 4-4-2. Rodrigo Moura tetap jadi andalan di bawah mistar, dengan lini belakang diisi Rahmat Hidayat, Diego Brito, Douglas Cruz, dan Najeeb Yakubu.
Persijap Jepara (4-4-2): Rodrigo Moura; Rahmat Hidayat, Diego Brito, Douglas Cruz, Najeeb Yakubu; Carlos Franca, Rizki Hidayat, Wahyudi Hamisi, Indra Arya; Rosalvo Junior, Alexis Gomez.
Pelatih: Mario Lemos.
Di lini tengah, ada kombinasi pemain lokal dan asing seperti Carlos Franca, Rizki Hidayat, Wahyudi Hamisi, dan Indra Arya. Untuk sektor serangan, Rosalvo Junior akan berduet dengan Alexis Gomez.
Sementara Arema FC kemungkinan memakai formasi 4-2-3-1. Adi Satryo dipercaya menjaga gawang, dibentengi Johan Farizi, Luiz Gustavo, Matheus Balde, dan Bayu Setiawan.
Arema FC (4-2-3-1): Adi Satryo; Johan Farizi, Luiz Gustavo, Matheus Balde, Bayu Setiawan; Betinho, Samuel Balinsa; Paulinho Moccelin, Valdeci Moreira, Ian Puleio; Dedik Setiawan.
Pelatih: Marcos Santos.
Dua gelandang bertahan Betinho dan Samuel Balinsa jadi penyeimbang antara lini belakang dan serangan. Sedangkan Paulinho Moccelin, Valdeci Moreira, dan Ian Puleio akan mendukung Dedik Setiawan sebagai striker tunggal.
Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung sengit karena sama-sama memiliki kekuatan menyerang yang berbahaya. Persijap akan mengandalkan permainan kolektif, sementara Arema FC bertumpu pada kualitas individu pemain asing.
Statistik lima pertemuan terakhir jelas menguntungkan Arema FC yang selalu menang. Namun kondisi saat ini bisa membuka peluang Persijap untuk mencuri poin karena tampil di kandang sendiri.
Persijap juga punya modal bagus setelah menumbangkan Persib 2-1 di laga kandang sebelumnya. Jika bisa menjaga konsistensi, mereka berpotensi menyulitkan Arema FC.
Di sisi lain, Arema FC juga membawa kepercayaan diri tinggi usai membekuk Bhayangkara FC 2-1. Dengan tren tidak terkalahkan, mereka datang ke Jepara dengan ambisi menjaga momentum positif.
Pelatih Marcos Santos diyakini tetap mengandalkan pressing ketat dan serangan cepat dari sisi sayap. Kehadiran pemain-pemain Brasil di lini tengah dan depan akan jadi kunci untuk menekan pertahanan Persijap.
Mario Lemos menegaskan Persijap harus bermain lebih disiplin di lini belakang. Kerapuhan saat menghadapi Borneo FC tidak boleh terulang bila mereka ingin bersaing di papan tengah.
Dari sisi prediksi skor, Arema FC tetap lebih diunggulkan meski bermain tandang. Kolektivitas Persijap bisa memberi perlawanan, tetapi kualitas individu Singo Edan membuat mereka lebih berpeluang menang.
Diprediksi Persijap Jepara mampu mencetak satu gol melalui serangan balik. Namun Arema FC diyakini masih bisa unggul tipis dengan skor akhir 2-1.
Dengan kondisi tersebut, laga Persijap vs Arema FC berpotensi menyajikan duel seru dan penuh drama.
Publik Jepara menanti kejutan dari Laskar Kalinyamat, sementara Singo Edan siap mengaum kencang demi menjaga posisi di papan atas.