← Beranda
Deretan 'Tukang Cuci Piring Kotor' Dewa United, Persebaya Surabaya Wajib Waspadai Mantan Kaptennya!
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 19 Februari 2025 | 21.47 WIB
Reva Adi Utama (kanan) mantan kapten Persebaya Surabaya yang jadi pilar penting Dewa United. (Media Dewa United)

JawaPos.com — Persaingan papan atas Liga 1 Indonesia 2024/2025 semakin sengit menjelang pekan ke-24. Persebaya Surabaya dan Dewa United hanya terpaut satu poin di klasemen sementara.

Persebaya Surabaya berada di peringkat kedua dengan koleksi 41 poin. Sementara itu, Dewa United menguntit di posisi ketiga dengan 40 poin.

Duel kedua tim ini menjadi laga krusial dalam perburuan posisi runner-up. Pertandingan Dewa United vs Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Pakansari pada Jumat, 21 Februari 2025.

Sebagai persiapan jelang laga big match ini, Dewa United terus mengasah strategi. Mereka menggelar latihan intensif di Banten International Stadium untuk mempertajam lini pertahanan.

Persebaya Surabaya harus mewaspadai lini belakang Dewa United yang dikenal kokoh. Beberapa pemain mereka dikenal sebagai 'tukang cuci piring kotor' yang selalu menyapu bola berbahaya.

Statistik mencatat, lima pemain Dewa United memiliki catatan clearance tertinggi. Angelo Meneses memimpin dengan 2,5 sapuan per pertandingan.

Risto Mitrevski menyusul dengan rata-rata 2,1 sapuan per laga. Kemudian, Reva Adi Utama mencatatkan 1,2 sapuan per pertandingan.

Selain itu, Altariq Ballah dan Alfriyanto Nico juga cukup aktif dalam mengamankan lini belakang. Masing-masing mencatatkan 1,1 sapuan per pertandingan.

Dari nama-nama tersebut, ada sosok yang sangat familiar bagi Persebaya Surabaya selain Altariq Ballah. Reva Adi Utama, eks kapten Green Force, kini menjadi salah satu andalan di pertahanan Dewa United.

Reva yang berposisi sebagai bek kiri tampil konsisten musim ini. Ia telah mencatatkan 17 penampilan dengan total 1.098 menit bermain.

Dari 17 pertandingan tersebut, Reva tampil sebagai starter sebanyak 14 kali. Ia juga berkontribusi dalam serangan dengan mencatatkan empat umpan kunci.

Dalam urusan menyerang, Reva memang bukan pemain yang agresif. Namun, ketika mendapatkan peluang, ia mampu memanfaatkannya dengan baik.

Reva tercatat hanya melepaskan satu tembakan sepanjang musim ini. Menariknya, tembakan tersebut tepat sasaran dengan akurasi 100 persen.

Keunggulan Reva bukan hanya dalam bertahan, tetapi juga dalam membangun serangan. Ia telah melakukan 783 umpan dengan tingkat akurasi mencapai 92 persen.

Sebagai bek sayap, Reva juga aktif dalam melepas umpan silang. Sejauh ini, ia telah mengirimkan sembilan umpan silang dan empat umpan terobosan.

Umpan kepala juga menjadi salah satu keunggulan Reva. Ia sudah mencatatkan 18 umpan kepala untuk membantu rekan-rekannya di lini depan.

Kemampuan bertahan Reva juga tidak perlu diragukan lagi. Ia telah melakukan 43 tekel sepanjang musim ini.

Dari jumlah tersebut, 21 di antaranya berhasil merebut bola dari lawan. Selain itu, ia mencatatkan 58 intersep yang menjadi bukti kejelian dalam membaca permainan.

Dalam situasi genting, Reva juga kerap melakukan sapuan untuk menghalau serangan lawan. Tercatat, ia telah melakukan 28 sapuan musim ini.

Tak hanya itu, ia juga cukup aktif dalam memblok tembakan lawan. Sebanyak empat kali ia berhasil menggagalkan upaya mencetak gol dari tim lawan.

Sebagai pemain bertahan, Reva juga sering terlibat dalam duel fisik. Ia telah melakukan 18 pelanggaran dan mendapatkan lima kartu kuning sepanjang musim ini.

Namun, ia juga sering menjadi korban pelanggaran lawan. Ia telah dilanggar sebanyak 14 kali selama kompetisi berlangsung.

Catatan statistik ini menunjukkan Reva adalah sosok penting di pertahanan Dewa United. Persebaya Surabaya perlu mencari cara untuk menembus ketatnya barisan belakang yang dijaganya.

Kehadiran Reva di lini belakang Dewa United tentu menjadi tantangan bagi para pemain depan Persebaya Surabaya. Terlebih, ia paham betul gaya permainan mantan klubnya tersebut.

Namun, Persebaya Surabaya juga memiliki lini serang yang cukup tajam musim ini. Kombinasi Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Francisco Rivera bisa menjadi ancaman bagi pertahanan Dewa United.

Malik yang terkenal dengan kecepatannya bisa menjadi kunci untuk menerobos pertahanan ketat. Bruno Moreira yang memiliki dribel apik juga bisa menjadi ancaman bagi Reva dan kolega.

Sementara itu, Francisco Rivera dikenal sebagai pengatur permainan yang cerdas. Ia bisa menciptakan peluang melalui umpan-umpan terobosannya yang akurat.

Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim akan saling adu strategi untuk mengamankan posisi di papan atas.

Bagi Persebaya Surabaya, kemenangan dalam laga ini sangat penting untuk menjaga peluang finis di posisi kedua. Tambahan tiga poin akan memperlebar jarak dari Dewa United.

Namun, Dewa United juga tidak ingin kehilangan kesempatan untuk menyalip Persebaya Surabaya. Bermain di kandang sendiri tentu menjadi keuntungan bagi mereka.

Duel ini juga menjadi ujian bagi lini serang Persebaya Surabaya dalam menembus pertahanan kokoh Dewa United. Kualitas finishing akan menjadi faktor penentu hasil pertandingan.

Jika Persebaya Surabaya ingin memenangkan laga ini, mereka harus lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal dalam laga ketat seperti ini.

Dewa United akan mencoba memanfaatkan transisi cepat untuk mengejutkan Persebaya Surabaya. Kecepatan para pemain sayap mereka bisa menjadi senjata berbahaya.

Duel antara pertahanan Dewa United yang solid dan serangan tajam Persebaya Surabaya akan menjadi tontonan menarik. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dalam laga big match ini? Layak dinantikan di atas lapangan.

EDITOR: Banu Adikara