JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan jelang bursa transfer awal musim 2025/2026. Klub kebanggaan Bonek ini dikaitkan dengan rencana memulangkan empat mantan pemain di empat posisi krusial berbeda.
Informasi ini pertama kali mencuat dari akun Instagram @gosballfc yang menyebut Persebaya Surabaya ingin "balikan" dengan beberapa eks pemainnya.
Sinyal kuat cinta lama bersemi kembali pun langsung disambut antusias oleh publik sepak bola nasional, khususnya Bonek.
Satu nama yang mencuri perhatian adalah Higor Vidal, eks playmaker asal Brasil yang sempat membela Persebaya Surabaya pada musim 2022/2023.
Meski hanya tampil setengah musim karena cedera, ia sukses mencatatkan 5 assist dalam 14 pertandingan.
Usai pulih dari cedera, Higor melanjutkan karier di Afrika bersama TS Galaxy FC dengan torehan 2 gol dan 7 assist dari 22 laga. Ia kemudian hijrah ke Liga Irak untuk memperkuat Erbil SC dan menyumbang 1 assist dalam 6 pertandingan.
Kontraknya bersama Erbil SC akan berakhir pada 30 Juni 2025, membuka peluang besar bagi Persebaya Surabaya untuk merekrutnya kembali.
Apalagi, Higor Vidal masih menyimpan kenangan manis di feed Instagram pribadinya saat mengenakan seragam Green Force.
Selain posisi gelandang serang, Persebaya Surabaya juga dikaitkan dengan nama Yan Victor di lini pertahanan.
Bek asal Brasil itu sebelumnya bermain untuk Green Force pada musim 2023/2024 dan sempat mengungkapkan rasa rindunya lewat InstaStory.
Sinyal comeback Yan Victor juga dikuatkan oleh laporan akun @transfernews_ft yang menyebut Persebaya Surabaya tertarik memulangkannya.
Namun tantangannya adalah kontrak sang pemain yang masih terikat dengan klub Irak, Al-Kahrbaa Club hingga 30 Juni 2025.
Jika ingin merealisasikan transfer ini, Persebaya Surabaya harus merogoh kocek sekitar Rp 1,74 miliar untuk menebus klausulnya. Opsi lain yang lebih hemat adalah skema peminjaman disertai opsi permanen di akhir musim.
Nama ketiga yang berpotensi comeback ke Gelora Bung Tomo adalah Taisei Marukawa, winger lincah asal Jepang yang pernah jadi idola Bonek.
Dugaan ini mencuat dari pernyataan Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, terkait mantan pemain yang ingin kembali setelah mengalami pengalaman buruk di klub lain.
Azrul menegaskan Persebaya Surabaya siap membuka pintu bagi mantan pemain yang ingin pulang, asalkan persoalan kontrak dan gaji di klub sebelumnya telah diselesaikan.
Clue waktu dua tahun yang disebut Azrul mengarah kuat kepada Marukawa yang terakhir membela Persebaya Surabaya pada musim 2021/2022.
Dugaan ini diperkuat oleh komentar para Bonek di media sosial yang ramai menyebut nama Marukawa dalam unggahan tersebut.
Bahkan nama Marukawa masuk juga sebagai salah satu dari tujuh pemain asing tertajam Persebaya Surabaya sepanjang masa. Peluang kembalinya Marukawa ke Surabaya cukup terbuka, mengingat kontraknya bersama Dewa United akan habis di akhir musim ini.
Jika tidak memperpanjang kontrak, maka Persebaya Surabaya bisa mendapatkannya secara gratis alias bebas transfer.
Sosok terakhir yang membuat Bonek heboh adalah David da Silva, striker tajam yang kini memperkuat Persib Bandung. Momen emosional terjadi saat David da Silva menemui Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo usai laga Persebaya Surabaya kontra Persib.
Di tengah kekalahan Persib, David justru memeluk pentolan Bonek, Cak Tessy, dan tersenyum ke arah tribun suporter. Momen ini dianggap sinyal kuat bomber asal Brasil tersebut masih menyimpan cinta untuk Persebaya Surabaya.
Faktor usia yang kini menginjak 36 tahun dan kontrak yang berakhir Desember 2025 jadi indikasi utama kemungkinan perpisahan David dengan Persib. Persebaya Surabaya tentu bisa menjadi pelabuhan terakhir yang ideal bagi sang legenda di penghujung kariernya.
Secara finansial, Persebaya Surabaya dinilai cukup mampu menebus sisa kontrak David da Silva jika benar-benar serius ingin memulangkannya. Apalagi kehadirannya di lini depan akan menjadi kombinasi mematikan bersama Bruno Moreira.
Jika empat nama ini benar-benar kembali ke Persebaya Surabaya, musim depan dipastikan akan sangat menarik untuk disimak. Kombinasi pengalaman, kualitas, dan ikatan emosional dengan klub bisa menjadi kekuatan besar Green Force untuk bersaing di papan atas Liga 1.
Bonek pun kini hanya bisa berharap dan menunggu kabar baik dari manajemen Persebaya Surabaya. Akankah keempat mantan ini benar-benar pulang dan membangkitkan kembali kejayaan di Gelora Bung Tomo? Menarik untuk dinantikan.