JawaPos.com—Rival Persebaya Surabaya di Super League 2025/26, Madura United, menunjukkan keseriusan mereka dalam memperkuat skuad. Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab itu tak main-main, bahkan sedang memproses kontrak untuk gelandang muda asal Eropa.
Tak hanya satu, Madura United kabarnya tengah mengamankan dua tambahan pemain asing sekaligus. Salah satunya berposisi sebagai gelandang serang yang sudah lama berlatih bersama tim.
Langkah agresif Madura United ini menjadi sinyal kuat mereka tidak ingin hanya menjadi pelengkap musim ini. Manajemen memastikan proses rekrutmen pemain dilakukan secara matang, termasuk melihat perkembangan calon rekrutan sepanjang musim lalu.
Pemain asing anyar yang dimaksud merupakan sosok yang sudah akrab dengan internal tim. Dia telah berlatih sejak musim 2024/25, meskipun belum dikontrak secara resmi.
"Yang satu ini dari Eropa, sekitar satu tahun latihan bersama kami, hanya belum dikontrak saja," ujar Manajer Madura United Umar A. Wachdin dikutip dari laman I.League, Rabu (6/8).
“Alhamdulillah progresnya selama ini bagus,” lanjut Umar A. Wachdin.
Sosok gelandang muda tersebut kuat diduga adalah Jasey Werhmann, adik dari gelandang Madura United, Jordy Werhmann. Jasey merupakan pemain asal Belanda yang memiliki darah keturunan Indonesia.
Nama Jasey memang sudah lama disebut-sebut bakal mengikuti jejak sang kakak di kompetisi Indonesia. Dia telah menunjukkan komitmennya dengan mengikuti latihan secara konsisten bersama tim senior.
Keputusan mengontrak Jasey juga bukan sekadar keputusan instan. Selama satu musim terakhir, performa dan adaptasinya terus dipantau tim pelatih dan manajemen.
Kini, menjelang kick-off Super League 2025/26 yang tinggal menghitung hari, Madura United bergerak cepat. Mereka ingin segera meresmikan status Jasey sebagai bagian resmi dari skuad.
Jika benar direkrut, Jasey akan menjadi pemain asing ke-10 yang memperkuat Madura United musim ini. Dia juga akan memperdalam lini tengah Madura yang sudah diisi beberapa nama top.
Sebelumnya, Madura United sudah memiliki delapan pemain asing yang resmi dikontrak. Mereka adalah Lulinha, Iran Junior, Karim Pelic, Pedro Monteiro, Ruxi, Balotelli, Valery Grhyshyn, dan tentunya Jordy Werhmann.
Selain itu, klub yang bermarkas di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan ini juga sedang memproses perekrutan seorang bek asing asal Afrika. Bek tersebut diharapkan bisa menjadi tambahan kekuatan di lini belakang.
Umar A. Wachdin menyebut seluruh kebijakan transfer dilakukan atas rekomendasi pelatih kepala, Angel Alfredo Vera. Pelatih asal Argentina itu ingin memastikan skuadnya komplet sebelum pertandingan pembuka musim.
Madura United juga telah merampungkan komposisi pemain lokal dengan total 24 nama. Dari jumlah tersebut, 12 di antaranya merupakan wajah baru hasil rekrutmen musim ini.
Para pemain lama yang bertahan pun merupakan pilihan terbaik dari evaluasi musim sebelumnya. Artinya, Madura United tak hanya sibuk mendatangkan pemain asing, tapi juga membangun kerangka tim secara menyeluruh.
Angel Alfredo Vera dipercaya membawa Madura United ke arah yang lebih kompetitif di musim 2025/26. Dia diberikan keleluasaan dalam menyusun komposisi ideal tim sesuai filosofi permainannya.
Laga perdana Madura United di musim baru pun sudah di depan mata. Mereka dijadwalkan menjamu Persis Solo pada Sabtu (9/8). Laga itu akan digelar di kandang kebanggaan mereka, SGMRP Pamekasan. Diprediksi akan berlangsung panas, mengingat Madura United ingin langsung tancap gas di awal musim.
Kehadiran pemain asing baru termasuk Jasey Werhmann tentu akan menarik untuk dinantikan publik sepak bola tanah air. Apalagi, dia disebut-sebut memiliki kualitas teknik dan visi bermain yang cemerlang.
Tak hanya memperkuat lini tengah, perekrutan Jasey juga menambah kedalaman skuad yang akan menjadi nilai penting selama musim panjang. Madura United jelas tidak ingin kehilangan momentum seperti musim lalu.
Dengan langkah cepat ini, Madura United menunjukkan mereka siap bersaing di papan atas. Rival sesama tim Jawa Timur Persebaya Surabaya pun patut waspada terhadap ambisi baru Laskar Sape Kerrab.
Skuad Madura United kini terlihat semakin solid di semua lini. Jika Jasey resmi bergabung, mereka akan memiliki kombinasi pemain muda dan senior yang lebih dinamis.
Tak hanya fokus pada nama besar, Madura juga memberi ruang pada pemain potensial dengan proses panjang. Ini menegaskan Madura United tengah membangun proyek jangka panjang, bukan sekadar euforia musim baru.
Rivalitas di Super League musim ini pun akan semakin panas dengan gebrakan tim-tim seperti Madura United. Persebaya Surabaya, Persib, Persija, hingga Dewa United dipastikan tak akan melenggang mudah.
Bagi Madura United, musim ini adalah momen pembuktian. Mereka ingin menjawab kritik dan kembali menjadi penantang serius perebutan gelar juara.