← Beranda
Profil Sylvain Atieda: Striker Anyar Persik Kediri Senilai Rp 2,6 Miliar Asal Prancis, Siap Banjir Gol di Super League!
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 8 Juli 2025 | 22.32 WIB
Sylvain Atieda siap bikin Persik Kediri berjaya di Super League 2025/2026. (Media Persik)
 

JawaPos.com — Persik Kediri resmi mendatangkan striker anyar asal Prancis, Sylvain Atieda, untuk menambah daya gedor lini depan mereka di Super League 2025/2026. Perekrutan pemain berusia 29 tahun ini diumumkan secara resmi oleh akun Instagram @persikfcofficial pada Senin, 7 Juli 2025.

“Sylvain Atieda’s story starts in purpel,” tulis caption pengumuman tersebut, menyambut kedatangan sang bomber ke Kediri.

Dengan tinggi 1,83 meter dan kaki dominan kiri, Atieda digadang-gadang menjadi mesin gol baru skuad Macan Putih.

Statusnya sebagai striker tajam terbukti dari catatan impresif bersama klub sebelumnya, FC Rodange 91. Bersama klub asal Luksemburg tersebut, ia mencetak 27 gol dan 9 assist dalam 42 laga di semua ajang.

Nilai pasarnya pun tak main-main, mencapai Rp 2,6 miliar per 19 Juni 2025, menjadikannya sebagai salah satu pemain asing dengan nilai tertinggi di skuad Persik.

Kedatangannya diharapkan bisa mengangkat performa klub yang musim lalu hanya mampu finis di posisi ke-12 klasemen akhir.

Persik Kediri memang tengah berbenah, terutama dalam sektor serangan yang musim lalu hanya mencetak 40 gol sepanjang musim.

Kehadiran Atieda akan menjadi tambahan tenaga bagi lini depan yang sebelumnya sudah diisi oleh striker lokal seperti M Khanafi, Wigi Pratama, dan Yandi Sofyan.

Sylvain Atieda lahir pada 29 Februari 1996 di Saint-Laurent-du-Maroni, wilayah Guyana Prancis, dan kini berusia 29 tahun. Ia memulai kariernya di Eropa dan berpetualang di berbagai klub sebelum mendarat di Indonesia.

Sebelum bergabung ke Persik Kediri, Atieda tampil impresif di BGL Ligue bersama FC Rodange 91. Dalam 29 laga di kasta tertinggi Liga Luksemburg itu, ia mencetak 15 gol dan 5 assist serta mengoleksi 6 kartu kuning.

Performa apiknya juga terlihat saat turun di kompetisi Ehrenpromotion, kasta kedua Liga Luksemburg. Ia menyumbang 12 gol dan 4 assist dalam 11 laga dengan hanya 1 kartu kuning.

Selain itu, Atieda juga sempat tampil di Coupe de Luxembourg, meski hanya mencatatkan dua penampilan tanpa kontribusi gol. Performa konsisten itulah yang menarik perhatian manajemen Persik untuk memboyongnya ke Tanah Air.

Sebelum berkiprah di Luksemburg, Atieda juga bermain untuk klub Belgia, KSCT Menen, pada musim 2020–2021. Bersama klub tersebut, ia tampil dalam 23 laga di 2de Nationale VV A dan mencetak 4 gol serta satu kartu kuning.

Perjalanan karier Atieda cukup panjang, dimulai dari klub Prancis, Roubaix SC, pada 2019.

Ia kemudian melanjutkan karier ke P-B Antoinien (2020), KSCT Menen (2021), RFC Tournai (2022), FC Péruwelz (2024), hingga akhirnya bergabung ke FC Rodange 91 dan kini mendarat di Persik Kediri.

Pemain berpaspor Prancis ini berada di bawah naungan agensi ProSkills yang menangani karier profesionalnya.

Dengan pengalaman lintas liga Eropa, kehadiran Atieda diyakini dapat memberikan nuansa baru dalam strategi serangan Persik.

Bermain di posisi penyerang tengah, Atieda dikenal sebagai finisher ulung dengan insting mencetak gol yang tajam di kotak penalti.

Kombinasi postur ideal, kecepatan, dan kaki kiri yang mematikan menjadi modal utama pemain kelahiran Guyana Prancis ini.

Kehadirannya menjadi angin segar bagi para pendukung Persik Kediri yang berharap bisa melihat klub kebanggaannya bersaing di papan atas Super League.

Dengan skuad yang semakin komplet, target Persik pun tak hanya bertahan di liga, tapi juga menembus zona kompetisi Asia.

Apakah Atieda akan mampu menorehkan catatan gemilang seperti saat membela FC Rodange 91? Publik Kediri tentu menaruh harapan tinggi pada pemain dengan pengalaman internasional ini.

Super League 2025/2026 akan menjadi tantangan baru bagi Atieda untuk membuktikan kualitasnya sebagai striker haus gol.

Semua mata akan tertuju padanya untuk melihat apakah ia layak disebut sebagai “mesin gol baru” Persik Kediri.

Dengan usia matang dan performa yang stabil dalam beberapa musim terakhir, Atieda menjadi simbol ambisi baru Persik untuk tampil lebih kompetitif.

Kedatangannya tidak hanya mempertebal skuad, tetapi juga membawa semangat baru untuk memanaskan persaingan di papan atas Super League.

Kini, tugas besar menantinya, Sylvain Atieda diharapkan bisa menjadi simbol kebangkitan Persik Kediri musim ini dan membawa klub berjaya kembali di kancah sepak bola nasional.

EDITOR: Edi Yulianto