JawaPos.com — Persaingan Liga 1 Indonesia 2024/2025 semakin memanas. Persebaya Surabaya saat ini masih nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 37 poin dari 16 pertandingan.
Namun, posisi Persebaya Surabaya mulai terancam oleh Persib Bandung yang kini berada di peringkat kedua. Klub berjuluk Maung Bandung itu sudah mengoleksi 35 poin dari 15 laga, hanya terpaut dua poin saja.
Persaingan ini diprediksi akan semakin sengit menjelang akhir putaran pertama. Liga 1 dijadwalkan menyelesaikan putaran pertama pada akhir Desember, dan setiap tim masih memiliki satu laga tersisa.
Persib Bandung memiliki peluang besar untuk menyalip Persebaya Surabaya sebelum pergantian tahun. Namun, skenario ini hanya bisa terjadi jika hasil pertandingan kedua tim mendukung ambisi Persib.
Persebaya Surabaya akan menghadapi Bali United pada Sabtu, 28 Desember 2024. Sementara itu, Persib dijadwalkan bertemu Persis Solo sehari setelahnya, yakni Minggu, 29 Desember 2024.
Jika Persebaya Surabaya kalah dari Bali United dan Persib berhasil menang melawan Persis, maka Maung Bandung akan menggeser Green Force dari puncak klasemen. Dengan kemenangan tersebut, Persib akan mengumpulkan 38 poin, unggul satu poin dari Persebaya Surabaya.
Namun, jika Persebaya Surabaya hanya mampu bermain imbang melawan Bali United sementara Persib menang, kedua tim akan memiliki poin yang sama, yakni 38. Penentuan siapa yang berhak berada di puncak klasemen akan bergantung pada head-to-head dan setelah itu selisih gol.
Saat ini, Persebaya Surabaya memiliki selisih gol yang sedikit lebih baik dibandingkan Persib. Namun, perubahan besar bisa terjadi tergantung hasil akhir dari laga masing-masing.
Sebaliknya, jika Persib gagal meraih kemenangan melawan Persis Solo, maka ambisi untuk menjadi pemuncak klasemen sementara harus ditunda. Bahkan, hasil imbang saja tidak cukup untuk menggusur Persebaya Surabaya dari posisi teratas.
Meski begitu, Persib tidak perlu khawatir soal ancaman dari tim lain. Persija Jakarta yang berada di peringkat ketiga hanya mengoleksi 28 poin, sehingga tidak mungkin menyalip Persib di pekan ke-17.
Persija maksimal hanya bisa mengumpulkan 31 poin jika menang pada pertandingan pekan ini. Hal ini memastikan posisi Persib di dua besar klasemen sementara tetap aman hingga akhir putaran pertama.
Namun, perjuangan Persib Bandung untuk menyalip Persebaya Surabaya tidak berhenti di sini. Maung Bandung masih memiliki satu laga tunda melawan Bali United yang akan dimainkan pada awal Januari 2025.
Jika Persib berhasil menang dalam laga tunda tersebut, mereka memiliki peluang tambahan untuk merebut takhta dari Persebaya Surabaya. Hasil laga ini juga akan sangat bergantung pada performa Persebaya Surabaya di pertandingan melawan Bali United.
Skenario ini membuat perebutan posisi puncak klasemen semakin menarik untuk disimak. Kedua tim, baik Persebaya Surabaya maupun Persib, sama-sama memiliki tekanan besar untuk meraih hasil maksimal di sisa pertandingan putaran pertama.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan keyakinannya timnya mampu memberikan perlawanan hingga akhir. Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah meraih kemenangan di laga melawan Persis Solo.
Sementara itu, pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi tekanan dari Persib. Ia optimistis Green Force mampu mempertahankan performa apik mereka di laga melawan Bali United.
“Ya. Memang ketat, tapi bukan cuma Persib. Liga belum berakhir. Bahkan belum setengah musim. Masih panjang jalannya,” ujar Paul Munster.
“Saya selalu bilang ini bukan sprint, ini marathon. Banyak pertandingan berat, Januari, Februari, Maret, April, Mei, semua pertandingan berat. Jadi jangan kira hanya kami dan karena Persib. Bukan cuma 2 tim. Indonesia, banyak tim bagus-bagus,” imbuhnya.
Persaingan ini tidak hanya soal perebutan poin, tetapi juga melibatkan strategi jitu dari kedua pelatih. Paul Munster dikenal dengan pendekatan taktis yang solid, sementara Bojan Hodak mengandalkan kecepatan transisi permainan Persib.
Selain itu, kedua tim juga memiliki pemain kunci yang siap memberikan kontribusi besar. Di kubu Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, Francisco Rivera, dan Mohammed Rashid menjadi andalan dalam menciptakan peluang.
Sementara itu, Persib mengandalkan sosok Marc Klok dan David da Silva untuk mencetak gol-gol penting. Kedua pemain ini telah menunjukkan performa konsisten sepanjang musim.
Namun, tekanan juga datang dari jadwal pertandingan yang padat menjelang akhir tahun. Kedua tim harus memastikan kebugaran pemain tetap terjaga untuk menghindari cedera yang tidak diinginkan.
Bagi Persebaya Surabaya, laga melawan Bali United menjadi ujian berat untuk mempertahankan posisi puncak. Bali United dikenal memiliki rekor kandang yang cukup baik, sehingga Persebaya Surabaya harus bekerja ekstra keras untuk meraih poin di sana.
Sementara itu, Persib juga tidak bisa meremehkan Persis Solo yang sering tampil mengejutkan di kandang sendiri. Maung Bandung harus bermain dengan konsentrasi penuh untuk memastikan kemenangan di laga ini.
Liga 1 Indonesia 2024/2025 semakin menarik dengan persaingan ketat di papan atas. Pertanyaan besar yang muncul adalah apakah Persib Bandung mampu menggeser Persebaya Surabaya dari takhta puncak sebelum putaran pertama berakhir.
Atau justru Green Force mampu mempertahankan posisi mereka hingga pergantian tahun? Semua akan terjawab dalam beberapa hari ke depan.
Bagi para pencinta sepak bola Tanah Air, pertandingan pekan ini menjadi momen yang tidak boleh dilewatkan. Persaingan sengit ini akan menjadi bukti nyata betapa kompetitifnya Liga 1 musim ini.
Apakah Persebaya Surabaya tetap menjadi raja klasemen atau justru takhta mereka direbut oleh Persib? Hanya waktu yang akan memberikan jawabannya.