← Beranda
7 Pemain Asing Persebaya Sudah Diamankan, Total Nilai Capai Rp 35,2 Miliar Demi Liga 1 Indonesia 2025/2026
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 15 Juni 2025 | 16.47 WIB
Lima pemain asing Francisco Rivera, Flavio Silva, Dime Dimov, Bruno Moreira, dan Dejan Tumbas, dipastikan bertahan bersama Persebaya. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali membuat gebrakan menjelang bergulirnya Liga 1 Indonesia 2025/2026. Klub kebanggaan Bonek itu resmi mengamankan tujuh pemain asing untuk memperkuat skuad musim depan.

Langkah agresif ini menunjukkan keseriusan manajemen Green Force dalam membentuk tim tangguh dan kompetitif. Target tinggi dipasang demi mengembalikan kejayaan Persebaya Surabaya di kancah sepak bola nasional.

Musim lalu, Persebaya Surabaya mencoret tiga pemain asing yakni Gilson Costa, Slavko Damjanovic, dan Mohammed Rashid. Sebagai gantinya, mereka mendatangkan dua wajah baru yaitu Risto Mitrevski dan Gali Freitas.

Kini total tujuh legiun asing telah dikunci, dengan nilai pasar gabungan menembus angka fantastis Rp35,2 miliar. Kehadiran mereka diharapkan jadi tulang punggung tim dalam meraih prestasi musim depan.

Ketujuh pemain asing tersebut adalah Francisco Rivera, Bruno Moreira, Dejan Tumbas, Flavio Silva, Dime Dimov, Gali Freitas, dan Risto Mitrevski.

Menariknya, komposisi ini masih bisa bertambah satu pemain asing lagi sesuai kuota regulasi Liga 1 yang mengizinkan delapan pemain asing.

Francisco Rivera menjadi nama pertama yang dipastikan bertahan di Persebaya Surabaya. Gelandang serang asal Meksiko berusia 30 tahun ini memiliki nilai pasar tertinggi di antara rekan-rekannya, yakni Rp7,82 miliar.

Rivera dikenal sebagai pemain kreatif dengan kaki kiri mematikan dan kemampuan membaca permainan yang apik. Ia bisa bermain sebagai gelandang tengah maupun sayap kiri jika dibutuhkan.

Selanjutnya ada Bruno Moreira yang juga tetap jadi andalan di sektor sayap. Penyerang 26 tahun asal Brasil itu memiliki nilai pasar Rp6,52 miliar dan bisa bermain fleksibel di tiga posisi lini depan.

Bruno jadi senjata utama serangan balik cepat Persebaya Surabaya musim lalu dan terus menunjukkan progres positif. Ia diperpanjang kontraknya hingga April 2026 sebagai bentuk kepercayaan manajemen.

Sektor depan juga diperkuat dengan kehadiran Flavio Silva dari Portugal. Striker 29 tahun ini punya nilai pasar Rp5,21 miliar dan berpengalaman tampil di beberapa liga Eropa.

Flavio punya postur ideal 1,84 meter dan kaki kanan sebagai kekuatan utama. Ia bisa jadi pilihan utama di lini depan atau sebagai pendamping penyerang lainnya.

Nama baru yang turut diperkenalkan adalah Gali Freitas, winger lincah asal Timor-Leste. Meski usianya masih sangat muda, kualitasnya telah membuat manajemen Persebaya Surabaya kepincut.

Dengan nilai pasar Rp3,48 miliar, Gali bisa ditempatkan di berbagai posisi menyerang. Pemain jebolan PSIS Semarang ini resmi bergabung mulai 1 Juli 2024 dan diikat kontrak hingga 2026.

Untuk sektor belakang, Persebaya Surabaya menghadirkan bek tangguh Dime Dimov asal Makedonia Utara. Pemain berusia 30 tahun ini memiliki nilai pasar Rp6,08 miliar dan telah menandatangani kontrak hingga Mei 2026.

Dimov dikenal sebagai bek tengah yang kuat dalam duel udara dan tegas dalam tekel. Ia juga bisa bermain sebagai gelandang bertahan saat diperlukan.

Masih dari lini belakang, Risto Mitrevski turut melengkapi kuota pemain asing. Bek senior berusia 33 tahun asal Makedonia Utara ini punya nilai pasar Rp2,61 miliar dan diyakini menambah kedalaman skuad.

Mitrevski punya pengalaman luas di Liga 1 bersama Dewa United. Kelebihannya adalah bisa bermain dengan dua kaki dan memahami dinamika permainan dengan sangat baik.

Satu nama lain yang juga menarik perhatian adalah Dejan Tumbas, striker jangkung asal Serbia. Ia memiliki tinggi badan 1,87 meter dan nilai pasar senilai Rp3,48 miliar.

Tumbas bergabung pada Januari 2025 dan dikontrak hingga Juni 2026. Ia akan jadi pesaing sekaligus pelapis ideal bagi Flavio Silva di lini depan.

Dengan nilai akumulatif pemain asing mencapai Rp35,2 miliar, Persebaya Surabaya menjadi salah satu tim paling serius menyusun skuad musim ini. Gerak cepat manajemen mendapat sambutan positif dari para suporter.

Langkah ini menjadi sinyal kuat Persebaya Surabaya ingin kembali bersaing di papan atas. Dukungan penuh dari Bonek tentu menjadi amunisi tambahan untuk para pemain asing tersebut.

Sementara itu, peluang masih terbuka untuk mendatangkan satu pemain asing tambahan. Slot terakhir itu bisa digunakan untuk memperkuat sektor yang masih dinilai lemah oleh pelatih.

Keputusan akhir tentunya akan ditentukan berdasarkan kebutuhan tim setelah evaluasi pramusim. Namun, tujuh pemain asing yang sudah diamankan ini dinilai sudah sangat menjanjikan.

Dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman, Persebaya Surabaya diprediksi akan tampil lebih garang. Musim 2025/2026 bisa jadi momentum kebangkitan Green Force di Liga 1.

Semangat baru, wajah baru, dan target besar kini menjadi identitas Persebaya Surabaya yang siap mengguncang kompetisi. Wajib dinantikan kiprah tujuh pemain asing ini dalam perjuangan menuju tangga juara.

EDITOR: Banu Adikara