← Beranda
Wasiat Mendiang Bejo Sugiantoro untuk Rachmat Irianto: Juara Bersama Persebaya Surabaya!
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 20 Juni 2025 | 05.27 WIB
Bejo Sugiantoro (kiri) didampingi putranya Rachmat Irianto tak kuasa menahan tangisnya usai pertandingan melawan Persela Lamongan di Gelora Bung Tomo, Surabaya (5/8/2018). (Angger Bondan/Jawa Pos)

JawaPos.com — Ada alasan emosional yang mengiringi kepulangan Rachmat Irianto ke Persebaya Surabaya musim depan. Bukan sekadar soal kontrak atau tawaran klub, namun karena satu pesan terakhir dari sang ayah, mendiang Bejo Sugiantoro.

Rachmat Irianto atau akrab disapa Rian, akhirnya resmi kembali berseragam Persebaya Surabaya untuk Liga 1 Indonesia 2025/2026.

Ia meninggalkan Persib Bandung, klub yang berhasil memberinya dua gelar juara, demi memenuhi amanah sang ayah.

“Alasan pertama karena ada petuah dari bapak dulu, bahwa beliau juga ingin lihat saya juara di Persebaya,” ujar Rian saat diperkenalkan sebagai pemain baru.

“Jadi saya harus tuntaskan itu bagaimanapun caranya,” lanjut pemain berposisi bek tengah tersebut.

Bejo Sugiantoro bukan nama asing bagi Bonek dan pencinta sepak bola Indonesia. Ia adalah legenda hidup Persebaya Surabaya yang telah menorehkan tinta emas sepanjang kariernya di lapangan hijau.

Almarhum Bejo wafat pada 25 Februari 2025 lalu, meninggalkan warisan prestasi dan loyalitas kepada tim Green Force. Ia membawa Persebaya Surabaya juara tiga kali sebagai pemain: dua di kasta tertinggi dan satu di kasta kedua.

Gelar-gelar itu diraih pada musim 1996/1997 dan 2004 (Divisi Utama), serta 2006 (Divisi 1). Setelah pensiun, Bejo juga melanjutkan pengabdian dengan menjadi asisten pelatih bahkan sempat menjabat pelatih kepala Persebaya Surabaya.

Kini, tongkat perjuangan itu diteruskan oleh sang anak, Rachmat Irianto. Rian mengaku tidak bisa menolak jika itu berkaitan dengan wasiat dari almarhum ayahandanya.

Ia merasa ada beban sekaligus dorongan besar untuk membawa Persebaya Surabaya kembali ke masa kejayaan.

Terlebih, selama berseragam Persebaya Surabaya periode 2017 hingga 2022, Rian belum pernah merasakan trofi juara di kasta tertinggi.

Baca Juga: Tanpa Dokumen PBG, Pasar Buah Tanjung Sari Terancam Ditertibkan

Hal itu berbeda saat ia membela Persib Bandung selama tiga musim terakhir. Bersama Maung Bandung, Rian sukses mengangkat trofi Liga 1 dua kali beruntun, yakni pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.

Meski masih dalam usia emas, Rian rela tinggalkan zona nyaman demi satu impian lamanya: juara bersama Persebaya Surabaya.

Ia pun mengaku sudah memantapkan hati untuk pulang, meski sempat ada tawaran dari beberapa klub besar lain.

“Tapi saya lebih prioritaskan ke sini (Persebaya Surabaya) karena alasan itu tadi, faktor keluarga jadi faktor utama saya pulang ke Persebaya,” tegasnya.

Tak butuh waktu lama bagi manajemen Persebaya Surabaya untuk mengunci kepulangan pemain berlabel timnas itu.

Rian menjadi salah satu dari empat rekrutan anyar Green Force yang diumumkan menjelang persiapan musim 2025/2026.

Total sudah ada 19 pemain yang diikat kontrak oleh Persebaya Surabaya sejauh ini. Dari jumlah tersebut, 15 adalah pemain musim lalu yang dipertahankan, dan enam merupakan pemain asing termasuk satu rekrutan anyar Risto Mitrevski.

Kehadiran Rian jelas menjadi tambahan kekuatan dan mental juara di lini pertahanan tim asuhan pelatih anyar musim ini. Ia juga diprediksi bakal menjadi sosok penting di ruang ganti dan simbol kebangkitan Green Force.

Kembalinya Rian disambut hangat oleh Bonek yang telah lama menginginkan kepulangan sang putra daerah. Mereka percaya, kehadiran Rian bisa menjadi pembeda sekaligus inspirasi bagi pemain muda lainnya.

Rian sendiri menyadari ekspektasi besar yang kini dipikulnya. Namun, ia justru melihat hal itu sebagai motivasi untuk memenuhi janji dan impian mendiang ayahandanya.

“Kalau bisa tahun ini, ya bismillah lah tahun ini kami juara,” ujarnya penuh harap. Ia ingin menuntaskan amanah itu secepat mungkin dan mempersembahkan trofi untuk keluarga serta Bonek.

Musim 2025/2026 akan menjadi musim penuh tekanan sekaligus harapan bagi Persebaya Surabaya. Setelah melewati periode sulit dan belum konsisten dalam tiga musim terakhir, manajemen kini ingin kembali bersaing di papan atas.

Baca Juga: Eks Kapten Persebaya Surabaya Punya Jabatan Anyar di Deltras FC, Rendi Irwan Masuk Jajaran Pelatih The Lobster

Penguatan tim dilakukan sejak awal, termasuk dengan merekrut pemain-pemain berpengalaman dan selektif dalam memilih pemain asing. Kombinasi pemain lama dan baru diharapkan bisa langsung menyatu dalam pramusim nanti.

Dengan bergabungnya Rachmat Irianto, Persebaya Surabaya mendapatkan bukan hanya pemain berkualitas, tapi juga semangat perjuangan dari generasi ke generasi.

Sebuah misi warisan yang tak ternilai dari seorang ayah kepada anaknya.

Kini, semua mata akan tertuju pada bagaimana Rian menjalani musim penting dalam kariernya.

Bukan sekadar pulang kampung, tapi untuk menunaikan janji suci: membawa Persebaya Surabaya juara, seperti yang diimpikan mendiang Bejo Sugiantoro.

EDITOR: Hendra