← Beranda
Blak-blakan! Pelatih Kiper Felipe Americo: Keduanya Kiper Bagus dan Layak Memakai Jersey Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 2 Juli 2025 | 22.45 WIB
Aksi Ernando Ari di Stadion Segiri, Samarinda. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com — Blak-blakan di awal musim, pelatih kiper Persebaya Surabaya Felipe Americo Martins Goncalves mengaku senang punya dua kiper muda terbaik di Liga 1. Sosok Ernando Ari dan Andhika Ramadhani dinilai punya kualitas tinggi dan pengalaman cukup di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air.

Felipe menyebut keduanya layak mengenakan jersey Persebaya Surabaya karena sudah membuktikan kapasitasnya di bawah mistar.

Menurutnya, keduanya akan menjadi aset penting Green Force yang musim ini akan tampil di dua ajang sekaligus.

“Kami bisa meningkatkan beberapa aspek sepanjang musim ini. Yang jelas, keduanya kiper bagus dan layak memakai jersey Persebaya,” ujar Felipe kepada Jawa Pos.

Musim lalu, Ernando tampil sebanyak 24 kali dengan catatan 80 penyelamatan di Liga 1. Sementara Andhika tak kalah solid, mencatatkan 13 penampilan dengan 33 penyelamatan.

Berdasarkan statistik yang dirilis Persebaya Surabaya, Ernando sudah tampil sebanyak 80 kali selama berseragam Green Force.

Ia mengoleksi 3 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, kebobolan 89 kali, dan mencatatkan 26 clean sheet dari 7.008 menit bermain.

Di sisi lain, Andhika mencatatkan 60 penampilan dengan torehan 68 kebobolan dan 20 clean sheet. Ia juga sempat menerima 3 kartu kuning dari total 4.727 menit bermain.

Melihat performa keduanya yang nyaris setara, Felipe belum menetapkan siapa yang bakal menjadi kiper utama musim ini. Bahkan, ia menyebut posisi Ernando bisa saja tergeser jika Andhika menunjukkan performa lebih baik saat latihan.

"Semua tergantung dari 100 persen apa yang dilakukan selama latihan," ucap pelatih asal Brasil itu dengan tegas. Ia menilai kompetisi sehat antara dua penjaga gawang tersebut justru memberi keuntungan besar bagi tim.

Apalagi Persebaya Surabaya akan berjuang di Liga 1 dan ASEAN Club Championship, yang tentu akan sangat menguras tenaga dan stamina.

Felipe menyadari dalam satu musim panjang, banyak hal tak terduga bisa terjadi, mulai dari panggilan timnas, cedera, hingga skorsing kartu.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Makin Ngeri! Calon Pengganti Flavio Silva Punya Rekor Super Ciamik

“Banyak hal yang bisa terjadi. Timnas, skorsing karena kartu, sampai cedera. Yang terpenting terlepas siapa yang akan bermain, mereka siap dan fokus melakukan yang terbaik untuk tim,” ujar Felipe.

Karena itu, ia menekankan pentingnya dua kiper tersebut terus siap secara mental dan fisik kapan pun dibutuhkan. Felipe tak ingin ada jarak kualitas saat melakukan rotasi di bawah mistar gawang.

Ia ingin semua penjaga gawang Persebaya Surabaya punya rasa percaya diri tinggi setiap kali turun ke lapangan.

Mantan pelatih Persita Tangerang itu juga menyampaikan pola latihan di Persebaya Surabaya kini sedikit berbeda dari era sebelumnya.

Ia lebih menekankan pada aspek teknis seperti pengambilan keputusan, kecepatan reaksi, dan simulasi situasi permainan.

Menurut Felipe, aspek-aspek kecil tersebut sangat menentukan kualitas penjaga gawang di level tertinggi. Ia juga akan terus menganalisis kelemahan individu untuk menentukan porsi latihan yang paling dibutuhkan.

“Juga kami akan menganalisis apa yang perlu kami beri porsi lebih. Dan tentu saja berlatih dengan benar,” ujarnya penuh keyakinan.

Ia tak hanya fokus pada teknik, tetapi juga pada pengembangan mental bertanding.

Felipe menyebut kerja keras di sesi latihan jadi fondasi utama untuk membangun kepercayaan diri saat pertandingan resmi. Kiper yang disiplin saat latihan biasanya akan tampil lebih tenang dan meyakinkan di bawah tekanan.

“Dan tentu saja performa akan jauh lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara penjaga gawang dengan lini belakang. Menurutnya, komunikasi dan chemistry dengan pemain lain menjadi penentu performa di lapangan.

“Saya juga akan membuat mereka senang dengan apa yang dilakukan dan menikmati tiap proses latihan,” katanya. Ia menargetkan Ernando dan Andhika bisa saling mendorong untuk tampil lebih maksimal.

Baca Juga: Fix! Skuad Persebaya Surabaya Makin Lengkap Jelang Tur Australia Barat, Eduardo Perez Semringah Sambut Musim Baru

Felipe juga ingin menciptakan suasana latihan yang menyenangkan agar para kiper merasa nyaman dan semangat berkembang. Bagi pelatih 42 tahun ini, latihan bukan sekadar rutinitas, tapi juga proses yang harus dinikmati.

Ia berharap semangat positif itu akan menular ke seluruh pemain, termasuk penjaga gawang. Dengan begitu, performa tim bisa tetap konsisten sepanjang musim.

Hingga saat ini, belum ada sinyal kuat siapa yang akan mengawal gawang Persebaya Surabaya di laga pembuka. Namun Felipe memastikan, siapa pun yang diturunkan adalah hasil dari evaluasi ketat di setiap sesi latihan.

Felipe tak mau terpaku pada reputasi masa lalu atau jam terbang semata. Ia menilai semua pemain harus memulai dari nol untuk mendapatkan tempat di starting eleven.

Dengan kualitas Ernando dan Andhika yang nyaris seimbang, persaingan ketat bakal tersaji sepanjang musim. Felipe pun optimistis, siapa pun yang diturunkan, gawang Persebaya Surabaya akan tetap aman.

Ia tak ragu menyebut mereka sebagai kekuatan utama Persebaya Surabaya musim ini.

EDITOR: Hendra