JawaPos.com — Persebaya Surabaya dikabarkan tengah mengupayakan reuni dengan salah satu mantan pemain andalannya, Irfan Jaya. Winger gesit yang juga eks bintang Timnas Indonesia ini digadang-gadang bakal kembali menghiasi lini serang Green Force musim depan.
Rumor kepulangan Irfan Jaya mencuat usai akun Instagram @transfernews_ft1 menyebutkan ada beberapa pemain yang berpotensi comeback ke Persebaya Surabaya.
Salah satu nama yang disebutkan adalah Irfan Jaya, yang saat ini masih tercatat sebagai pemain Bali United.
Spekulasi ini muncul di tengah kritik warganet terhadap minimnya aktivitas Persebaya Surabaya dalam bursa transfer musim 2025/2026.
Menjawab keluhan tersebut, akun @transfernews_ft1 langsung memberikan bocoran soal potensi kembalinya Irfan Jaya ke Surabaya.
"Ada beberapa pemain yang bakal comeback ke Persebaya Surabaya.
Salah satu rumornya Irfan Jaya," tulis @transfernews_ft1.
Menanggapi rumor tersebut, Irfan Jaya memberikan sinyal terbuka soal kemungkinan kembali ke klub lamanya.
Dalam sebuah wawancara saat ditemui JawaPos.com, sang pemain mengakui belum ada pembicaraan resmi, namun ia tidak menutup peluang tersebut.
"Ya semoga aja ya (kalau ada kesempatan balik ke Persebaya), kita lihat nanti aja ya," ucap Irfan Jaya. "Kalau itu masih rumor ya, belum ada pembicaraan begitu," imbuhnya merendah.
Meski demikian, sinyal positif datang dari status kontraknya yang dikabarkan telah berakhir bersama Bali United pada penghujung musim 2024/2025.
Hanya tersisa adendum kontrak hingga akhir kompetisi, Irfan pun mengaku masih berkomunikasi dengan manajemen Serdadu Tridatu.
“Kontrak di Bali sudah selesai kan kemarin, tapi masih ada adendum buat menyelesaikan liga. Dan masih komunikasi bersama bos juga,” ujar Irfan Jaya.
Jika benar kontraknya habis, maka Persebaya Surabaya bisa membawa pulang Irfan Jaya secara cuma-cuma melalui skema bebas transfer. Hal ini tentu menjadi keuntungan besar bagi Green Force yang sedang membangun kekuatan anyar.
Irfan Jaya sendiri bukanlah nama asing bagi publik Surabaya. Pemain kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan ini pernah memperkuat Persebaya Surabaya dari tahun 2017 hingga 2021 dan menjadi bagian penting dalam skuat tersebut.
Selama membela Persebaya Surabaya, Irfan mencatatkan 60 pertandingan dengan kontribusi 18 gol dan 11 assist dalam 4.292 menit bermain.
Penampilan impresif itu membuatnya menjadi idola Bonek dan salah satu winger terbaik yang pernah dimiliki klub.
Usai meninggalkan Persebaya Surabaya, Irfan Jaya sempat berseragam PSS Sleman pada musim 2021 hingga awal 2022. Di Sleman, ia tampil dalam 18 laga dengan torehan 8 gol dan 4 assist sebelum akhirnya hijrah ke Bali United.
Bersama Bali United, Irfan tampil konsisten meski sempat diterpa cedera. Total, ia bermain dalam 106 pertandingan dengan catatan 18 gol dan 10 assist selama lebih dari 5.700 menit tampil di lapangan.
Musim ini, performa Irfan cukup gemilang dengan sumbangan 8 gol dan 4 assist dari 33 pertandingan di ajang Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Kontribusi tersebut menunjukkan kualitasnya masih terjaga meski usianya sudah menginjak 29 tahun.
Tak hanya mentereng di level klub, Irfan juga punya jejak di Timnas Indonesia. Ia membela Timnas U-23 sebanyak 22 kali dengan 6 gol dan mencatat 5 caps serta 2 gol untuk Timnas senior.
Pemain bernama lengkap Irfan Samaling Kumi ini merupakan lulusan SSB Butta Toa Raya, Sulawesi Selatan.
Kariernya terus menanjak sejak memperkuat PSM Makassar U-21, sebelum akhirnya mencuri perhatian saat berseragam Persebaya Surabaya.
Kini, nilai pasar Irfan Jaya ditaksir mencapai Rp 3,48 miliar menurut data terbaru. Meski mahal, namun ia berpotensi pulang ke Persebaya Surabaya tanpa biaya transfer karena status bebas kontrak.
Kembalinya Irfan tentu menjadi kabar gembira bagi fans Persebaya Surabaya yang merindukan daya ledak di sektor sayap.
Selain memiliki kecepatan dan insting gol tinggi, Irfan juga dikenal memiliki visi bermain dan determinasi luar biasa.
Dengan kaki kanan sebagai andalan, Irfan mampu menempati posisi winger kanan maupun kiri dengan sama baiknya. Gaya mainnya yang eksplosif dan langsung ke depan sangat cocok dengan karakter permainan Green Force.
Meski belum ada kepastian resmi dari manajemen Persebaya Surabaya, rumor ini sudah cukup membuat Bonek berspekulasi dan berharap besar. Apalagi, Irfan masih punya kedekatan emosional dengan Surabaya dan para pendukungnya.
Jika proses negosiasi berjalan mulus, maka musim 2025/2026 bisa jadi awal dari babak baru Irfan Jaya bersama Persebaya Surabaya. Reuni ini bukan hanya soal nostalgia, tapi juga kebutuhan nyata klub untuk kembali bersaing di papan atas.
Persebaya Surabaya memang membutuhkan suntikan pengalaman dan kualitas dalam skuadnya yang kerap tak stabil musim ini.
Kehadiran Irfan bisa menjadi jawaban atas kebutuhan itu sekaligus meningkatkan motivasi tim secara keseluruhan.
Kini, semua mata tertuju pada langkah selanjutnya dari Persebaya Surabaya dan Irfan Jaya. Akankah sang mantan bintang kembali pulang dan menjadi motor serangan Green Force musim depan?
Jika benar terjadi, maka ini akan menjadi salah satu transfer paling menarik di bursa pemain Liga 1 Indonesia 2025/2026. Irfan Jaya dan Persebaya Surabaya, kisah lama yang mungkin akan kembali ditulis dengan tinta emas.