JawaPos.com — Bonek kembali menunjukkan kecintaannya yang tak tergoyahkan kepada Persebaya Surabaya. Melalui unggahan di kanal Instagram @onlinepersebaya, mereka menyerukan gerakan positif untuk mendukung tim kebanggaan menjelang laga kandang kontra Borneo FC.
Dalam unggahan tersebut, Bonek mengusung tiga manifesto, alias pernyataan sikap, untuk menjaga dan mendukung Persebaya Surabaya musim ini. Manifesto ini menjadi ajakan kolektif bagi seluruh suporter agar terus memberikan dukungan maksimal tanpa merugikan klub.
Manifesto pertama adalah mengisi penuh Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada setiap laga kandang. Laga melawan Borneo FC di pekan ke-16 Liga 1 Indonesia 2024/2025 menjadi momen penting karena ini adalah laga kandang terakhir di putaran pertama.
Melalui dukungan langsung di stadion, Bonek berharap dapat menunjukkan militansi mereka yang tak tertandingi. Kehadiran suporter di stadion juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pemasukan klub.
Manifesto kedua adalah membeli merchandise resmi Persebaya Surabaya di Persebaya Store. Dengan membeli produk seperti jersey, T-shirt, hingga jaket, Bonek turut berkontribusi secara finansial untuk mendukung operasional klub.
Merchandise resmi juga menjadi simbol kebanggaan bagi suporter dalam mendukung Persebaya Surabaya. Selain itu, ini adalah bentuk apresiasi kepada klub yang terus berusaha memberikan yang terbaik di Liga 1.
Manifesto ketiga adalah menjaga perilaku suporter selama pertandingan agar tidak merugikan klub. Bonek diingatkan untuk menghindari tindakan seperti menyalakan flare, melempar benda ke lapangan, atau hal lain yang dapat menyebabkan sanksi.
Tindakan-tindakan tersebut selain merugikan klub, juga mencoreng nama baik suporter Persebaya Surabaya. Bonek diharapkan bisa menjadi contoh bagi suporter lain dengan menunjukkan kedewasaan dan sikap positif di setiap pertandingan.
Respons dari Bonek terhadap unggahan tersebut sangat beragam, namun mayoritas mendukung gerakan ini. Banyak yang menyerukan agar seluruh suporter bersatu untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama mendukung Persebaya Surabaya.
“Ayo rek belajar dadi suporter terkeren dan super totalitas. Wis ga jaman suporter tawuran dan bikin onar,” ujar salah satu Bonek di kolom komentar.
Komentar lain juga menyoroti pentingnya menghindari tindakan yang dapat merugikan klub. “Setuju...tiap home dipenuhi dan jauhi tindakan kena sanksi koyok lempar botol mineral. Flare iku seng paling merugikan,” tulis seorang suporter.
Selain itu, Bonek juga mengeluhkan jadwal pertandingan yang sering digelar di waktu sore hari. “Roto-roto Persebaya mainne pas wayahe wong nyambut gawe. Opo maneh mesti main sore,” kata salah satu komentar yang mendapat banyak respons.
Antusiasme Bonek untuk laga melawan Borneo FC sangat besar, mengingat ini adalah laga penting untuk menutup putaran pertama. Persebaya Surabaya saat ini memimpin klasemen sementara dengan koleksi 34 poin dari 15 pertandingan.
Di bawah asuhan Paul Munster, Persebaya Surabaya mampu tampil impresif meski hanya menggunakan enam pemain asing. Prestasi ini menjadi kejutan mengingat kompetisi Liga 1 musim ini sangat ketat.
Borneo FC yang menjadi lawan Persebaya Surabaya di pekan ke-16 juga bukan tim sembarangan. Mereka saat ini berada di peringkat ketiga klasemen dengan 26 poin dari 15 pertandingan.
Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi Persebaya Surabaya untuk terus mempertahankan posisi puncak klasemen. Dukungan penuh dari Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo tentu akan menjadi motivasi tambahan bagi tim.
Bonek menyadari keberhasilan Persebaya Surabaya tidak lepas dari peran mereka sebagai suporter. Oleh karena itu, gerakan positif seperti ini sangat penting untuk menjaga stabilitas dan semangat tim.
Selain memberikan dukungan di stadion, Bonek juga diharapkan mampu menjadi duta yang baik bagi Persebaya Surabaya di luar lapangan. Sikap santun dan sportif bisa membantu mengubah pandangan masyarakat terhadap suporter sepak bola di Indonesia.
Gerakan ini juga menjadi langkah nyata untuk menunjukkan Bonek adalah suporter yang militan sekaligus beretika. “Militan boleh tapi tetap punya aturan dan tidak sampai merugikan klub atau orang lain,” kata salah satu komentar yang mendapat banyak dukungan.
Pertandingan melawan Borneo FC menjadi ujian penting bagi Bonek untuk menunjukkan dedikasi mereka. Dengan memenuhi stadion dan menjaga ketertiban, mereka bisa memberikan dampak positif yang besar bagi Persebaya Surabaya.
Persebaya Surabaya membutuhkan dukungan maksimal dari seluruh elemen suporter untuk bisa terus bersaing di papan atas Liga 1. Tiga manifesto yang diusung Bonek ini menjadi langkah awal menuju tujuan tersebut.
Keberhasilan Persebaya Surabaya di Liga 1 musim ini tidak hanya bergantung pada performa pemain di lapangan. Dukungan dari Bonek dan Bonita juga menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan.
Dengan mengaplikasikan tiga manifesto ini, Bonek bisa membantu Persebaya Surabaya menghadapi tantangan di sisa kompetisi musim ini. Mari bersama-sama mengawal, menjaga, dan mendukung Persebaya Surabaya untuk meraih prestasi terbaik di Liga 1 Indonesia 2024/2025.