← Beranda
Doa Tulus Benny van Breukelen untuk Felipe Americo: Semoga Kiper Persebaya Surabaya Makin Hebat!
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 16 Juni 2025 | 19.56 WIB
Benny van Breukelen saat masih bertugas di Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Perpisahan tak selalu menyisakan kecewa. Hal itu terlihat dari sikap elegan Benny van Breukelen usai posisinya sebagai pelatih kiper Persebaya Surabaya digantikan oleh Felipe Americo.

Meski sempat terkejut dengan keputusan manajemen, Benny tak menunjukkan rasa sakit hati sedikit pun. Pria berdarah Belanda itu justru memberikan dukungan dan doa tulus untuk penerusnya.

"Semoga pelatih baru bisa memberikan prestasi yang lebih baik kepada kiper yang ada," kata Benny saat dihubungi Jawa Pos.

Ia percaya, Americo yang berasal dari Brasil memiliki kualitas untuk membawa kiper Persebaya Surabaya berkembang lebih jauh.

Keyakinan itu ia sampaikan tak hanya kepada media, tetapi juga langsung kepada anak asuhnya. Lewat sambungan telepon, Benny memberi wejangan khusus kepada Andhika Ramadhani.

Dia mengatakan kehadiran pelatih baru bisa jadi pemantik semangat baru. “Saya bilang ke Andhika. Adanya pelatih baru akan membuat dia makin berkembang,” ujar Benny.

Pelatih kelahiran 4 Mei 1963 itu memang dikenal sebagai sosok yang tenang dan profesional. Ia menerima keputusan Persebaya Surabaya dengan lapang dada, meski pengumuman kontraknya tidak diperpanjang datang secara mendadak.

"Waktu acara makan-makan saat pembubaran tim (24/5/2025), saya bahkan sempat tanya. Kapan ya tim ini kumpul dan latihan lagi? Tapi ya akhirnya seperti ini," ujarnya.

Bahkan saat acara makan bersama dalam pembubaran tim 24 Mei lalu, Benny masih sempat bertanya kapan tim akan kembali berlatih.

Kala itu, ia sama sekali tidak merasa ada pertanda masa baktinya akan berakhir. Foto formal yang diambilnya di mess tim pun sejatinya untuk keperluan visa ke Australia, bukan untuk kenangan terakhir bersama Persebaya Surabaya.

"Foto itu sebenarnya saya ambil untuk mengurus visa ke Australia," kata Benny. Kini, rencana itu seakan ikut terkubur bersama berakhirnya kebersamaannya dengan Green Force.

Yang membuatnya sedikit berat adalah karena belum sempat berpamitan secara langsung dengan Ernando Ari dan Andhika.

“Mereka tahunya saya akan bertahan musim depan. Tapi setelah ada pengumuman, Andhika langsung kontak saya. Ucap terima kasih dan perpisahan,” jelasnya.

Namun tak butuh waktu lama hingga Andhika mengetahui kabar tersebut. Kiper muda itu langsung menghubungi Benny dan menyampaikan terima kasih serta salam perpisahan.

Meski singkat, komunikasi itu sangat berarti bagi Benny. Baginya, hubungan pelatih dan pemain bukan sekadar profesional, tapi juga emosional.

Benny memang punya kedekatan khusus dengan para penjaga gawang Persebaya Surabaya. Di bawah asuhannya, Ernando dan Andhika tumbuh menjadi dua kiper muda dengan potensi besar di Indonesia.

Kini, tongkat estafet itu berpindah ke tangan Felipe Americo. Nama yang tak asing di sepak bola Indonesia karena pernah melatih beberapa klub Liga 1.

Americo dikenal punya metode latihan modern khas dan modern. Diharapkan, pendekatannya bisa memberi warna baru di bawah mistar gawang Green Force.

Persebaya Surabaya sendiri memang tengah berbenah menyambut musim kompetisi yang akan datang. Pergantian staf pelatih menjadi bagian dari pembaruan tim secara menyeluruh.

Bagi Benny, rotasi seperti itu adalah hal yang biasa dalam dunia sepak bola profesional. "Karena bagi saya, pergantian pelatih dalam sebuah tim itu hal yang sangat biasa," tuturnya singkat.

Sikap legawa itu membuat Benny tetap dihormati, meski tak lagi menjadi bagian dari tim. Tidak ada kata-kata negatif, hanya doa dan harapan baik untuk tim yang pernah ia bela.

Ia pun berharap Americo bisa membawa prestasi lebih tinggi bagi para kiper Persebaya Surabaya.

Ucapan itu bukan basa-basi. Benny memang dikenal sebagai pelatih yang menjunjung tinggi sportivitas dan etika dalam setiap langkahnya.

Meski kini tak lagi di bench Persebaya Surabaya, jejaknya tetap membekas di ruang ganti dan hati para pemain. Ia meninggalkan warisan kerja keras, kedisiplinan, dan semangat untuk terus berkembang.

Baca Juga: Mengintip Kedalaman Kiper Persebaya Surabaya! Siapakah Kiper Keempat yang Akan Didatangkan?

Dengan kepergian Benny, Persebaya Surabaya tak hanya kehilangan pelatih, tapi juga sosok yang menginspirasi. Namun, perubahan ini adalah bagian dari perjalanan panjang klub kebanggaan Bonek tersebut.

Kini harapan tertuju pada Felipe Americo untuk membawa regenerasi kiper Persebaya Surabaya ke level selanjutnya. Dengan dukungan doa dari pendahulunya, Felipe punya pijakan yang kuat untuk melangkah ke depan.

Dan untuk Benny van Breukelen, ucapan terima kasih layak disematkan atas dedikasi yang ia berikan. Selamat jalan dan semoga sukses di petualangan berikutnya, Coach Benny.

EDITOR: Hendra