JawaPos.com — Persik Kediri membuat langkah mengejutkan di bursa transfer awal musim Liga 1 Indonesia 2025/2026. Tim berjuluk Macan Putih itu resmi mencoret empat pemain bintangnya, termasuk mantan kapten Persebaya Surabaya, Ze Valente.
Keputusan ini menjadi sinyal kuat Persik Kediri tengah melakukan perombakan besar demi hasil yang lebih baik musim depan. Tiga dari empat pemain yang dilepas merupakan pemain asing yang sebelumnya menjadi andalan tim.
Langkah mencoret empat pilar sekaligus diumumkan manajemen Persik Kediri dalam rentang 5 hingga 11 Juni 2025. Nama-nama besar yang keluar pun langsung menjadi incaran klub-klub lain di Liga 1 maupun Liga 2.
Nama pertama yang resmi dilepas adalah striker utama asal Argentina, Ramiro Fergonzi. Pemain berusia 36 tahun itu menjadi top skor Persik dengan koleksi 9 gol dan 1 assist musim ini.
Kinerja apik Fergonzi sempat membuatnya jadi andalan lini depan Macan Putih. Namun, manajemen akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya.
Pemain kedua yang resmi keluar adalah playmaker asal Portugal, Ze Valente. Eks kapten Persebaya Surabaya itu menjadi pemain kunci dalam permainan ofensif Persik sepanjang musim.
Ze Valente sukses mencatatkan 9 gol dan 5 assist, menjadikannya otak serangan Persik. Ia dilepas resmi oleh klub pada Rabu (11/6/2025), meski sempat dipinjamkan lebih panjang dari Persebaya Surabaya sejak November 2023.
Nama Ze pun langsung dikaitkan dengan sejumlah klub Liga 1 dan Liga 2. PSIM Yogyakarta menjadi klub yang paling santer disebut akan mengamankan jasanya.
Akun fans PSIM, @revolutionpsim, mengungkapkan Ze Valente masuk radar Laskar Mataram. Ia disebut sebagai sosok yang cocok untuk mengisi kekosongan di lini tengah PSIM musim depan.
"Ze Valente menjadi incaran selanjutnya Laskar Mataram untuk mengisi kekosongan playmaker yang diidam idamkan di lini tengah.
Ze dirasa cocok menjadi kepingan baru di lini serang PSIM, dengan torehan 9 gol dan 5 assistnya musim ini. Kapten Persik Kediri menjadi incaran beberapa klub Liga 1 musim depan.
Tidak mudah mengingat penampilan impresifnya beberapa musim ini akan menarik minat klub-klub lain.
Wani urun," tulis @revolutionpsim, Jumat (23/5/2025).
Dengan status kontraknya yang akan habis bersama Persebaya Surabaya, peluang PSIM merekrutnya cukup terbuka. Ze juga disebut lebih nyaman bermain di Persik ketimbang kembali ke Green Force.
Dua nama berikutnya yang dicoret secara bersamaan oleh Persik adalah pemain belakang, Brendon Lucas dan Didik Wahyu. Keduanya diumumkan hengkang pada Rabu (11/6/2025) lalu.
Brendon Lucas merupakan bek tangguh asing yang memperkuat lini pertahanan Persik. Sementara Didik Wahyu adalah pemain lokal yang cukup loyal dan berpengalaman di Liga 1.
Dengan mencoret dua bek sekaligus, Persik mengisyaratkan bakal membangun ulang tembok pertahanan mereka musim depan. Strategi ini sekaligus membuka ruang bagi pemain baru yang lebih muda dan cepat.
Menariknya, dari empat nama yang dilepas, dua di antaranya merupakan motor permainan utama tim. Kombinasi Fergonzi dan Ze Valente menjadi penyumbang gol terbanyak Persik musim ini.
Keputusan ini jelas mengejutkan banyak pihak, terutama para pendukung Macan Putih. Sebab, performa mereka terbilang cukup solid meski belum membawa tim ke papan atas klasemen.
Manajemen Persik belum mengumumkan nama-nama pengganti untuk empat pemain tersebut. Namun sinyal perombakan total sudah sangat terasa sejak awal jendela transfer dibuka.
Nama-nama baru kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat. Mengingat Liga 1 Indonesia 2025/2026 segera bergulir, manuver cepat dibutuhkan agar tim tidak tertinggal dalam persiapan.
Langkah Persik mencoret empat pemain pilar ini disebut sebagai bentuk cuci gudang demi menyegarkan komposisi skuad. Target mereka jelas ingin bersaing lebih tinggi musim depan.
Selain itu, keputusan ini juga dinilai sebagai strategi efisiensi anggaran. Mengingat beberapa pemain yang dilepas memiliki nilai kontrak cukup tinggi.
Meski begitu, keputusan melepas Ze Valente tetap menjadi sorotan utama. Statusnya sebagai mantan kapten Persebaya Surabaya dan performa impresifnya membuat banyak pihak menyayangkan langkah tersebut.
Namun dari sisi pemain, Ze Valente disebut lebih nyaman berada di klub yang memberinya kepercayaan penuh. Hal inilah yang membuat PSIM Yogyakarta menjadi opsi menarik untuk melanjutkan kariernya.
Kini publik Kediri hanya bisa menunggu gebrakan selanjutnya dari manajemen klub. Apakah pengganti para pemain yang dilepas akan sepadan atau justru lebih baik dari sebelumnya.
Dengan keluarnya empat nama besar ini, fans berharap Persik bisa mendatangkan pemain yang sesuai kebutuhan tim. Apalagi dengan harapan besar dari publik Kediri yang ingin melihat tim mereka kembali berjaya.
Daftar pemain out Persik Kediri per Kamis (12/6/2025) adalah Ramiro Fergonzi (striker), Ze Valente (gelandang serang), Brendon Lucas (bek tengah), dan Didik Wahyu (bek tengah).
Keempatnya dilepas dengan alasan yang belum dijelaskan secara detail oleh klub.
Langkah berani ini menunjukkan Persik Kediri tak segan mengambil risiko demi perubahan besar. Cuci gudang sudah dimulai, publik tinggal menanti siapa yang datang menggantikan para bintang yang pergi.