JawaPos.com – Bhayangkara FC akan menjalani laga keempat di babak 8 besar Liga 2 Indonesia 2024/2025 melawan Persela Lamongan di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (7/1). Pertandingan nanti bisa menjadi momentum The Guardian untuk dapat memastikan satu tiket promosi ke kasta Liga 1 musim depan.
Pada klasemen sementara di Grup Y, Bhayangkara FC mencatat nilai 7 hasil dari 3 laga dengan 2 kali menang dan 1 kali imbang.
Di posisi kedua ada Persela dengan nilai 3 hasil dari 3 kali imbang. Sedangkan peringkat ketiga dan keempat ada PSKC Cimahi dan Persijap Jepara dengan 2 poin hasil 2 kali imbang dan 1 kali kalah.
Dengan komposisi seperti ini, maka terbuka kemungkinan bagi Bhayangkara FC untuk dapat lebih cepat mematok tiket promosi dengan catatan tertentu.
The Guardian akan memastikan merebut tiket promosi ke Liga 1 jika mampu mengantongi tiga poin ketika menjamu Persela, sementara laga antara tuan rumah Persijap yang menjamu PSKC di hari yang sama di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, berkesudahan dengan skor imbang.
Jika ini benar terwujud, maka perolehan poin yang diraih Ilija Spasojevic dkk tak mampu lagi dikejar.
Pasalnya, jika mampu memetik poin penuh, Bhayangkara FC akan mengoleksi 10 poin. Sedangkan Persela, Persijap, dan PSKC masing-masing baru mampu mengemas 3 poin.
Dengan hanya tersisa dua pertandingan di babak 8 besar Grup Y, maksimal kompetitor Bhayangkara FC ini hanya akan mendapatkan 9 poin.
“Untuk pertandingan nanti lawan Persela, mungkin ya publik bisa melihat jika Bhayangkara FC bisa menutup kompetisi Pegadaian Liga 2 2024/25 lebih cepat. Namun di balik itu, saya sepakat jika ada dua kemungkinan yang akan dihadapi skuat kami,” kata pelatih Bhayangkara FC, Hanim Sugiarto.
Dengan peluang yang terbuka lebar untuk segera mematok tiket promosi ini, disebutnya sebagai pelecut semangat lebih bagi Ilija Spasojevic dkk.
“Pertama bisa menjadi motivasi berlebih untuk kami bisa segera promosi lebih cepat. Atau, mungkin sebaliknya bisa jadi beban yang sangat berat bagi kita semua. Tapi, yang penting bagaimana tahap demi tahap yang dilakukan, adalah bagaimana kita bisa mengontrol pertandingan dan bisa memperbaiki segala kelemahan di laga sebelumnya,” pungkasnya.
Sementara bagi Persela tidak ada kata lain kecuali menang dalam pertandingan nanti. Tiga poin jadi target mutlak jika ingin terus punya asa lolos ke Liga 1.
Hal tersebut diungkapkan oleh pelatih Persela Zulkifli Syukur. Dia menegaskan hanya tiga poin yang bisa membuat timnya masih optimistis bisa promosi ke Liga 1. "Semua pemain sudah tahu betapa pentingnya laga besok [hari ini]. Kami butuh tiga poin," tegasnya.
Masalahnya, sangat tidak mudah mengalahkan Bhayangkara FC. Apalagi, saat bermain di kandang. The Guardian sangat perkasa.
Itu terlihat dari statistik Bhayangkara FC tiap kali bermain di rumah sendiri. Mulai dari babak penyisihan grup hingga babak 8 besar. Dari 9 pertandingan, Bhayangkara FC hanya kalah sekali. Sisanya enam kali menang dan dua kali imbang.
Selain itu, Laskar Joko Tingkir datang ke Bogor tidak dengan kekuatan penuh. Striker andalan Ezechiel Ndouasel dipastikan absen. Eze tidak bisa bermain karena terkena akumulasi kartu.
Zulkifli, yang juga mantan pemain PSM Makassar, paham betul akan kesulitan yang akan dialami timnya sore nanti. Menurutnya, Bhayangkara FC adalah tim yang terkuat di Liga 2 sejauh ini. "Bisa dilihat juga di klasemen saat ini saja, mereka ada di posisi puncak dengan selisih poin yang sangat jauh dari tiga tim lainnya," paparnya.