← Beranda
4 Kali Jebol Gawang Persebaya Surabaya! Irfan Jaya Siap Tebar Teror di GBT Bersama Bali United
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 23 Agustus 2025 | 14.20 WIB
Irfan Jaya siap teror pertahanan Persebaya Surabaya bersama Bali United di Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/8). (Media Bali United)

JawaPos.com—Irfan Jaya kembali menjadi sorotan jelang laga panas antara Persebaya Surabaya melawan Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/8). Winger lincah timnas Indonesia itu punya catatan mentereng karena sudah empat kali membobol gawang Persebaya Surabaya.

Catatan tersebut membuat kehadiran Irfan selalu menjadi ancaman serius bagi Green Force. Apalagi, momen kali ini semakin spesial karena ia akan tampil di hadapan Bonek dan Bonita yang dulu pernah mendukungnya saat berkostum Persebaya Surabaya.

Sejak meninggalkan Surabaya, Irfan Jaya kerap menunjukkan performa menawan saat menghadapi mantan klubnya. Torehannya tercatat saat berseragam PSS Sleman pada musim 2021/2022 serta bersama Bali United dalam dua musim terakhir.

Gol pertama lahir ketika Irfan membela PSS Sleman pada pekan ke-5 Super League 2021/2022. Setelah itu, tiga gol tambahan dia cetak bersama Bali United dalam laga musim 2023/2024 dan 2024/2025.

Musim lalu, Irfan sukses menjebol gawang Persebaya Surabaya dua kali, masing-masing pada pekan ke-17 dan pekan ke-34. Konsistensi tersebut membuatnya selalu punya motivasi berlipat saat bersua tim asal Kota Pahlawan.

Kembalinya Irfan ke GBT akhir pekan ini pun disambut antusias publik sepak bola nasional. Suporter Persebaya Surabaya jelas masih ingat bagaimana ia menjadi salah satu idola sebelum hijrah meninggalkan Green Force.

Namun, nostalgia itu bisa berubah jadi mimpi buruk jika Irfan kembali merobek jala tim asuhan Eduardo Perez. Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tentu paham betul kemampuan eks anak asuhnya di Persebaya Surabaya tersebut.

Persebaya Surabaya sendiri datang ke laga ini dengan tekad kuat meraih kemenangan perdana di kandang musim 2025/2026. Eduardo Perez menegaskan timnya siap tampil habis-habisan demi mempersembahkan tiga poin untuk Bonek dan Bonita.

“Kami ingin menang. Kami telah mempersiapkan strategi matang untuk memaksimalkan keuntungan bermain di kandang,” ucap Eduardo dikutip dari Radar Surabaya, Sabtu (23/8).

Atmosfer GBT yang selalu bergemuruh diyakini jadi tambahan energi bagi Rizky Ridho dkk. Eduardo berharap dukungan penuh suporter bisa menjadi faktor pembeda dalam duel sengit melawan Bali United.

“Kami ingin memberikan performa terbaik untuk meraih tiga poin dan mempersembahkan kemenangan kepada suporter setia,” imbuh pelatih asal Spanyol tersebut.

Meski begitu, rekor pertemuan Persebaya Surabaya kontra Bali United tidak berpihak pada Green Force. Dalam 12 laga terakhir di liga, Bali United berhasil mencatat tujuh kemenangan beruntun.

Kemenangan terakhir Persebaya Surabaya atas Serdadu Tridatu terjadi pada 23 Maret 2022 dengan skor 3-0. Sejak itu, Green Force hanya bisa menambah empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam pertemuan selanjutnya.

Eduardo enggan terpaku pada catatan masa lalu. Menurut dia, setiap musim selalu menghadirkan cerita baru karena adanya perubahan pemain maupun pelatih.

“Setiap musim berbeda. Pemain dan pelatih berganti, jadi saya tidak terlalu mempedulikan data masa lalu,” tegas Eduardo.

Meski fokus utama Persebaya Surabaya adalah tim secara keseluruhan, nama Irfan Jaya tetap mendapat sorotan besar. Eks winger andalan Bonek itu dianggap punya insting tajam untuk menyakiti pertahanan Green Force.

Namun Eduardo menegaskan timnya tidak akan fokus hanya pada satu pemain. “Kami akan tetap bermain sesuai gaya kami,” kata dia.

Pertemuan kali ini diyakini akan berlangsung ketat dan penuh tensi tinggi. Persebaya Surabaya membutuhkan kemenangan demi mengangkat moral sekaligus menjaga posisi di papan klasemen awal musim.

Bali United juga tidak akan datang hanya untuk bermain aman. Johnny Jansen diprediksi tetap menurunkan skuad terbaiknya agar bisa menjaga dominasi atas Persebaya Surabaya.

Bagi Irfan Jaya, laga ini lebih dari sekadar pertandingan. Selain misi membawa pulang poin, ada juga gengsi pribadi untuk kembali membuktikan diri di hadapan publik Surabaya.

GBT pernah menjadi rumah yang nyaman bagi Irfan saat meniti karier di Persebaya Surabaya. Kini, stadion yang sama bisa menjadi saksi apakah dirinya kembali menjadi momok menakutkan bagi Green Force.

Bonek dan Bonita jelas berharap kali ini Persebaya Surabaya mampu memutus kutukan. Mereka ingin melihat tim kesayangan tidak lagi menjadi korban keganasan Irfan Jaya dan Bali United.

Dengan atmosfer yang pasti membara, laga Persebaya Surabaya kontra Bali United layak ditunggu. Semua mata akan tertuju pada satu nama: Irfan Jaya, sang mantan idola yang siap kembali menebar teror di Gelora Bung Tomo.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah