JawaPos.com - Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon baru-baru ini memberi rencana kelanjutan kariernya usai tak lagi menangani Pasukan Garuda. Dia tidak menutup kemungkinan untuk tetap lanjutkan karier di Indonesia.
Yoo Jae-hoon menjadi pelatih kiper di Timnas Indonesia di era kepemimpinan Shin Tae-yong (STY). Setelah STY dipecat oleh PSSI, pelatih berusia 41 tahun itu pun ikut terdepak.
Eks kiper Persipura Jayapura ini ditanya mengenai rencana yang akan ia ambil dalam waktu dekat, terutama yang berurusan dengan karier. Namun, dia mengaku tidak terburu-buru.
Yoo Jae-hoon sengaja tidak pulang ke Korea Selatan bersama jajaran tim kepelatihan STY. Pasalnya, keluarganya kini masih berada di Indonesia.
"Keluarga saya tinggal di Bali, jadi saya pulang dulu ke Bali untuk ketemu sama keluarga," ungkap Yoo Jae-hoon.
Seperti yang diketahui, Yoo Jae-hoon telah malang melintang berkarier di Indonesia. Baik saat masih aktif menjadi atlet profesional maupun ketika terjun sebagai pelatih.
Yoo Jae-hoon pun bicara soal kelanjutan kariernya. Dia mengatakan belum memikirkan perjalanan baru kariernya untuk saat ini. Namun, dirinya membuka peluang bisa melanjutkan karier di Indonesia.
"Mungkin saya juga dalam waktu dekat saya akan ambil keputusan, apakah saya tetap karier di Indonesia atau ke negara mana," sambung Yoo Jae-hoon.
Meskipun begitu, Yoo Jae-hoon mengatakan paling terpenting saat ini ingin beristirahat dahulu. Hal itu akan dilakukannya dengan menghabiskan waktu bersama keluarganya di Bali.
"Mau ketemu keluarga dahulu," tegas Yoo Jae-hoon.
Kemudian, Yoo Jae-hoon menyebut bahwa STY masih memiliki urusan di Indonesia dan kemungkinan kembali suatu saat nanti.
"Setahu saya beliau akan balik lagi ke Indonesia," imbuh Yoo Jae-hoon.
Hal tersebut lantaran STY masih memiliki yayasan dan akademi pemain muda di Indonesia. Jadi eks pelatih Garuda itu akan lebih sering mendarat di Indonesia.
"Soalnya tetap jalan Shin Tae-yong Academy dan ada foundation Shin Tae-yong jadi mungkin dalam waktu dekat akan balik lagi," tutupnya.
Seperti yang diketahui, Yoo Jae-hoon merupakan seorang kiper asli dari Korea Selatan yang lahir pada 7 Juli 1983.
Kiper dengan tinggi badan 1,87 meter ini memulai kariernya di negara kelahirannya dengan menjaga gawang Daejeon Hana Citizen.
Setelah lima tahun berkarya di negara asalnya, Yoo Jae-hoon memutuskan untuk terbang ke Indonesia dan bergabung dengan klub lokal. Ia akhirnya dilirik oleh Persipura Jayapura dan menjadi kiper andalan.
Dia sempat menorehkan prestasi dengan menjaga gawang Persipura hingga lolos menjadi runner up Liga Super Indonesia musim 2011-2012.
Yoo Jae-hoon berhasil membuat Persipura hampir tak kejebolan gol sama sekali dalam laga tersebut.
Kemudian, Yoo Jae-hoon akhirnya angkat kaki dari Persipura pada tahun 2015 dan pindah ke Bali United.
Tampaknya, Yoo Jae-hoon kembali terpikat dengan tawaran Persipura dan kembali merumput bersama dari tahun 2016-2018.
Setelah 2018, Yoo Jae-hoon tak lagi membela tim berjuluk Mutiara Hitam dan dua kali pindah tim yakni ke Mitra Kukar dan Barito Putra yang pernah membobol gawangnya.
Lalu, tak berselang lama, Yoo Jae-hoon memutuskan untuk gantung sepatu dan tak lagi merumput sebagai pemain profesional.
Kendati demikian, Yoo Jae-hoon tetap berkarier di dunia sepak bola yang ia cintai dengan menerima tawaran sebagai pelatih kiper Timnas U-23 maupun senior. Tak cukup di situ, Yoo Jae-hoon juga sempat menjadi penerjemah pelatih tim.